PENINGKATAN LITERASI MATEMATIS DAN SELF-REGULATED LEARNING SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE PEER-LESSON

Iskandar, Joni (2016) PENINGKATAN LITERASI MATEMATIS DAN SELF-REGULATED LEARNING SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE PEER-LESSON. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_MAT_1402295_Title.pdf

Download (13kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_MAT_1402295_Abstract.pdf

Download (315kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_MAT_1402295_Table_of_content.pdf

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_MAT_1402295_Chapter1.pdf

Download (231kB) | Preview
[img] Text
T_MAT_1402295_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (405kB)
[img]
Preview
Text
T_MAT_1402295_Chapter3.pdf

Download (489kB) | Preview
[img] Text
T_MAT_1402295_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (744kB)
[img]
Preview
Text
T_MAT_1402295_Chapter5.pdf

Download (134kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_MAT_1402295_Bibliography.pdf

Download (279kB) | Preview
[img] Text
T_MAT_1402295_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (315kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh literasi matematis dan self-regulated learning siswa yang masih rendah. Hasil PISA yang rendah disebabkan oleh banyak faktor. Salah satu faktor penyebab antara lain siswa Indonesia pada umumnya kurang terlatih dalam menyelesaikan soal-soal dengan karakteristik seperti soal-soal pada PISA yang lebih menekankan literasi matematis. Pembelajaran aktif tipe peer-lesson mengajak setiap siswa untuk turun aktif dalam proses pembelajaran sehingga terjadi interaksi dan komunikasi antara siswa karena siswa berkolaborasi serta berdiskusi untuk saling belajar dan membelajarkan dalam menyelesaikan suatu masalah. Salah satu faktor yang dapat menentukan keberhasilan belajar matematika siswa, khususnya literasi matematis siswa adalah self-regulated learning atau dikenal juga dengan istilah kemandirian belajar. Self-regulated learning diartikan sebagai proses siswa dalam mengatur belajarnya sendiri atau suatu sikap yang tidak tergantung pada orang lain dalam meningkatkan kualitas diri. Selain itu, karena matematika merupakan ilmu yang terstruktur maka untuk menguasai konsep baru diperlukan konsep-konsep dasar lainnya atau dalam penelitian ini disebut sebagai kemampuan awal matematis (KAM). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan literasi matematis dan self-regulated learning siswa baik secara keseluruhan maupun berdasarkan kelompok KAM (Tinggi, Sedang, Rendah) sebagai akibat dari pembelajaran akif tipe peer-lesson. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII tahun ajaran 2015/2016 di salah satu SMP di kota Bandung. Sampel penelitian terdiri atas 78 siswa, yaitu 39 siswa pada masing-masing kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen dan kelas kontrol dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada kelas eksperimen dilaksanakan pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran aktif tipe peer-lesson, sedangkan pada kelas kontrol belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas tes kemampuan literasi matematis, skala self-regulated learning siswa, serta pedoman observasi guru dan siswa. Pengolahan data pencapaian dan peningkatan literasi matematis serta self-regulated learning siswa baik secara keseluruhan maupun berdasarkan kelompok kemampuan awal matematis (KAM) dilakukan dengan menggunakan uji perbedaan rata-rata pada taraf signifikansi 5% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pencapaian literasi matematis siswa yang menerapkan pembelajaran aktif tipe peer-lesson lebih baik daripada pencapaian literasi matematis siswa yang mendapat pembelajaran konvensional baik secara keseluruhan maupun berdasarkan kelompok KAM (sedang dan rendah); (2) Peningkatan literasi matematis siswa yang menerapkan pembelajaran aktif tipe peer-lesson lebih baik daripada peningkatan literasi matematis siswa yang mendapat pembelajaran konvensional baik secara keseluruhan maupun berdasarkan kelompok KAM (sedang); (3) Pencapaian self-regulated learning siswa yang menerapkan pembelajaran aktif tipe peer-lesson tidak lebih baik dibandingkan dengan pencapaian self-regulated learning siswa yang mendapat pembelajaran konvensional, baik secara keseluruhan maupun pada kelompok KAM (tinggi, sedang, rendah). ;---This research is motivated by students’ literacy in mathematics and self-regulated learning which are still low. Active learning approach type peer-lesson encourage students to be active in the learning process so that the interaction and communication between the students because students collaborate and discuss for mutual learning in resolving a problem. This study was a quasi-experimental research design with non-equivalent control group design. The study population was all students of class VIII school year 2015/2016 in one junior high school in Bandung. The research sample consisted of 78 students, ie 39 students in each experimental class and control class. Experimental class and control class was selected by using purposive sampling technique. In experiments class, learning conducted with active learning approach type peer-lesson, while the control class using conventional learning. The instrument of the research consisted of mathematical literacy test, self-regulated learning scale, and observation guide sheets. The data of achievements and enhancement of student's mathematical literacy either in whole or in group of early mathematical ability (KAM) was processed by using the test of the average difference at the 5% significance level (α = 0.05) The results showed that (1) Mathematical literacy achievement of students who apply active learning approach type peer-lesson better than mathematical literacy achievement of students who received conventional learning, both overall and by groups of KAM (moderate and low); (2) mathematical literacy enhancement of students who apply active learning approach type peer-lesson better than mathematical literacy enhancement of students who received conventional learning, both overall and by groups of KAM (moderate); (3) The achievement of self-regulated learning of students who apply active learning approach type peer-lesson is not better than the achievement of self-regulated learning of students who received conventional learning, either in whole or in group of KAM (high, medium, low).

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: No. Panggil : T MAT ISK p-2016; Pembimbing : I. Endang Cahaya, II. Siti Fatimah.
Uncontrolled Keywords: Pembelajaran Aktif, Peer-Lesson, Literasi Matematis, Self-Regulated Learning,Active Learning Approach, Peer-Lesson, Mathematical Literacy, Self-Regulated Learning
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Matematika S-2
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 19 Sep 2017 00:36
Last Modified: 19 Sep 2017 00:36
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/26107

Actions (login required)

View Item View Item