IMPLEMENTASI METODE GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER (GQGA) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS BAHASA PERANCIS

Aldi Wijaya, - (2017) IMPLEMENTASI METODE GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER (GQGA) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS BAHASA PERANCIS. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PRS_1303722_Title.pdf

Download (197kB)
[img] Text
S_PRS_1303722_Abstract.pdf

Download (151kB)
[img] Text
S_PRS_1303722_Table_of_content.pdf

Download (152kB)
[img] Text
S_PRS_1303722_Chapter1.pdf

Download (268kB)
[img] Text
S_PRS_1303722_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (436kB)
[img] Text
S_PRS_1303722_Chapter3.pdf

Download (667kB)
[img] Text
S_PRS_1303722_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (863kB)
[img] Text
S_PRS_1303722_Chapter5.pdf

Download (245kB)
[img] Text
S_PRS_1303722_Bibliography.pdf

Download (398kB)
[img] Text
S_PRS_1303722_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan metode GQGA dalam pembelajaran menulis bahasa Perancis. Metode GQGA merupakan bagian dari pembelajaran aktif, karena dalam proses pembelajaran peran pembelajar lebih besar daripada peran pengajar. Metode ini pun melatih pembelajar untuk memiliki kemampuan membuat pertanyaan dan jawaban dengan potongan kertas sebagai medianya (Suprijono, 2009). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) penerapan metode GQGA dalam pembelajaran menulis karangan argumentasi bahasa Perancis; 2) kemampuan pembelajar dalam menulis karangan argumentasi bahasa Perancis setelah penerapan metode GQGA; dan 3) kelebihan dan kekurangan dari metode GQGA dalam pembelajaran menulis bahasa Perancis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode preksperimen dengan bentuk one-shot case study. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah studi pustaka, tes, dan angket. Sampel pada penelitian ini adalah tujuh karakteristik keterampilan menulis bahasa Perancis kelas B1 Intensif IFI Bandung. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa responden mampu menulis karangan argumentasi dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata tes menulis karangan argumentasi responden yaitu sebesar 76,64 yang terletak pada rentang nilai 75-84 atau dapat dikatakan baik. Berdasarkan hasil observasi dan angket, pembelajaran menulis bahasa Perancis dengan menggunakan metode GQGA mempunyai beberapa kelebihan, yaitu: 1) dapat mempermudah menemukan ide dan gagasan dalam menulis; 2) membuat hasil tulisan menjadi lebih terstruktur dan menjadi lebih efektif. Selain itu kekurangannya yaitu: 1) metode ini memerlukan waktu yang banyak; 2) pengajar dan pembelajar perlu menguasai materi yang diajarakan dengan maksimal.---- This research discusses about the usage of Giving Question and Getting Answer (GQGA) method in learning French written expression. The method GQGA is a part of an active learning because the learners' role is greater than the teacher's role during the learning process. This method also trains the learners to have the ability to make questions and answers with pieces of paper as the learning media (Suprijono, 2009). The objective of this research is to describe: 1) the application of GQGA method in learning French argumentative written expression, 2) the learners' ability to write an argumentative text after the application of GQGA method, and (3) the advantages and disadvantages of GQGA method in learning French written expression. The method used in this research is the pre-experiment by using one-shot case study. The data acquisition techniques are the literature study, the test and the questionnaire. The sample of this research is the seven characteristics of French written expression by students of level B1 intensive class in Institut Français d'Indonésie (IFI) Bandung. Based on the results of this research, it can be concluded that the respondents are able to write a good argumentative text. This can be seen from the average value of the test written argumentation of respondents is equal to 76.64 which lies in the range of values 75-84 or can be said good. Based on observations and questionnaires, learning French written expression using the GQGA method has the advantages. Then, the advantages of this GQGA method in writing learning are: 1) can facilitate on finding ideas in writing; 2) make the writing become more structured and become more effective. However, the disadvantages are: 1) this method takes a lot of time; 2) teachers and learners need to master the material that is taught maximally.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S PRS ALD i-2017 ; Pembimbing: I. Tri Indri Hardini, II. Dante Darmawangsa ; NIM: 1303722
Uncontrolled Keywords: Written expression competence, GQGA learning method, French argumentative text, Karangan Argumentasi Bahasa Perancis, Keterampilan Menulis, Metode pembelajaran GQGA.
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > PB Modern European Languages
P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa Prancis
Depositing User: Mr. Arif Rezkyana Nugraha
Date Deposited: 20 Mar 2019 02:34
Last Modified: 20 Mar 2019 02:34
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/34167

Actions (login required)

View Item View Item