PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN SELF-EFFICACY MATEMATIS SISWA MENGGUNAKAN PENDEKATAN METACOGNITIVE GUIDANCE

Mansyur, Muhamad Zulfikar (2017) PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN SELF-EFFICACY MATEMATIS SISWA MENGGUNAKAN PENDEKATAN METACOGNITIVE GUIDANCE. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_MTK_1503139_Title.pdf

Download (23kB)
[img] Text
T_MTK_1503139_Abstract.pdf

Download (266kB)
[img] Text
T_MTK_1503139_Table_of_content.pdf

Download (139kB)
[img] Text
T_MTK_1503139_Chapter1.pdf

Download (407kB)
[img] Text
T_MTK_1503139_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (294kB)
[img] Text
T_MTK_1503139_Chapter3.pdf

Download (602kB)
[img] Text
T_MTK_1503139_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (960kB)
[img] Text
T_MTK_1503139_Chapter5.pdf

Download (139kB)
[img] Text
T_MTK_1503139_Bibliography.pdf

Download (295kB)
[img] Text
T_MTK_1503139_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (130kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan pemecahan masalah (KPMM) dan self - efficacy matematis (SEM) dan fakta rendahnya KPMM dan SEM siswa SMP. Untuk mengatasi hal itu digunakan pendekatan Metcaognitive Guidance (MG) untuk meningkatkan KPMM dan SEM . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitiannya adalah non equivalent control group design Popula si dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri di kota Bandung pada tahun ajaran 201 6 /201 7 . Pada penelitian ini diambil dua kelas sebagai sampel dari sejumlah ke las VIII secara acak kelas. Satu kelas terdiri dari 34 siswa sebagai kelas eksperimen mengikuti pembelajaran dengan pendekatan MG dan satu kelas terdiri dari 34 siswa s ebagai kelas kontrol mengikuti pembelajaran secara konvensional. Adapun data penelitian ini diperoleh melalui tes KPMM , angket SEM , dan lembar observasi . Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) secara keseluruhan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan MG lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. (2) berdasarkan kemampuan awal matematis tinggi dan sedang peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan MG lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelaj aran konvensional sedangkan pada siswa kemammpuan awal matematis rendah tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan MG dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. (3) secara keseluruhan peningkatan self - efficacy matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan metacognitive guidance tidak berbeda secara signifikan dibandingkan siswa yang men gikuti pembelajaran konvensional; (4) peningkata n self - efficacy matematis siswa yang memperoleh pendekatan pembelajaran MG tidak berbeda secara signifikan dibandingkan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional ditinjau berdasarkan kemampuan awal matematis (tinggi, sedang, rendah) Kata kunci : Pend ekatan metacognitive guidance , pemecahan masalah matematis , self - efficacy matematis, This research is motivated by the importance of mathematical problem solving ability ( MPSA ) and mathematical self - efficacy ( MSE ) and the fact that MPSA and MSE is still low in junior high school students. To overcome this, the Metcaognitive Guidance (MG) teaching approach approach wa s used to enhance MPSA and MSE . The method used in this study was quasi experiments with control grou p d esign Population in this study wa s 8 th grade students in Bandung in the academic year 2016/2017. In this study two classes were choosen as samples. One class consists of 34 students as an experimental class obtain learning under MG and one class consist s o f 34 students as control class obtain learniing under conventional learning. The research data is obtained through MPSA test, MSE questionnaire, and observation form . The results showed that: (1) overall the enhancement of students' mathematical problem solving abilities that obtained learning under MG approach is better than students who follow conventional learning. (2) based on high and medium initial mathematical ability , the enhancement of students’ mathematical problem solving ability that obtained learning under MG approach better than student that obtained conventional learning whereas in student of low initial mathematical l ability there wa s no difference of enhancement of students’ mathematical problem that obtained learning under MG approach co mpared to students who obtained conventional learning. (3) overall the enhancement of students' mathematical self efficacy that obtained learning under metacognitive guidance approach did not differ significantly compared to students who obtained conventio nal learning; (4) the enhancement of mathematical self - efficacy of students who acquired the MG learning approach did not differ significantly compared to students who received conventional learning reviewed based on initial mathematical ability (high, med ium, low) Kata kunci : metacognitive guidance, mathematical problem solving, mathematical self - efficacy

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: No. Panggil : T MTK MAN p-2017; Pembimbing : I. Kusnandi, II. Dadan Dasuri; NIM. 1503139
Uncontrolled Keywords: pendekatan metacognitive guidance, pemecahan masalah matematis, self-efficacy matematis, metacognitive guidance, mathematical problem solving, mathematical self-efficacy
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Matematika S-2
Depositing User: Mr Hada Hidayat
Date Deposited: 28 Aug 2018 04:34
Last Modified: 31 Aug 2018 07:52
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/31501

Actions (login required)

View Item View Item