PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA MATERI DAUR AIR

Pujiana, _ (2014) PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA MATERI DAUR AIR. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PGSD_1003551_title.pdf

Download (124kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1003551_abstract.pdf

Download (336kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1003551_table_of_conten.pdf

Download (364kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1003551_chapter1.pdf

Download (257kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_1003551_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (457kB)
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1003551_chapter3.pdf

Download (329kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_1003551_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (590kB)
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1003551_chapter5.pdf

Download (107kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1003551_bibliography.pdf

Download (102kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_1003551_appendix1.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (423kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini berkenaan dengan penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA materi daur air pada siswa kelas VB di SDN 2 Cibodas. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA materi daur air. Secara khusus bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimanakah perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, dan hasil belajarnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart dalam tiga siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi kemudian dibuat perencanaan perbaikan yang digunakan untuk siklus selanjutnya. Instrumen pembelajaran yang digunakan berupa tes uraian dan lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa setelah dilakukan tindakan pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut ditunjukkan dengan persentase ketuntasan KKM siswa pada tiap siklus, yakni pada siklus I persentase ketuntasan belajar 33% atau sembilan siswa mendapat nilai diatas/pada batas KKM meningkat tinggi menjadi 85% atau 23 siswa di siklus II, dan meningkat kembali menjadi 95,6% atau 26 siswa yang mendapat nilai diatas/pada batas KKM. Adapun rekomendasi yang telah disesuaikan dengan hasil refleksi, yaitu pada perumusan masalah dan hipotesis digunakan tanya jawab interaktif untuk menstimulus pengetahuan siswa, pada pembagian kelompok pertimbangkan karakteristik siswa di kelas agar siswa dapat bekerja secara maksimal dalam kelompok, pada pelaksanaan eksperimen guru sebagai fasilitator dan motivator sehingga dapat mengawasi dengan baik jalannya eksperimen, dan pada tahap tindak lanjut penyajian hasil diskusi dilakukan oleh perwakilan kelompok untuk mengefektifkan waktu dan mengontrol situasi kelas. Kata kunci : Penelitian Tindakan Kelas, metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar siswa. The study describes the implementation of experimental method in improving students’ outcome in science learning which has topic mainly about water cycle. It is conducted to VB students in Cibodas 2 Primary School. Generally, it aims to potray the implementation of experimental method in improving students’ score in the learning process. Specifically, it aims to describe the phase of learning process: planning the lesson, performing the action, and evaluating the students’ outcome. Kemmis and Taggart’s classroom action research was conducted in this study in form of three cycles of treatment. Each cycle of treatment consists of Plan, Act, Observe, and Reflect. At the end of cycle, a revision was made which was conducted in the next cycle. This study used elaboration test and observation sheet to collect the data. The findings revealed despite some limitations, the use of experimental method helped the students to improve their learning outcome. The improvement revealed in terms of students’ percentage which passed the KKM in every cycle. In cycle I, 33% of the class (9 students) who got score above KKM. Then, the percentage highly increased to 85% (23 students) in Cycle II. It also increased to 95,6% (26 students) in Cycle III. Some points which are recommended are: 1) in terms of determining problem and formulating hypothesis, it is recommended to use interactive questioning session to stimulate students’ knowledge; 2) in terms of creating group, it is reccomended to consider students’ characteristic to make it efficiently works; 3) in terms of learning process, the teacher who acts as facilitator and motivator should watch meticulously the experiment process;4) in terms of discussion session, it is suggested that group representation merely who has rights to talk so that teacher saves more time and controls the class well.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S PGSD PUJ p-2014 Pembimbing : I. Kurniasih, II. Agus Fany Chandra
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Penelitian Tindakan Kelas, metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > Q Science (General)
Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Depositing User: Staf Koordinator 2
Date Deposited: 03 Aug 2015 02:26
Last Modified: 03 Aug 2015 02:26
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/15463

Actions (login required)

View Item View Item