DESAIN DIDAKTIS PADA KONSEP LUAS DAERAH TRAPESIUM UNTUK KELAS V SEKOLAH DASAR: Didactical Design Research di SD Negeri Cijambe Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur

Annizar, Edya Kresna (2017) DESAIN DIDAKTIS PADA KONSEP LUAS DAERAH TRAPESIUM UNTUK KELAS V SEKOLAH DASAR: Didactical Design Research di SD Negeri Cijambe Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_PD_1404529_Title.pdf

Download (98kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PD_1404529_Abstract.pdf

Download (61kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PD_1404529_Table_of_content.pdf

Download (77kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PD_1404529_Chapter1.pdf

Download (287kB) | Preview
[img] Text
T_PD_1404529_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (510kB)
[img]
Preview
Text
T_PD_1404529_Chapter3.pdf

Download (166kB) | Preview
[img] Text
T_PD_1404529_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (927kB)
[img]
Preview
Text
T_PD_1404529_Chapter5.pdf

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PD_1404529_Bibliography.pdf

Download (264kB) | Preview
[img] Text
T_PD_1404529_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (343kB)
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kelas V Sekolah Dasar Negeri Cijambe Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode DDR (Didactical Design Research). DDR (Didactical Design Research) adalah penelitian yang mengungkap hambatan belajar (learning obstacle) dalam proses pembelajaran yang bertujuan untuk mengantisipasi dan mengurangi hambatan belajar siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini didasarkan pada analisis terhadap learning obstacles yang diperoleh dari hasil studi awal melalui observasi terhadap bahan ajar, wawancara terhadap guru kelas mengenai pembelajaran luas daerah trapesium, dan hasil jawaban siswa. Dari hasil studi awal, hambatan yang ditemukan menunjukkan adanya hambatan ontogeni (ontogenical obstacles), hambatan didaktis (didactical obstacles), dan hambatan epistemologis (epistemological obstacles). Hambatan ontogeni dan hambatan didaktis dideteksi dari hasil analisis terhadap perangkat pembelajaran yang biasa digunakan guru, buku paket pelajaran matematika, dan wawancara terhadap guru kelas. Hambatan epistemologis diperoleh dari hasil jawaban siswa pada soal studi awal. Fokus analisis berdasarkan teori situasi didaktis, dan hasil analisis ini digunakan untuk pengembangan desain didaktis hipotetik. Desain didaktis hipotetik diimplementasikan untuk melihat bagaimana situasi-situasi didaktis yang berkembang selama pembelajaran dilanjutkan dengan analisis terhadap transkrip video pembelajaran hasil implementasi. Hasil implementasi dianalisis lagi untuk mendapatkan desain didaktis empirik, yang disebut analisis retrosfektif. Desain didaktis empirik yang tersusun terdiri dari tiga pertemuan (lesson design). Lesson design pertama terdiri dari tiga situasi yang merupakan situasi aksi dan formulasi. Lesson design kedua terdiri dari dua situasi yang merupakan situasi aksi, formulasi, dan validasi. Lesson design ketiga terdiri dari empat situasi yang merupakan situasi aksi, situasi formulasi, situasi validasi, dan situasi institusionalisasi.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S2)
Additional Information: No. Panggil: T PD ANN d-2016; Pembimbing I: Didi Suryadi
Uncontrolled Keywords: Learning Obstacle, Didactical Design Research, dan Trapesium
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Dasar S-2
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 31 Jul 2017 08:58
Last Modified: 31 Jul 2017 08:58
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/24230

Actions (login required)

View Item View Item