The Analysis of Amateur Subtitling of Comic 8 from a Multimodal Perspective

KARIM, ABDURRAHMAN (2016) The Analysis of Amateur Subtitling of Comic 8 from a Multimodal Perspective. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_ING_1100103_Title.pdf

Download (171kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_ING_1100103_Abstract.pdf

Download (206kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_ING_1100103_Table_of_Content.pdf

Download (265kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_ING_1100103_Chapter1.pdf

Download (261kB) | Preview
[img] Text
S_ING_1100103_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (791kB)
[img]
Preview
Text
S_ING_1100103_Chapter3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
S_ING_1100103_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (809kB)
[img]
Preview
Text
S_ING_1100103_Chapter5.pdf

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_ING_1100103_Bibliography.pdf

Download (173kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_ING_1100103_Appendix.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini menyajikan analisis dari amateur subtitling untuk film Comic 8, sebuah film aksi komedi Indonesia, melalui sudut pandang multimodal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kolaborasi antara subtitle dan gambar dalam menyampaikan makna adegan, serta melihat masalah-masalah yang berkaitan dengan praktek amateur subtilting. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif- kualitatif. Data yang digunakan untuk penelitian ini merupakan 15 adegan dari film Comic 8, dan analisis data menggunakan tabel transkripsi multimodal yang diadaptasi dari tabel transkripsi Chuang (2009) dan tabel cognitive frame Mubenga (2009). Kolaborasi antara subtitle dengan mode-mode non-verbal pada adegan-adegan film dapat dilihat melalui hubungan antara elemen verbal (dialog dan subtitle) dengan elemen-elemen non-verbal (gambar dan suara), dengan mengacu pada konsep hubungan teks-gambar yang diusulkan oleh Barthes (1977, dalam Kress & van Leeuwen, 2006) dan konsep redundancy yang diusulkan oleh Marleau (1982, dalam Díaz-Cintas & Remael, 2014). Berdasarkan analisis, ditemukan bahwa mode-mode non-verbal utamanya berfungsi mengilustrasikan situasi pada adegan, sementara subtitle memiliki fungsi utama untuk menegaskan kembali makna dalam adegan. Selain itu, ditemukan pula bahwa mode-mode non- verbal pada beberapa adegan dapat memengaruhi proses subtitling sehingga berimbas pada transformasi atau perubahan subtitle. Penggunaan reduksi teks (text reduction) juga dapat didorong oleh hubungan teks-gambar yang mencerminkan adanya redundancy. Terakhir, penelitian ini menemukan bahwa pembuat subtitle amatir masih harus menghadapi masalah-masalah dalam penerjemahan, termasuk penggunaan reduksi teks yang tidak efektif dan ketidaktepatan dalam penerjemahan kosakata yang berkaitan dengan budaya tertentu. Berdasarkan penemuan-penemuan tersebut, ada beberapa saran yang dapat ditawarkan, termasuk penyediaan pelatihan pembuatan subtitle dan peningkatan kemampuan penerjemahan dan kecakapan bahasa Inggris bagi para pembuat subtitle amatir.--------- The present research provides an analysis of amateur subtitling of Comic 8, an Indonesian action-comedy movie, from a multimodal perspective. It aims at finding out the collaboration of subtitles and moving images in conveying the meanings in the scenes, as well as issues related to the amateur subtitling. The research is descriptive-qualitative in nature. The data used for the research are 15 scenes taken from Comic 8 film, and the analysis involves the use of multimodal transcription table adapted from Chuang’s transcription table (2009) and Mubenga’s cognitive frame table (2009). The collaboration of the subtitles and the non-verbal modes in the scenes can be observed from the relationship between verbal elements (dialogue and subtitles) and non-verbal elements (moving images and sound) in the film, referring to Barthes’ concept on text-image relationship (1977, in Kress & van Leeuwen, 2006) and the concept of redundancy proposed by Marleau (1982, in Díaz-Cintas & Remael, 2014). Based on the analysis, it is found that the non-verbal modes mainly function to illustrate the situation in the scene, while the subtitles mainly function as the restatement of meanings in the scene. In addition to this, it is also found that the non-verbal modes in some scenes can influence the subtitling process, resulting in the transformation of subtitles. Moreover, the use of text reduction can also be triggered by the text- image relationship in the scene reflects redundancy. Furthermore, the research found that amateur subtitle producers still have to deal with translation issues, including ineffective use of text reduction and improper translation of culture- related items. Based on these findings, several suggestions have been offered, including providing training on subtitling and improving the subtitle producers’ translation skills and English proficiency.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: S ING KAR t.2016; Isti Siti Saleha Gandana; Susi Septaviana R.
Uncontrolled Keywords: amateur subtitling, multimodality, strategi penerjemahan, hubungan teks-gambar, pene rjemahan audiovisual,amateur subtitling, multimodality, translation strategies, text-image relationship, audiovisual translation.
Subjects: P Language and Literature > PE English
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 18 Aug 2016 02:25
Last Modified: 18 Aug 2016 02:25
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/21537

Actions (login required)

View Item View Item