Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Based Science Plus Reading untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Ranah Kognitif

Mahpud, hadiani Nurazizah (2015) Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Based Science Plus Reading untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Ranah Kognitif. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_FIS_0900501_Title.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_0900501_Abstract.pdf

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_0900501_Table_of_Content.pdf

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_0900501_Chapter1.pdf

Download (347kB) | Preview
[img] Text
S_FIS_0900501_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (363kB)
[img]
Preview
Text
S_FIS_0900501_Chapter3.pdf

Download (486kB) | Preview
[img] Text
S_FIS_0900501_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (312kB)
[img]
Preview
Text
S_FIS_0900501_Chapter5.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_0900501_Bibliography.pdf

Download (277kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_0900501_Appendix1.pdf

Download (286kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_0900501_Appendix2.pdf

Download (327kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_0900501_Appendix3.pdf

Download (286kB) | Preview
Official URL: http://repositori.upi.edu

Abstract

Latar belakang penelitian Penerapan Model Pembelajaran inquiry Based Science Plus Reading ini adalah adanya dugaan proses pembelajaran kurang memberikan fasilitas untuk melatihkan kemampuan kognitif siswa. Siswa kurang dilibatkan dalam di dalam pembelajaran karena guru menggunakan penjelasan secara langsung. Penjelasan yang diberikan secara matematis sehingga siswa kurang memahami konsep yang dipelajari. Selain itu,, penjelasan konsep tidak dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari sehingga siswa tidak bisa menerapkan konsep dengan baik. Adanya kesulitan dalam membangun pemikiran karena siswa tidak memiliki bekal pengetahuan yang cukup sehingga siswa perlu diberikan tugas membaca. Oleh karena itu, diperlukan adanya metode yang dapat melatihkan kemampuan kognitif siswa dan memberikan bekal pengetahuan yang banyak. Model Pembelajaran Inquiry Based Science Plus Reading cocok untuk melatihkan kemampuan kognitif siswa karena model pembelajaran ini memungkinkan siswa dilibatkan dalam pembelajaran melalui suatu percobaan, sehingga siswa bisa lebih mengetahui dan memahami konsep yang sedang dipelajari. Selain itu di dalam pembelajarannya, siswa diberikan tugas membaca sebelum dilakukan kegiatan pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experiment Design dengan menggunakan teknik one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 33 siswa kelas VIII. Hasil belajar pada ranah kognitif ini mengacu pada Taksonomi Bloom dan pembelajaran inkuiri yang digunakan berupa interactive demonstration. Hasil belajar siswa pada aspek mengingat diperoleh nilai gain yang dinormalisasi sebesar 0,78 kategori tinggi, pada aspek memahami diperoleh nilai gain ternormalisasi 0,48 kategori sedang, dan pada pada aspek menerapkan diperoleh nilai gain yang dinormalisasi sebesar 0,19 kategori rendah. Korelasi kemampuan membaca dengan hasil belajar pada ranah kognitif diperoleh sebesar 0,5 dengan kategori cukup.---------- The background of research Aplication Inquiry Based Science Learning Model Plus Reading is alleged the learning process not provide facilities for exercise students' cognitive abilities. Students are less involved in learning because teachers in the use of annotations directly. The explanation given mathematically so that students do not understand the concept. In addition ,, explanation of the concept is not associated with everyday life so that students can not apply the concept properly. The difficulties in developing thinking because students do not have a sufficient stock of knowledge that students need to be given the task of reading. Therefore, it is necessary to have a method that can exercise students' cognitive abilities and give a stock of knowledge that a lot. Inquiry Based Science Learning Model Reading Plus is suitable for exercise students' cognitive abilities because this model allows students to be involved in learning through an experiment, so that students can better know and understand the concepts being studied. Also in learning, students are given reading assignments before learning activities. The method that used was Pre-Experiment that using the technique design one group pretest-posttest design. These samples included 33 students of class VIII SMP Negeri 29 Bandung. Learning outcomes in the cognitive domain refers to Bloom's Taxonomy and inquiry learning is used in the form of an interactive demonstration by Wenning. Student learning outcomes in considering aspects of a normalized gain value obtained was 0.78 higher category, in the aspect of understanding the values obtained normalized gain of 0.48 medium category, and in the aspect of applying a normalized gain value obtained 0.19 lower category. Correlation literacy learning outcomes in the cognitive obtained at 0.5 with enough categories.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: S FIS MAH p.2015; Setiya Utari; Selly Feranie.
Uncontrolled Keywords: model pembelajaran Inquiry Based Science Plus Reading, hasil belajar pada ranah kognitif,Inquiry Based Science Learning Model Plus Reading, student achievement in cognitive.
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 16 Aug 2016 04:18
Last Modified: 16 Aug 2016 04:18
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/21239

Actions (login required)

View Item View Item