EFEKTIPITAS MODEL PELATIHAN DENGAN KONSEP MENTORING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DAN GURU YANG BERKAITAN DENGAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF DI SDN ”X” KABUPATEN BANDUNG

HANDIKIN, Sri (2010) EFEKTIPITAS MODEL PELATIHAN DENGAN KONSEP MENTORING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DAN GURU YANG BERKAITAN DENGAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF DI SDN ”X” KABUPATEN BANDUNG. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
t_pkkh_0603800_table_of_content.pdf

Download (286kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pkkh_0603800_chapter1.pdf

Download (273kB) | Preview
[img] Text
t_pkkh_0603800_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (356kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
t_pkkh_0603800_chapter3.pdf

Download (296kB) | Preview
[img] Text
t_pkkh_0603800_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (446kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
t_pkkh_0603800_chapter5.pdf

Download (256kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pkkh_0603800_bibliography.pdf

Download (247kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Untuk memenuhi hal tersebut diperlukan pendidik dan tenaga kependidikan yang kompeten. Kepala sekolah dan guru sebagai figur kunci dalam melaksanakan pendidikan inklusif perlu ditingkatkan kompetensinya baik pengetahuan dan keterampilannya agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional. Upaya ke arah tersebut telah dilakukan oleh pemerintah salah satunya adalah Balai Pelatihan Guru Sekolah Luar Biasa (BPG SLB) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melalui Pelatihan Pendidikan Inklusif, namun fakta di lapangan menunjukan bahwa implementasi pendidikan inklusif di sekolah reguler masih menemui banyak hambatan Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu ditemukan model pelatihan yang efektif untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru agar sekolah reguler dapat melaksanakan pendidikan inklusif dengan baik. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian dalam tiga tahap. Hasil penelitian tahap I menunjukan bahwa kondisi objektif implementasi pendidikan inklusif di SDN ”X” saat ini belum berjalan dengan baik. Hasil penelitian tahap II menunjukan bahwa rumusan model pelatihan yang sesuai untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru yang berkaitan dengan implementasi pendidikan inklusif adalah konsep mentoring sebagai model konseptual dan sebagai model operasionalnya melalui pelatihan dengan bentuk in housse training dan selanjutnya dilakukan pendampingan. Hasil penelitian tahap III menunjukan bahwa model pelatihan dengan konsep mentoring, efektif untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru yang berkaitan dengan implementasi pendidikan inklusif . Oleh karenanya pendidikan inklusif akan dapat diimplementasikan di sekolah reguler dengan baik dan dalam waktu yang lebih cepat. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat direkomendasikan kepada ( 1 ) BPG-SLB Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk menggunakan model pelatihan dengan konsep mentoring tersebut dalam program kegiatan pelatihan tahun 2010 ; ( 2 ) Kepala sekolah reguler, agar menjalin kerja sama dengan BPG-SLB dan SLB dalam upaya meningkatkan kompetensi SDM di sekolah tersebut; ( 3 ) SLB sebagai resource center implementasi pendidikan inklusif hendaknya berperan aktif dalam memberikan dukungan kepada sekolah reguler yang melaksanakan pendidikan inklusif; ( 4 ) Peneliti lain hendaknya melanjutkan menemukan fenomena yang lebih dalam dari hasil penelitian ini. For those purposes the school needs to have proper education and teachers with specific competence. The headmaster and teachers as key figures in implementing the inclusive education need to be enhanced on their competence, either their knowledge and skills so that they can perform their tasks and duties professionally. Efforts leading to this enhancement have been undertaken by the government, one of which is by the BPG SLB (Training Center for Teachers of Special School) Department of Educational West Java Province through Inclusive Educational Trainings. Yet, in practice, the reality found at work sites indicates that the implementation of inclusive education at regular schools is still having lots of hindrances. To cope with this problem it is required to find an effective training model to promote the headmaster and teachers’ competence in order that the regular schools may perform a proper inclusive education. To achieve those objectives a research is conducted in three stages. The result of stage-I research shows that the current objective condition of inclusive education implementation at SDN “X” (elementary school) has not run properly. The result of stage-II shows that the appropriate formula of training model to increase the competence of the headmaster and teachers related to the implementation of inclusive education is a mentoring concept as the conceptual model. And as its operational model is a training in the form of in-house training, then it is followed by providing buddy assistance. The result of stage-III shows that a training model with a mentoring concept is effective in increasing the competence of the headmaster and teachers related to the implementation of inclusive education. Thus, the inclusive education can be properly implemented with faster speed at regular schools. Accordingly, these results of research can be recommended to (1) BPG-SLB Department of Education West Java Province to adopt this training model with a mentoring concept on the training of 2010; (2) Headmasters of regular schools to establish collaboration with BPG-SLB and Special Schools in an effort to increase HR competence at the school; (3) SLB (Special Schools) as a resource center in the implementation of inclusive education should actively participate in supporting the regular schools that perform the inclusive education; (4) Other researchers should carry on discovering thorough phenomena of the research outcome.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S2)
Additional Information: Nomor Panggil TPKKH HAN e-2010
Uncontrolled Keywords: Pendidikan inklusi, kepala sekolah, guru, pelatihan, konsep mentoring, kompetensi
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Kebutuhan Khusus S-2
Depositing User: Mr. Hada Hidayat
Date Deposited: 25 Jun 2014 06:12
Last Modified: 25 Jun 2014 06:12
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/9309

Actions (login required)

View Item View Item