MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS EKSPERIMEN :Penelitian Tindakan Kelas dilakukan di Semester II Pada Kelas III Tahun Ajaran 2011 – 2012 di SDN Tugu 8 Kecamatan Cimanggis Kota Depok Terhadap Materi Gerak Benda dan Energi

Cicih Nirmayanti, - (2012) MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS EKSPERIMEN :Penelitian Tindakan Kelas dilakukan di Semester II Pada Kelas III Tahun Ajaran 2011 – 2012 di SDN Tugu 8 Kecamatan Cimanggis Kota Depok Terhadap Materi Gerak Benda dan Energi. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
s_pgsd_1008116_table_of_content.pdf

Download (272kB)
[img] Text
s_pgsd_1008116_chapter1.pdf

Download (295kB)
[img] Text
s_pgsd_1008116_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (959kB)
[img] Text
s_pgsd_1008116_chapter3.pdf

Download (414kB)
[img] Text
s_pgsd_1008116_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (994kB)
[img] Text
s_pgsd_1008116_chapter5.pdf

Download (274kB)
[img] Text
s_pgsd_1008116_bibliography.pdf

Download (264kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yakni pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher oriented) metode pembelajaran yang digunakan guru dalam proses pembelajaran kurang bervariasi kebanyakan metode ceramah, tidak terbiasa melakukan kegiatan percobaan yang dapat mengaktifkan belajar siswa, ketika pembelajaran berlangsung, banyak siswa yang tidak antusias dalam belajar akibatnya hasil pembelajaran menjadi rendah. Kegiatan pembelajaran dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA khususnya materi gerak benda belum memuaskan. Hasil perolehan nilai rata-rata hanya 56,75, yang mencapai KKM baru 30,30% sementara KKM yang harus dicapai siswa adalah 70. Kondisi nyata tersebut perlu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menggunakan kegiatan pembelajaran berbasis eksperimen. Berdasarkan permasalahan pokoknya adalah : 1) Bagaimanakah perencanaan pembelajaran IPA pada materi Gerak Benda di kelas 3 SD Negeri Tugu 8 Cimanggis Depok melalui Pendekatan Pembelajaran Berbasis Eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar siswa? 2) Bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran IPA pada materi Gerak Benda di kelas 3 SD Negeri Tugu 8 Cimanggis Depok dengan menggunakan Pendekatan Pembelajaran Berbasis Eksperimen? 3) Bagaimana hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA pada materi Gerak Benda di kelas 3 SD Negeri Tugu 8 Cimanggis Depok melalui penerapan Pendekatan Pembelajaran Berbasis Eksperimen?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA materi gerak benda melalui pendekatan pembelajaran eksperimen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan menggunakan model yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Targart melalui empat langkah tahapan : perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Alur penelitian dilakukan dua siklus. Pada penelitian yang telah diterapkan dan diamati terjadi suatu peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan pendekatan pembelajaran berbasis eksperimen pada pembelajaran IPA materi gerak benda ternyata dapat meningkat. Proses dan hasil belajar dan aktivitas siswa meningkat dan hasil belajarnya pun meningkat. Rata-rata evaluasi siswa sudah melebihi KKM pada mata pelajaran IPA. Hal ini terbukti dari hasil evaluasi pada tiap siklus. Adapun hasil siklus I dengan rata-rata nilai hasil belajar siswa 69,55 atau 63,64% yang telah mencapai KKM, sedangkan pada siklus II dengan nilai rata-rata 78,70 mencapai peningkatan ketuntasan 100%. Untuk lebih meyakinkan dilakukan siklus III dengan nilai rata-rata 80,76 ketuntasan 100%. Jadi penerapan pendekatan pembelajaran berbasis eksperimen perlu dijadikan suatu alternatif dalam upaya meningkatkan proses dan hasil belajar siswa. This research look at the problem, the teacher- centered learning (teacher oriented). Teacher use teaching methods that are less of variable in the learning process and most of the lecture method, not accustomed to doing experiments that can enable students to learn, when learning takes place, many students are not enthusiastic in learning, consequently the learning outcomes to be low. Learning activities and students learning outcomes in the subjects IPA especially in motion of object material is not satisfying. Result of the average value only 56,75, the percentage of students who reach the KKM {Kriteria Ketuntasan Minimum) is 30,30% while KKM that have to achieved by students is 70. These conditions necessary repairs using learning activities based experiments. Based on the basic problem is: 1) How to plan learning science in motion of the object material in grade III SD Negeri Tugu 8 Cimanggis Depok through learning approach based on experiments to improve the students learning outcomes? 2) How the implementation of learning science in motion of the object material in grade III SD Negeri Tugu 8 Cimanggis Depok through learning approach based on experiments? 3) How the learning outcomes of students in learning science in motion of the object material in grade HI SD Negeri Tugu 8 Cimanggis Depok through learning approach based on experiments? The purpose of research was to describe plan, implementation and student learning outcomes in science on motion through learning approach based on experiments. Research methods used in this study is classroom action research method by using a model developed by Kemmis and Mc Targart through four steps: plan, action, observation and reflection. Flow studies were conduct two cycles. On research that has been applied and observed there is an increase. The result showed learning approach based experiment in science on motion of object material was found to increase. The process and learning outcomes and students activities increased and learning outcomes also increased. Average student evaluation has exceeded KKM in science subjects. It is evident from the results of evaluations in each cycle. As for the first cycle with an average value of student learning outcomes 69,55 or 63,64% who have reached KKM. While in the second cycle with an average value 78,70 achieve a 100% increase. To be sure, researcher conducted a third cycle with an average value 80,76 and completeness 100%. So the application of learning approach based on experiment should be used as an alternative in an effort to improve student learning processes and outcomes.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: Kualitas Belajar, Pendekatan Pembelajaran Berbasis Eksperimen
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Depositing User: Eva Rufaida Rahman
Date Deposited: 26 Jul 2021 03:28
Last Modified: 26 Jul 2021 03:28
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/62004

Actions (login required)

View Item View Item