PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DANKREATIF MATEMATIS MELALUI PEMBELAJARANPROBLEM CENTERED LEARNING SISWA SMP

Asterina, Asti (2015) PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DANKREATIF MATEMATIS MELALUI PEMBELAJARANPROBLEM CENTERED LEARNING SISWA SMP. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_MTK_1102836_Title.pdf

Download (496kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MTK_1102836_Abstract.pdf

Download (178kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MTK_1102836_Tabel_of_Content.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MTK_1102836_Chapter1.pdf

Download (561kB) | Preview
[img] Text
S_MTK_1102836_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (470kB)
[img]
Preview
Text
S_MTK_1102836_Chapter3.pdf

Download (739kB) | Preview
[img] Text
S_MTK_1102836_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (724kB)
[img]
Preview
Text
S_MTK_1102836_Chapter5.pdf

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MTK_1102836_Bibliography.pdf

Download (393kB) | Preview
[img] Text
S_MTK_1102836_Appendix1.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (502kB)
[img] Text
S_MTK_1102836_Appendix2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (345kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang jarang disukai oleh generasi muda Indonesia. Padahal matematika merupakan dasar dari segala ilmu. Pengaplikasian ilmu matematika ini selalu ditemui di persoalan kehidupan manusia sehari-hari, seperti menggunakan kalkulator, menghitung berat sayuran, dan lain-lain. Indonesia menempati peringkah terbawah di PISA 2012 dalam kemampuan matematis. Ini berarti kemampuan matematis siswa Indonesia perlu ditingkatkan. Rendahnya kemampuan ini disebabkan siswa yang terlalu fokus pada soal rutin.Untuk hal ini maka dibutuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif untuk memecahkan soal non rutin tersebut. Hal lain yang mendukung opini ini adalah hasil studi pendahuluan di SMP Negeri 6 Cimahi menunjukkan kemampuan matematis siswa khususnya kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematis siswanya masih rendah. Maka dari itu, penelitian ini menggunakan pembelajaran Problem-Centered Learning (PCL) untuk meningkatkan dua kemampuan itu. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimn, dengan pengambilan satu kelas eksperimen saja, dengan tujuan mengetahui kualitas dari pembelajaran PCL itu sendiri. Teknik pengumpulan data melalui hasil pretes dan postes pada kelas eksperimen yang dipilih secara acak. Dari hasil penelitian dengan melihat rata-rata indeks gain, diperoleh hasil terdapat peningkatan pada kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematis dengan kualitas sedang. Selain itu, diperoleh indikator yang paling tinggi peningkatannya pada kemampuan berpikir kritis adalah memberikan penjelasan dan paling rendah adalah menyimpulkan. Sedangkan pada kemampuan berpikir kretaif yang peningkatannya paling tinggi adalah berpikir luwes, dan paling rendah adalah berpikir orisinal.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S MTK AST p-2015 Pembingbing : I. Tatang Herman, II. Nar Herrhyanto
Uncontrolled Keywords: kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematis, Problem Centered Learning (PCL).
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Matematika > Program Studi Pendidikan Matematika
Depositing User: Staf Koordinator 3
Date Deposited: 10 Aug 2015 01:45
Last Modified: 10 Aug 2015 01:45
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/16042

Actions (login required)

View Item View Item