PENGARUH MODEL PENGAJARAN TANGGUNG JAWAB PRIBADI DAN SOSIAL (TPSR) DALAM PEMBELAJARAN PENCAK SILAT TERHADAP HASIL BELAJAR (KOGNITIF, AFEKTIF DAN PSIKOMOTOR) SISWA SMPN 2 JATIWANGI

RUSDIYANTO, RAJIP MUSTAFILLAH (2014) PENGARUH MODEL PENGAJARAN TANGGUNG JAWAB PRIBADI DAN SOSIAL (TPSR) DALAM PEMBELAJARAN PENCAK SILAT TERHADAP HASIL BELAJAR (KOGNITIF, AFEKTIF DAN PSIKOMOTOR) SISWA SMPN 2 JATIWANGI. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_POR_1201322_Title.pdf

Download (205kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_POR_1201322_Abstract.pdf

Download (142kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_POR_1201322_Table_of_content.pdf

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_POR_1201322_Chapter1.pdf

Download (228kB) | Preview
[img] Text
T_POR_1201322_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (402kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
T_POR_1201322_Chapter3.pdf

Download (566kB) | Preview
[img] Text
T_POR_1201322_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (388kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
T_POR_1201322_Chapter5.pdf

Download (126kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_POR_1201322_bibliography.pdf

Download (268kB) | Preview
[img] Text
T_POR_1201322_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (726kB) | Request a copy
Official URL: http://perpustakaan.upi.edu

Abstract

Hasil belajar yang diharapkan meliputi tiga aspek yaitu psikomotor, kognitif dan afektif, karena ketiga aspek tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Apabila salah satu dari ketiga aspek yang diharapkan tidak tercapai, dikhawatirkan akan terjadinya ketidakseimbangan. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan nonequivalent control group design dilakukan di SMP Negeri 2 Jatiwangi Kabupaten Majalengka. Siswa yang terlibat sebagai partisispan sebanyak 50 siswa SMP Negeri 2 Jatiwangi yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat. Dari 50 siswa dibagi menjadi dua kelompok eksperimen sebanyak 25 siswa dan kelompok kontrol sebanyak 25 siswa dengan menggunakan random assignment. Kelompok kontrol mendapat model pembelajaran konvensional sedangkan kelompok eksperimen mendapat model TPSR dengan frekuensi 3 kali per minggu selama enam minggu dengan durasi setiap pertemuan 2 x 45 menit. Pembelajaran ini dilakukan pada kegiatan ekstrakurikuler pencak silat dari tanggal 17 Mei- 28 Juni 2014. Instrumen yang digunakan adalah (1) tes objektif pilihan ganda untuk mengukur aspek kognitif, (2) angket untuk mengukur aspek afektif, dan (3) tes keterampilan gerak dasar pencak silat untuk mengukur aspek psikomotor. Analisis data menggunakan Independent sample-test dengan taraf signifikansi sebesar 0,05. Hasil penelitian yaitu 1) Terdapat pengaruh kemampuan kognitif antara siswa yang mendapatkan model TPSR dan konvensional dalam pembelajaran pencak silat. 2) Terdapat pengaruh kemampuan afektif antara siswa yang mendapatkan model TPSR dan konvensional dalam pembelajaran pencak silat. 3) Terdapat pengaruh kemampuan psikomotor antara siswa yang mendapatkan model TPSR dan konvensional dalam pembelajaran pencak silat.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: No Panggil : T POR RUS p-2014 Pembimbing : Boyke Mulyana, Mulyana
Uncontrolled Keywords: Pembelajaran, Pencak silat
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Olahraga S-2
Depositing User: Staf Koordinator 2
Date Deposited: 27 Jul 2015 03:57
Last Modified: 27 Jul 2015 03:57
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/14911

Actions (login required)

View Item View Item