EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MODEL CONTROVERSIAL ISSUES PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DALAM MENUMBUHKAN KEMAMPUAN RESOLUSI KONFLIK BAGI PESERTA DIDI

Pamungkas, Ratu Pertiwi Putri (2015) EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MODEL CONTROVERSIAL ISSUES PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DALAM MENUMBUHKAN KEMAMPUAN RESOLUSI KONFLIK BAGI PESERTA DIDI. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_SOS_1101816 _Title.pdf

Download (341kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1101816 _Abstract.pdf

Download (240kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1101816 _Table_of_Content.pdf

Download (218kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1101816 _Chapter1.pdf

Download (222kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1101816 _Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (311kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1101816 _Chapter3.pdf

Download (554kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1101816 _Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (402kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1101816 _Chapter5.pdf

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1101816 _Appendix.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://repositori.upi.edu

Abstract

Kemampuan resolusi konflik sangat penting untuk dimiliki oleh peserta didik. Berdasarkan hasil observasi, banyak peserta didik memiliki kemampuan resolusi konflik yang rendah, dibuktikan dengan banyak terlibatnya dalam tawuran antar pelajar dan banyaknya perselisihan didalam kelas yang tidak ada solusi. Hal ini mungkin diakibatkan oleh pembelajaran yang kurang bermakna dimana guru selalu memakai model pembelajaran konvensional yang membuat peserta didik jenuh sehingga kegiatan pembelajaran menjadi tidak efektif sedangkan dalam mata pelajaran sosiologi model pembelajaran konvensional dirasa kurang efektif jika di pakai karena sebagian objeknya ada di masyarakat. Padahal, dari pembelajaran yang bermakna, kemampuan resolusi konflik peserta didik secara tidak langsung akan terbentuk dalam kepribadian peserta didik. Alasan utama dilakukannya penelitian ini selain dikarenakan model pembelajaran konvensional sudah banyak digunakan oleh guru,penelitian ini juga untuk mengetahui keefektifan penggunaan model controversial issues dalam menumbuhkan kemampuan resolusi konflik karena pada saat ini banyak kasus tawuran yang melibatkan peserta didik, yang diakibatkan karena ketidaktahuan peserta didik mengenai resolusi konflik yang baik dalam menangani konflik sehingga peserta didik lebih menggunakan kekerasan dalam penyelesaian konflik. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dimana untuk pengujian hipotesis dilakukan terlebih dahulu uji statistik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat diketahui dimana pertama, terdapat kemampuan resolusi konflik yang rendah di kelas kontrol yang memakai model pembelajaran konvensional, kedua terdapat kemampuan resolusi konflik yang tinggi di kelas eksperimen yang memakai model controversial issues, dan ketiga terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan resolusi konflik di kelas kontrol dan di kelas eksperimen dimana kemampuan resolusi konflik di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol hal ini membuktikan bahwa model controversial issues efektif digunakan pada mata pelajaran sosiologi dalam menumbuhkan kemampuan resolusi konflik bagi peserta didik.---------- Managing conflict is important for students to have. Based on observation, many students do not have skill to manage the conflict, school fight among the students proves that the students cannot manage the conflict. It can be probably caused by the teacher cannot provide the meaning of his/her teaching for the students when teaching always uses conventional model so that learning becomes boring and not very effective. Whereas, the meaningful learning can shape student’s skill and personality to manage the conflict. Nowadays, many teachers have taught with using conventional model. The main reason of this study is to find out the effectivity in using learning model of controversial issues to increase student’s skill in handling the conflict because students have got a quarrel but do not understand how to solve it. This study is quantitative approach but firstly tested by statistic. Based on the result of this study, first it shows that skill to handle the conflict in the control class which uses conventional model, the student’s knowledge and skill are lower than the experiment class which uses controversial issues. Second, the student’s knowledge and skill are hingher in the experiment class which uses learning model of controversial issues . third, there is significant different between the experiment class and the control class which means the experiment class is better than the control class and it can be concluded that controversial issues is more effective to increase student’s skill managing the conflict in teaching sociology study.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: S SOS PAM e.2015; Dasim Budimansyah; Siti Nurbayani.
Uncontrolled Keywords: Model Controversial Issues, Mata Pelajaran Sosiologi Kemampuan Resolusi Konflik, Peserta Didik,model of controversial issues,sociology study, managing the conflict,student.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 09 Aug 2016 02:20
Last Modified: 09 Aug 2016 02:20
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/21220

Actions (login required)

View Item View Item