LAYANAN RESPONSIF UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK: Studi Deskriptif terhadap Peserta Didik Kelas XI SMK Negeri 12 Bandung Tahun Ajaran 2016/2017)

Imansari, Titi Nurdiati (2017) LAYANAN RESPONSIF UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK: Studi Deskriptif terhadap Peserta Didik Kelas XI SMK Negeri 12 Bandung Tahun Ajaran 2016/2017). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PPB_1100130_Title.pdf

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PPB_1100130_Abstract.pdf

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PPB_1100130_Table_of_content.pdf

Download (157kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PPB_1100130_Chapter1.pdf

Download (237kB) | Preview
[img] Text
S_PPB_1100130_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (351kB)
[img]
Preview
Text
S_PPB_1100130_Chapter3.pdf

Download (458kB) | Preview
[img] Text
S_PPB_1100130_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (334kB)
[img]
Preview
Text
S_PPB_1100130_Chapter5.pdf

Download (148kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PPB_1100130_Bibliography.pdf

Download (236kB) | Preview
[img] Text
S_PPB_1100130_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (834kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Kemandirian belajar diartikan sebagai sikap atau kemampuan yang dimiliki peserta didik untuk melaksanakan belajar secara aktif dengan inisiatif sendiri dan bertangungjawab dengan atau tanpa adanya dorongan dari pihak luar. Kemandirian belajar hendaknya dimiliki peserta didik sejak dini sehingga peserta didik memiliki inisiatif atau kesadaran akan apa yang dilakukan sesuai dengan kemampuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum kemandirian belajar peserta didik kelas XI SMK Negeri 12 Bandung Tahun 2016/2017 sebagai dasar pembuatan layanan responsif untuk meningkatkan kemandirian belajar peserta didik, serta mengetahui kondisi objektif bimbingan dan konseling di sekolah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan bantuan instrument berupa angket. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI SMK Negeri 12 Bandung tahun ajaran 2016/2017. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate stratified random sampling, dengan total sampel sebanyak 205 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan: (1) secara umum peserta didik berada pada tingkat kemandirian belajar sedang, yang berarti peserta didik memahami pentingnya kemandirian belajar tetapi belum menerapkan kemandirian belajar pada kehidupan sehari-hari dengan baik.; (2) pelaksanaan program bimbingan dan konseling di SMK Negeri 12 Bandung telah memiliki layanan bantuan, namun kurang efektif dalam mengembangkan kemandirian belajar peserta didik.; (3) rancangan layanan responsif disusun berdasarkan analisis hasil penelitian dan kebutuhan layanan. Kata kunci: Kemandirian Belajar, Layanan Responsif Independent learning is defined as an attitude or ability of the learners to implement active learning on their own initiative and take responsibility with or without encouragement from outsiders. Learning independence should be held early learners so that learners have the initiative or awareness of what is done in accordance with ability. This study aims to determine the general description of the independence of learners in class XI SMK Negeri 12 Bandung Year 2016/2017 as the basis for the responsive service to increase the independence of learners, as well as the description of the objective conditions of guidance and counseling in schools. The approach used in this study is a quantitative approach with descriptive methods. The data collection instrument of research conducted with the help of a questionnaire. The study population was all students of class XI SMK Negeri 12 Bandung academic year 2016/2017. Sampling using proportionate stratified random sampling, with a total sample of 205 learners. The results showed: (1) the learners are in the medium level learning independence, which means that students understand the importance of learning independence but have not applied learning independence in everyday life well.; (2) execution of guidance and counseling program at SMK Negeri 12 Bandung has had tutoring services, but the results are less effective in developing the independence of learners; (3) draft responsive service compiled by the analysis of the results of research and service needs. Keywords: Independent Learning, Responsive service

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S_PPB_IMA_l-2017; Pembimbing : I. Suherman
Uncontrolled Keywords: Kemandirian Belajar, Layanan Responsif dan Pendidikan Menengah
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Psikologi dan Bimbingan
Depositing User: Mr. Cahya Mulyana
Date Deposited: 22 Feb 2018 01:50
Last Modified: 22 Feb 2018 01:50
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/29283

Actions (login required)

View Item View Item