PENGARUH METODE BERCERITA DENGAN MEDIA SHADOW PUPPET TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MELINDUNGI DIRI DARI KEKERASAN SEKSUAL BAGI REMAJA TUNAGRAHITA SEDANG

Zahra Hanisah, - (2024) PENGARUH METODE BERCERITA DENGAN MEDIA SHADOW PUPPET TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MELINDUNGI DIRI DARI KEKERASAN SEKSUAL BAGI REMAJA TUNAGRAHITA SEDANG. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PKH_1901645_Title.pdf

Download (646kB)
[img] Text
S_PKH_1901645_Chapter 1.pdf

Download (310kB)
[img] Text
S_PKH_1901645_Chapter 2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (413kB)
[img] Text
S_PKH_1901645_Chapter 3.pdf

Download (553kB)
[img] Text
S_PKH_1901645_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (524kB)
[img] Text
S_PKH_1901645_Chapter 5.pdf

Download (274kB)
[img] Text
S_PKH_1901645_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (7MB)
Official URL: https://repository.upi.edu

Abstract

Remaja tunagrahita sedang merupakan suatu kondisi remaja yang memiliki hambatan kecerdasan dibawah rata-rata remaja pada umumnya. Kondisi tersebut membuat mereka mudah diperalat dan diperas oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang juga berdampak pada kurangnya kemampuan mereka dalam melindungi dirinya ketika dirinya berada dalam situasi yang tidak aman. Karakteristik remaja tunagrahita yang sulit memahami hal-hal yang abstrak, kurangnya daya tangkap, dan lambatnya proses berpikir membuat pembelajaran terkait melindungi diri dari kekerasan harus menggunakan metode serta media yang tepat. Untuk itu, mereka perlu diajarkan dengan menggunakan metode serta media yang dapat menyajikan keterampilan melindungi diri dari kekerasan seksual secara konkret serta menarik agar mereka lebih mudah memahami dan lebih termotivasi untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode bercerita dengan media shadow puppet terhadap peningkatan keterampilan melindungi diri dari kekerasan seksual bagi remaja tunagrahita sedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen melalui pendekatan Single Subject Research (SSR) serta menggunakan desain A-B-A dalam 13 sesi yang terdiri dari tiga sesi fase baseline-1 (A-1), tujuh sesi fase intervensi menggunakan metode bercerita dengan media shadow puppet, dan tiga sesi untuk fase baseline-2 (A-2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode bercerita dengan media shadow puppet berpengaruh signifakan dalam meningkatkan keterampilan melindungi diri dari kekerasan seksual pada remaja tunagrahita sedang. Hal tersebut dapat terlihat dari hasil persentase mean level dari setiap fase. Subjek mengalami peningkatan keterampilan melindungi diri dari kekerasan seksual berupa mengenali bentuk-bentuk kekerasan seksual, melawan tindakan kekerasan seksual, dan melaporkan tindakan kekerasan seksual. Maka hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode bercerita dengan media shadow puppet dapat dijadikan sebagai metode serta media yang dapat digunakan dalam meningkatkan keterampilan melindungi diri dari kekerasan seksual bagi remaja remaja tunagrahita sedang. Adolescents with moderate mental retardation are a condition of adolescents who have intellectual disabilities below the average for adolescents in general. This condition makes them easily exploited and extorted by irresponsible parties, which also results in their lack of ability to protect themselves when they are in an unsafe situation. The characteristics of mentally retarded teenagers who have difficulty understanding abstract things, lacking comprehension abilities, and slow thought processes mean that learning related to self-protection from violence must use appropriate methods and media. For this reason, they need to be taught using methods and media that can present skills to protect themselves from sexual violence in a concrete and interesting way so that they can understand more easily and are more motivated to learn. This research aims to determine the effect of using the storytelling method using shadow puppet media on improving skills to protect themselves from sexual violence in adolescents with moderate intellectual disabilities. The method used in this research is an experimental method with a Single Subject Research (SSR) approach and uses an A-B-A design in 13 sessions consisting of three baseline-1 (A-1) phase sessions, seven intervention phase sessions using the storytelling method using shadow puppet media. . , and three sessions for the baseline-2 (A-2) phase. The results of the research show that the use of the storytelling method using shadow puppets has a significant influence in improving the skills to protect themselves from sexual violence in adolescents with moderate intellectual disabilities. This can be seen from the results of the average percentage level for each phase. Subjects experienced increased skills in protecting themselves from sexual violence in the form of recognizing forms of sexual violence, rejecting acts of sexual violence, and reporting acts of sexual violence. So the results of this research indicate that the storytelling method using shadow puppet media can be used as a method and medium that can be used to improve skills to protect themselves from sexual violence in adolescents with moderate mental retardation.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: https://scholar.google.com/citations?user=8-Tt9D0AAAAJ&hl=id ID SINTA Dosen Pembimbing: Dr. Tati Hernawati, M.Pd. : 6039136 Rina Maryanti, S.Pd., M.Pd. : 6768594
Uncontrolled Keywords: Kekerasan seksual, metode bercerita, media shadow puppet, tunagrahita sedang Sexual violence, storytelling method, shadow puppet media, moderate mental retardation
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LC Special aspects of education
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Biasa
Depositing User: Zahra Hanisah
Date Deposited: 21 Mar 2024 06:45
Last Modified: 22 Mar 2024 08:31
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/116309

Actions (login required)

View Item View Item