KARAKTERISTIK BERPIKIR INTUITIF SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF

Puspitasari, Wiwid (2017) KARAKTERISTIK BERPIKIR INTUITIF SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_MAT_1301377_Title.pdf

Download (114kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MAT_1301377_Abstract.pdf

Download (265kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MAT_1301377_Table_of_content.pdf

Download (134kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MAT_1301377_Chapter1.pdf

Download (229kB) | Preview
[img] Text
S_MAT_1301377_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (322kB)
[img]
Preview
Text
S_MAT_1301377_Chapter3.pdf

Download (318kB) | Preview
[img] Text
S_MAT_1301377_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (501kB)
[img]
Preview
Text
S_MAT_1301377_Chapter5.pdf

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MAT_1301377_Bibliography.pdf

Download (201kB) | Preview
[img] Text
S_MAT_1301377_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (294kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini mengkaji karakteristik berpikir intuitif siswa dalam pemecahan masalah matematika berdasarkan langkah-langkah menurut Polya pada sistem persamaan linear dua variable (SPLDV) ditinjau dari gaya kognitif siswa yakni, field dependent dan field independent. Penelitian yang merupakan penelitian kualitatif fenomenal ini diawali dengan penyusunan instrumen, pengumpulan data berupa: tes GEFT untuk menentukan gaya kognitif siswa, tes pemecahan masalah disertai dengan wawancara subjek, lalu menganalisis data-data tersebut. Peneliti merupakan instrumen utama pada penelitian ini sedangkan instrumen bantu terdiri dari: lembar Group Embedded Figure Test, tes pemecahan masalah, dan pedoman wawancara. Subjek dipilih dari siswa kelas VIII pada salah satu SMP Negeri di Kota Bandung sebanyak 4 orang yang terdiri dari 2 orang bergaya kognitif field dependent dan 2 orang lainnya field independent. Hasil dari penelitian ini menunjukkan: (1) Siswa dengan gaya kognitif field dependent menggunakan intuisi anticipatory dalam memahami masalah matematika, sedangkan dalam merencanakan penyelesaian masalah, subjek menggunakan intuisi affirmatory. Kemudian saat melaksanakan rencana penyelesaian masalah dan memeriksa kembali jawaban, subjek tidak menggunakan intuisi. (2) Siswa dengan gaya kognitif field independent dalam memahami masalah dan merencanakan penyelesaian menggunakan intuisi affrimatory, sedangkan dalam melaksanakan rencana penyelesaian terdapat dua kesimpulan yakni salah satu siswa menggunakan intuisi affirmatory sedangkan siswa yang lainnya hanya berpikir menggunakan kognisi fomal. Langkah terakhir yakni dalam memeriksa kembali, subjek menggunakan intuisi conclusive.;---This study examined student’s intuitive thinking characteristics in solving mathematics problems according to Polya’s steps on two-variable linear equation system (SPLDV) based on student's cognitive style, field dependent and field independent. This research was a phenomenal qualitative research began with the preparation of instruments, data collection in the form of: GEFT test to determine student’s cognitive style, problem solving test associated by subjects interview, then analyze the data. The researcher is the main instrument in this research while the auxiliary instruments consist of: Group Embedded Figure Test sheets, problem solving test, and interview guidelines. The subjects were chosen from the 8th grade students in one of the State Junior High School in Bandung, among 4 students, 2 students are cognitive field dependent and 2 others are field independent. The results of this study show: (1) Students with cognitive field dependent style are using anticipatory intuition in understanding mathematics problems, whereas in planning problem solving, subjects use affirmatory intuition. Then while executing the problem solving plan and re-examining the answer, the subject does not use intuition. (2) Students with cognitive field independent style are using affirmatory intuition in understanding the problem and planning problem solving, whereas in executing the prblem solving plan there are two conclusions: one student used affirmatory intuition while the other student just thought using fomal cognition. The last in re-examine the prblem solving, the subject used a conclusive intuition.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S MAT PUS k-2017; Pembimbing : I. Jarnawi, II. Ririn Sispiyati; NIM : 1301377.
Uncontrolled Keywords: Karakteristik intuisi, gaya kognitif, affirmatory, anticipatory, field dependent, field independent, Characteristic of intuition, cognitive style, affirmatory, anticipatory, field dependent, field independent.
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Matematika > Program Studi Pendidikan Matematika
Depositing User: Mrs. Santi Santika
Date Deposited: 11 Apr 2018 03:01
Last Modified: 11 Apr 2018 03:01
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/29605

Actions (login required)

View Item View Item