PENERAPAN METODE INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK PADA MATA PELAJARAN PEMOGRAMAN DASAR BERBANTU MULTIMEDIA

Ibrahim, Arief Rahman (2017) PENERAPAN METODE INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK PADA MATA PELAJARAN PEMOGRAMAN DASAR BERBANTU MULTIMEDIA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_KOM_1205173_Title.pdf

Download (178kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOM_1205173_Abstract.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOM_1205173_Table_of_Content.pdf

Download (165kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOM_1205173_Chapter1.pdf

Download (232kB) | Preview
[img] Text
S_KOM_1205173_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (276kB)
[img]
Preview
Text
S_KOM_1205173_Chapter3.pdf

Download (519kB) | Preview
[img] Text
S_KOM_1205173_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
S_KOM_1205173_Chapter5.pdf

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOM_1205173_Bibliography.pdf

Download (267kB) | Preview
[img] Text
S_KOM_1205173_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (227kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Metode inquiry menuntut siswa untuk memaksimalkan kemampuannya dalam mencari dan menyelidiki sesuatu secara sistematis, kritis, logis, dan analitis. Sehingga akan mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa. Pemahaman siswa dapat meningkat dengan pemikiran yang sistematis dan kritis Pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran merupakan salah satu kemajuan teknologi dalam bidang pendidikan. Teknologi, diharapkan dapat menjadi alat bantu ajar bagi guru dalam pembelajaran. Dalam hal meningkatkan kualitas pembelajaran, banyak hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah pemanfaatan teknologi dan penggunaan media. Multimedia pembelajaran merupakan salah satu cara yang mampu membuat suasana pembelajaran didalam kelas. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest. Pada awal penelitian dilakukan pengukuran terlebih dahulu terhadap siswa. Selanjutnya, pada saat pembelajaran dilakukan pembelajaran dengan model inquiry berbantuan multimedia ini. didapat hasil penilaian oleh ahli media sebesar 86.66% yang termasuk ke dalam kategori baik dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran pemograman dasar. Nilai rerata pretest pada kelompok atas sebesar 42,5, kelompok tengah sebesar 32,04 dan kelompok bawah sebesar 25. Sedangkan nilai rerata posttest pada kelompok atas sebesar 76,25, kelompok tengah sebesar 55.dan kelompok bawah sebesar 32,8. Nilai rerata gain pada kelompok atas adalah 0,56 dengan kriteria sedang, kelompok tengah adalah 0,33 dengan kriteria rendah dan kelompok bawah adalah 0,07 dengan kriteria rendah. Peningkatan hasil tertinggi pada nilai rata-rata pretest maupun posttest terjadi pada kelompok atas. Nilai rerata gain kelompok atas sebesar 0.56, dengan kategori sedang, kelompok menengah sebesar 0.33 dengan kategori sedang, dan kelompok bawah sebesar 0,07 dengan kategori rendah. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar menggunakan metode inquiry berbantuan multimedia pada mata pelajaran pemrograman dasar.----------Inquiry method requires students to maximize their ability to search and investigate something systematically, critically, logically, and analytically. It will be able to increase student confidence. After that students' understanding can be improved with systematic and critical thinking Utilization of technology in the learning process is one of the technological advances in the field of education. Technology, is expected to be a teaching tool for teachers in learning. In terms of improving the quality of learning, many things to note, one of which is the use of technology and media usage. Multimedia learning is one way that can create an atmosphere of learning in the classroom. The approach used in this research is quantitative approach. The research design used is One Group Pretest-Posttest. At the beginning of the study carried out the first measurement of students. Furthermore, at the time of learning is done by multimedia instruction inquiry model this. The results obtained by the assessment of media experts amounted to 86.66% belonging to both categories and eligible for use in basic programming learning. The pretest average value in the highest group was 42.5, the middle group was 32.04 and the lower group was 25. The mean posttest mean on the highest group was 76.25, the middle group was 55. and the lower group was 32.8. The mean value of gain in the upper group was 0.56 with medium criterion, the middle group was 0.33 with the low criterion and the lower group was 0.07 with the low criterion. The highest increase in the mean value of pretest and posttest occurred in the upper group. The mean value of highest group gain was 0.56, medium category, medium group was 0.33 medium category, and lower group was 0,07 with low category. Based on the explanation, it can be concluded that there is an increase in learning outcomes using multimedia assisted inquiry method on basic programming subjects

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S KOM IBR p-2017; Pembimbing: I. Dedi Rohendi, II. Wahyudin; NIM: 1205173
Uncontrolled Keywords: metode pembelajaran, metode inquiry, hasil belajar, sekolah mengenag kejuruan, multimedia
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QA Mathematics > QA76 Computer software
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer
Depositing User: Mrs. Santi Santika
Date Deposited: 23 Mar 2018 01:27
Last Modified: 23 Mar 2018 01:27
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/29157

Actions (login required)

View Item View Item