PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

Nita Nuraini, - (2018) PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PGSD_130608_Title.pdf

Download (195kB)
[img] Text
S_PGSD_130608_Abstract.pdf

Download (216kB)
[img] Text
S_PGSD_130608_Table_Of_Content.pdf

Download (283kB)
[img] Text
S_PGSD_130608_Chapter1.pdf

Download (402kB)
[img] Text
S_PGSD_130608_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (555kB)
[img] Text
S_PGSD_130608_Chapter3.pdf

Download (569kB)
[img] Text
S_PGSD_130608_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (589kB)
[img] Text
S_PGSD_130608_Chapter5.pdf

Download (290kB)
[img] Text
S_PGSD_130608_Bibliography.pdf

Download (410kB)
[img] Text
S_PGSD_130608_Appendix1.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (482kB)
[img] Text
S_PGSD_130608_Appendix2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (378kB)
[img] Text
S_PGSD_130608_Appendix3.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (297kB)
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari proses pembelajaran yang seharusnya dilakukan dengan cara berkelompok, tapi tidak difasilitasi oleh guru. Cara guru mengajar yang kurang variatif dapat menyebabkan siswa jenuh dalam melakukan pembelajaran secara berkelompok dan ketika pembelajaran dilaksanakan siswa malah asik sendiri dan tidak mengikuti pembelajaran dengan baik. Penggunaan model pembelajaran yang tepat diharapkan dapat membuat siswa mengikuti pembelajaran yang dilakukan secara berkelompok dengan baik. Hal ini yang membuat peneliti melakukan penelitian terhadap kejenuhan belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together pada proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di salah satu Sekolah Dasar negeri yang terletak di kecamatan Sukasari kota Bandung. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together untuk mengurangi kejenuhan belajar siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV dengan jumlah 20 siswa yang terdiri dari 13 orang siswa laki-laki dan 9 orang siswa perempuan. Penelitian tindakan kelas yang digunakan oleh penulis yaitu model Kemmis dan Taggart dalam dua siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pengamatan dibantu dengan lembar observasi dan catatan lapangan. Pengurangan Kejenuhan belajar yang diperoleh mengalami pengurangan, yakni pada siklus I rata-rata kejenuhan adalah 25,13% berkurang menjadi 24,88% pada siklus II. Rekomendasi untuk guru yang mengajar dikelas, sebaiknya menggunakan model pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa dan juga tidak memakai gaya belajar yang tradisional student center. Sehingga semua siswa dapat termotivasi untuk belajar dan mengikuti pembelajaran dengan lebih baik. Bagi kepala sekolah diharapkan memotivasi para guru dalam melakukan inovasi terhadap pembelajarannya. Dan bagi peneliti selanjutnya, melakukan kajian teori lebih mendalam sebelum melakukan penelitian menggunakan model Numbered Head Together, pengaturan waktu juga perlu diperhatikan lebih lagi dalam menerapkan model Numbered Head Together.-- Base of the research is process learning in the group, But not facilitated by teachers. Unvariative way of teaching can make students bored learing in the groups and when the teacher starts to explain the students do not pay attention to the lesson well. Using the right method can help student more easily receive the lessons well in the groups. This is makes the researchers do research of burnout in student learning using by kooperatif tipe “Numbered Heads Together” on the learning process. This research was conducted in one of the primary schools located in sukasari district of bandung. The purpose of this study is to find out how to application of learning kooperatif type “Numbered Head Together” to reduce burnout in learning student. The subjects of the study were students of grade IV, with a total of 20 students consisting of 13 male students and 9 female students. The research used by the authors of the model kemmis and Taggart in two cycles consisting of planning, execution, observation, and reflection. Data collection techniques were observed and field note. The reduction of learning saturation obtained decreased, ie in cycle I the average saturation was 25.13% decreased to 24,88% in cycle II. It is recommendations for teachers who teach in the classroom should be fun for student and also not use the traditional learning style of the “student center”. So that all students can be motivated to learn and follow learning better. For the principal can motivate the teachers in making new innovations in learning. And for the next researcher, conducting a more in-depth theoretical study before conducting research using the ”Numbered Head Together”, timing also needs to be considered more deeply in applying the “Numbered Head Together”.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S PGSD NIT p-2018; Pembimbing : I. Arie Rakhmat, II. Dwi Heryanto; NIM : 1306080
Uncontrolled Keywords: kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together), kejenuhan belajar.-- kooperatif type NHT (Numbereded Heads Together), burnout.
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Depositing User: Rika Maysani
Date Deposited: 04 Sep 2019 04:45
Last Modified: 04 Sep 2019 04:45
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/38304

Actions (login required)

View Item View Item