STUDI ETNOMATEMATIKA: MENGUNGKAP KEARIFAN LOKAL BUDAYA DAN MATEMATIKA PADA RITUAL NUTU NGANYARAN MASYARAKAT KASEPUHAN CIPTAGELAR SUKABUMI

Sholeha, Sulfia Ummah (2016) STUDI ETNOMATEMATIKA: MENGUNGKAP KEARIFAN LOKAL BUDAYA DAN MATEMATIKA PADA RITUAL NUTU NGANYARAN MASYARAKAT KASEPUHAN CIPTAGELAR SUKABUMI. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_MTK_1200758_Title.pdf

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MTK_1200758_Abstract.pdf

Download (279kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MTK_1200758_Table_of_content.pdf

Download (272kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MTK_1200758_Chapter1.pdf

Download (477kB) | Preview
[img] Text
S_MTK_1200758_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (640kB)
[img]
Preview
Text
S_MTK_1200758_Chapter3.pdf

Download (462kB) | Preview
[img] Text
S_MTK_1200758_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
S_MTK_1200758_Chapter5.pdf

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MTK_1200758_Bibliography.pdf

Download (228kB) | Preview
[img] Text
S_MTK_1200758_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Paradigma absolut dalam memandang matematika telah menyebabkan matematika kurang bermakna bagi kehidupan (Turmudi, 2009). Hal tersebut sesungguhnya hanya dapat membelenggu pengguna matematika saja. Kenyataannya, matematika merupakan aktivitas umat manusia yang bersifat sosial-kultural-historis dan merupakan bagian dari kebudayaan yang lahir dari perjalanan panjang yang menyejarah dalam kehidupan manusia. Selain itu, pada dasarnya siswa sudah memiliki konsep dasar matematis yang mereka dapatkan dari lingkungan sosial budayanya. Sayangnya, pengaruh kolonialime terhadap pendidikan matematika telah membuat matematika seakan-akan asing dari kehidupan budaya. Untuk mereduksi anggapan tersebut, diperlukan suatu transformasi dalam memandang matematika yang saling terkait dengan budaya, salah satunya melalui studi etnomatematika. Penelitian ini merupakan salah satu upaya untuk menunjukkan hubungan timbal balik antara matematika dengan budaya pada masyarakat Kasepuhan Ciptagelar, khususnya pada ritual Nutu nganyaran masyarakat Kasepuhan Ciptagelar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Dari penelitian yang telah dilakukan, peneliti berhasil menemukan berbagai macam ide matematis pada aktivitas budaya masyarakat kasepuhan Ciptagelar seperti logika matematika pada kemunculan rasi bintang kidang dan bintang kerti, semigrup dalam ritual ngaseuk, barisan bilangan real ketika melakukan permainan ngagendék, serta kongruensi (modulo) terhadap waktu pelaksanaan Nutu nganyaran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan bahan ajar matematika berbasis budaya lokal untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika di Kasepuhan Ciptagelar.;--- The Absolute paradigm on regarded mathematics has led the mathematics less meaningful for life (Turmudi, 2009). It represents just could fetter the mathematics learner. In fact, mathematics is a human activity that is social-cultural-historical and is part of the culture that is born from a long trip historically in human life. Moreover, basically students already have basic mathematical concepts that they get from their social and cultural environment. Unfortunately, the influence of colonialism on mathematics education has been made this subject different from their cultural practices. To reduce these assumptions, a transformation is required in view of mathematics which had interrelated with culture, one through the study ethnomathematics. This study is an effort to indicate the interrelationship between mathematics with the cultural practices of Kasepuhan Ciptagelar society, particularly on the ritual Nutu nganyaran Kasepuhan Ciptagelar society. The method used is qualitative research with an ethnographic approach. From the research that has been done, the researcher find the mathematical ideas in cultural activities such as mathematical logic in the emergence of stars kidang and stars kerti, semigroup in ritual ngaseuk, sequences in the game of ngagendék, and linear congruence of Nutu nganyaran’s day. This research is expected to be a reference in the development of mathematical teaching materials based on local wisdom to improve the quality of mathematics education in Kasepuhan Ciptagelar.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No.panggil : S MTK SHO s-2016; Pembimbing : I.Turmudi, II.Asep Syarif Hidayat.
Uncontrolled Keywords: Kasepuhan Ciptagelar, Nutu nganyaran, Etnomatematika, Pembelajaran Matematika, Budaya, Kasepuhan Ciptagelar, Nutu nganyaran, Ethnomathematics, Mathematics Education, Culture.
Subjects: Q Science > QA Mathematics
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Matematika > Program Studi Pendidikan Matematika
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 12 Oct 2017 02:48
Last Modified: 12 Oct 2017 02:48
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/26551

Actions (login required)

View Item View Item