MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TIME TOKEN ARENDS: Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Curugbitung Kabupaten Lebak - Provinsi Banten, Peserta Didik Kelas VIII-B Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016

Abidin, Ace (2017) MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TIME TOKEN ARENDS: Penelitian Tindakan Kelas Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Curugbitung Kabupaten Lebak - Provinsi Banten, Peserta Didik Kelas VIII-B Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_IPS_1404559_Title.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_IPS_1404559_Abstract.pdf

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_IPS_1404559_Table_of_content.pdf

Download (301kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_IPS_1404559_Chapter1.pdf

Download (424kB) | Preview
[img] Text
T_IPS_1404559_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (579kB)
[img]
Preview
Text
T_IPS_1404559_Chapter3.pdf

Download (486kB) | Preview
[img] Text
T_IPS_1404559_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (964kB)
[img]
Preview
Text
T_IPS_1404559_Chapter5.pdf

Download (188kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_IPS_1404559_Bibliography.pdf

Download (332kB) | Preview
[img] Text
T_IPS_1404559_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (341kB)
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya keterampilan sosial peserta didik khususnya keterampilan berpartisipasi dalam pembelajaran, baik diskusi kelas maupun kelompoknya. Penguasaan keterampilan sosial seperti ini penting dimiliki oleh peserta didik karena akan berpengaruh pada proses pembelajaran secara keseluruhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang merujuk pada pola desain penelitian Kemmis and Mc. Taggart. Dari hasil observasi dan analisis pada ke tujuh indikator keterampilan sosial, yaitu: (1) Mendengarkan ketika orang lain bicara; (2) Bicara tidak asal-asalan; (3) Tidak cepat emosi; (4) Bicara lantang dan jelas; (5) Melibatkan diri dalam diskusi kelompok; (6) Bergiliran dalam bicara (tidak mendominasi); dan (7) Mau bicara (Tidak diam sama sekali), disimpulkan bahwa ada peningkatan keterampilan social yang signifikan setelah dilakukan tindakan sebanyak dua kali siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari tiga kali tindakan. Pada tindakan siklus I, keterampilan social peserta didik berada pada kategori cukup dan setelah dilakukan tindakan pada siklus II, meningkat pada kategori baik.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S2)
Additional Information: No. Panggil: T IPS ABI m-2016; Pembimbing I: Disman
Uncontrolled Keywords: Keterampilan Sosial, Cooperative Learning, Time Token Arends, Pembelajaran IPS
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan IPS S-2
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 24 Jul 2017 08:15
Last Modified: 24 Jul 2017 08:15
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/24061

Actions (login required)

View Item View Item