MENINGKATKAN MINAT DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA KONSEP GAYA PADA PEMBELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN

Salamahtus Sadiah, - (2012) MENINGKATKAN MINAT DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA KONSEP GAYA PADA PEMBELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
s_pgsd_1008143_table_of_content.pdf

Download (274kB)
[img] Text
s_pgsd_1008143_chapter1.pdf

Download (286kB)
[img] Text
s_pgsd_1008143_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (342kB)
[img] Text
s_pgsd_1008143_chapter3.pdf

Download (309kB)
[img] Text
s_pgsd_1008143_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (928kB)
[img] Text
s_pgsd_1008143_chapter5.pdf

Download (272kB)
[img] Text
s_pgsd_1008143_bibliography.pdf

Download (263kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Pembelajaran IPA seharusnya tidak dilaksanakan dalam bentuk penyampaian konsep kepada siswa, tetapi juga dalam bentuk langkah untuk mencapai konsep yang dibutuhkan siswa. Pada kenyataannya pelaksanaan pembelajaran IPA masih banyak menggunakan penanaman konsep yang diberikan oleh guru saja, bukan siswa sendiri yang menemukannya. Sehingga siswa merasa bosan dan minat siswa menjadi berkurang untuk mempelajarinya. Berdasarkan kenyataan tersebut, maka penulis melakukan penelitian terhadap pembelajaran IPA di kelas IV SDN Karang Setia Kabupaten Bekasi. Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan minat dan aktivitas serta hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA di Sekolah Dasar, Khususnya pada Konsep Gaya. Pendekatan pembelajaran yang digunakan adalah melalui metode eksperimen. Metode yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart, dimana dalam setiap siklusnya menggunakan empat komponen penelitian tindakan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Refleksi dilakukan disetiap akhir siklus yang kemudian dijadikan acuan untuk memperbaiki dan menyusun rencana pembelajaran pada siklus-siklus berikutnya. Penelitian ini dilakukan sebanyak tiga siklus. Pada siklus pertama diajarkan konsep gaya dapat merubah gerak benda, siklus kedua gaya dapat merubah bentuk suatu benda dan siklus ketiga pengaruh gaya didalam air. Berdasarkan hasil analisis dari hasil tes dan lembar observasi pada pembelajaran setiap siklus, hasil belajar siswa mengalami peningkatan nilai rata-rata siklus I (66,7) siswa yang sudah mencapai KKM (66,7 %) dan yang belum mencapai KKM (33,3%) nilai rata-rata pada siklus II (80) siswa yang sudah mencapai KKM (87%) siswa yang belum mencapai KKM (13%) dan nilai rata-rata siswa pada siklus III (83,7) dan siswa (100%) sudah mencapai KKM. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan minat dan aktivitas belajar siswa yang berimplikasi terhadap meningkatnya hasil belajar siswa. Learning science should not be implemented in the form of delivery of the concept to students. but also in the form of steps required to achieve the concept of student. in fact the implementation of learning ipa still use the concept of investment given by the teacher alone. not the students themselves who find it. so that students feel bored and student interest is reduced to study it. based on the fact that the authors conducted a study of learning in class IV IPA SDN Karang Setia district Bekasi. The study was conducted to increase interest and activity as well as student learning outcomes in elementary school learning IPA, particularly on the concept of style. learning approach used was through experimental methods. method used is a class action research methods developed by Kemmis and MC Taggart. where in each cycle using the four components of the plan of action research, action, observation and reflection. reflection carried out at the end of each cycle is then used as a reference to improve and develop lesson plans in subsequent cycles. This study performed a total of three cycles. concepts taught in the first cycle can force change the motion of objects. The second cycle of the style can change the shape of an object. and the third cycle influences the style in the water. Based on the analysis of test results and observation sheets on each cycle of learning, student learning outcomes have increased the average value of cycle I (66.7) students who have reached the KKM (66.7%) and who have not reached KKM (33.3 %) the average value in the second cycle (80) students who have reached the KKM (87%) students who have not reached KKM (13%) and the average student in the cycle III (83.7) and students (100%) KKM has been reached. Can be concluded that the application of experimental methods can enhance students' learning interests and activities that have implications for increasing student learning outcomes.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: Minat Belajar, Aktivitas Belajar, Metode Eksperimen
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Depositing User: Eva Rufaida Rahman
Date Deposited: 26 Jul 2021 03:33
Last Modified: 26 Jul 2021 03:33
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/62003

Actions (login required)

View Item View Item