IMPLEMENTASI METODE WEIGHTED PRODUCT – TOPSIS DALAM MENENTUKAN SKALA PRIORITAS KELOMPOK KEGIATAN PADA MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN : studi kasus musrenbang Kota Cimahi.

Febriansyah, Faisal Denis (2017) IMPLEMENTASI METODE WEIGHTED PRODUCT – TOPSIS DALAM MENENTUKAN SKALA PRIORITAS KELOMPOK KEGIATAN PADA MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN : studi kasus musrenbang Kota Cimahi. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_KOM_1003129_Title.pdf

Download (183kB)
[img] Text
S_KOM_1003129_Abstract.pdf

Download (189kB)
[img] Text
S_KOM_1003129_Table_Of_Content.pdf

Download (291kB)
[img] Text
S_KOM_1003129_Chapter1.pdf

Download (229kB)
[img] Text
S_KOM_1003129_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (474kB)
[img] Text
S_KOM_1003129_Chapter3.pdf

Download (283kB)
[img] Text
S_KOM_1003129_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_KOM_1003129_Chapter5.pdf

Download (140kB)
[img] Text
S_KOM_1003129_Bibliography.pdf

Download (220kB)
[img] Text
S_KOM_1003129_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (243kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Perencanaan pembangunan merupakan upaya untuk mengatasi berbagai masalah yang terjadi di masyarakat umum. Partisipasi masyarakat diperlukan sebagai masukan untuk menciptakan perencanaan pembangunan (pendekatan partisipatif). Pendekatan partisipatif dilaksanakan dengan mengumpulkan aspirasi masyarakat melalui Forum Musrenbang di tingkat kota. Hasil Musrenbang ini merupakan masukan utama dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Tidak semua aspirasi masyarakat digunakan sebagai usulan kegiatan dalam perencanaan pembangunan. Hanya kegiatan yang bersifat prioritas yang dapat dijadikan masukan. Penelitian ini menggunakan Weighted Product (WP) dan TOPSIS. Berdasarkan penelitian, disimpulkan bahwa penggabungan metode WP dan TOPSIS memiliki tingkat kompleksitas lebih tinggi yaitu 4 dibandingkan tiap metode WP dan TOPSIS yang memiliki tingkat kompleksitas 3. Tingkat akurasi tiap metode adalah sebagai berikut: 1. TOPSIS 100%; 2. WP 100%; dan 3. Gabungan kedua metode 83%.;--- Development planning is an effort to overcome various problems that occur in the general public. Community participation is needed as input to create development planning (participatory approach). Participatory approaches are implemented by gathering people's aspirations through the Musrenbang Forum at the city level. This Musrenbang result is the main input in preparing the Local Government Work Plan (RKPD). Not all community aspirations are used as proposed activities in development planning. Only priority activities can be entered. This study uses Weighted Product (WP) and TOPSIS. Based on the research, it is concluded that the combination of WP and TOPSIS method has a higher level of complexity that is 4 compared to each WP and TOPSIS methods that have a level of complexity 3. The accuracy of each method is as follows: 1. TOPSIS 100%; 2. WP 100%; And 3. The combination of both methods is 83%.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No Panggil : S IKOM FEB i-2017; Pembimbing: I. Eka Fitrajaya Rahman, II. Ria Anggraeni; Nim: 1003129.
Uncontrolled Keywords: weighted product, TOPSIS, penentuan skala prioritas kelompok kegiatan, weighted product, TOPSIS, determining the priority scale of activity groups
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QA Mathematics > QA75 Electronic computers. Computer science
Q Science > QA Mathematics > QA76 Computer software
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Program Studi Ilmu Komputer
Depositing User: DAM staf
Date Deposited: 20 Dec 2018 07:59
Last Modified: 20 Dec 2018 07:59
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/32863

Actions (login required)

View Item View Item