TOPENG PAJEGAN DALAM UPACARA KEAGAMAANPIODALAN DI PURA DALEM SANGSI DESA SINGAPADU KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR

Yana, Endrayanto (2018) TOPENG PAJEGAN DALAM UPACARA KEAGAMAANPIODALAN DI PURA DALEM SANGSI DESA SINGAPADU KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_STR_1406881_Title.pdf

Download (162kB)
[img] Text
S_STR_1406881_Abstract.pdf

Download (211kB)
[img] Text
S_STR_1406881_Table_Of_Content.pdf

Download (297kB)
[img] Text
S_STR_1406881_Chapter1.pdf

Download (367kB)
[img] Text
S_STR_1406881_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (335kB)
[img] Text
S_STR_1406881_Chapter3.pdf

Download (160kB)
[img] Text
S_STR_1406881_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (738kB)
[img] Text
S_STR_1406881_Chapter5.pdf

Download (140kB)
[img] Text
S_STR_1406881_Bibliography.pdf

Download (194kB)
[img] Text
S_STR_1406881_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (733kB)
Official URL: http://www.repository.upi.edu

Abstract

Topeng Pajegan adalah topeng yang berasal dari Bali sejak tahun 1665-1686 pada kerajaan Blambangan, Topeng Pajegan berarti memborong topeng oleh satu orang penari. Topeng di Bali berbeda dengan topeng lainya melainkan sangat unik serta disakralkan menjadi sebuah kepercayaan umat Hindu dan juga menjadi identitas kearifan lokal khususnya di daerah Gianyar, Bali. Tujuan dalam penelitian ini adalah berkontribusi terhadap masyarakat Jawabarat mengenai informasi kesenian luar daerah, serta mengetahui mengenai latar belakang Topeng Pajegan, makna karakter Topeng Pajegan serta susuan pertunjukan Topeng Pajegan pada Piodalan. Kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan dengan triangulasi sebagai intrumen penelitiannya dengan pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menggungkap bahwa Topeng Pajegan adalah penari topeng yang menari tiga karakter topeng serta dapat di bedakan karakternya dari unsur bentuk dan warna, serta dalam pertunjukan Topeng Pajegan memiliki Susunan Pertunjukan yang saling berkaitan, yaitu ada pada hari ke dua dalam upacara Piodalan yang pertama adalah hari Pesiapan, kedua hari h dimana Topeng Pajegan di pentaskan, ketiga adalah hari menghantarkan sesajen, dan keempat hari terakhir.;--- Pajgan Mask is a Mask that originated from Bali since 1665- 1686 in kingdom of Blambangan, Pajegan Mask means buying mask bye one dancer. Balinese Masksare different from other mask, but they are very unique and secred a belief of Hindus and also being an identity of the local wisdim, especially in Giayar, Bali. The purpose of this studyis to the beackground of Pajegan fance mask, the meaning of Pajegan mask character and the arragement of Pajegan mask perfomance on Piodalan. Qualitative is research method with documentation. The result of this study shows that Pajegan mask is a maskdancer who dancinf three charcters of mask and can be distinguished its character from the colour element, and in perfomances of Pajegan Mask has interrelated arragement of perfomances, that is on the second day in the Piodalan ceremony, the first day is the preparation day, the second day is the main perfomances where the Pajegan Mask will ve show up, the third day is the day of delivering the offering, and the fourth is the last day.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: No. Panggil: S STR YAN p-2018 Pembimbing: I. Yoyoh Siti Manah, II. Ayo Sunaryo NIM: 1406881
Uncontrolled Keywords: Topeng Pajegan, Piodalan;--- Pajegan mask, Piodalan
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra > Jurusan Pendidikan Seni Tari
Depositing User: Eva Rufaida Rahman
Date Deposited: 13 Feb 2020 09:06
Last Modified: 13 Feb 2020 09:06
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/37859

Actions (login required)

View Item View Item