NILAI KEPEMIMPINAN DALAM TARI KINYAH MANDAU PADA MASYARAKAT SUKU DAYAK DI KALIMANTAN TENGAH

Andin, Jimy Oktolongere (2012) NILAI KEPEMIMPINAN DALAM TARI KINYAH MANDAU PADA MASYARAKAT SUKU DAYAK DI KALIMANTAN TENGAH. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
t_psn_0908507_table_of_content.pdf

Download (253kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_psn_0908507_chapter1.pdf

Download (699kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_psn_0908507_chapter3.pdf

Download (341kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_psn_0908507_chapter5.pdf

Download (250kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_psn_0908507_bibliography.pdf

Download (258kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian berjudul Nilai Kepemimpinan melalui Tari Kinyah Mandau pada Masyarakat Suku Dayak di Kalimantan Tengah ini, merupakan suatu kajian aspek teks dan konteks pada tari Kinyah Mandau sebagai pembawa nilai kepemimpinan pada Masyarakat Suku Dayak di Kalimantan Tengah. Hal yang dicoba untuk digali adalah 1) bentuk tari Kinyah Mandau, 2) proses tari Kinyah Mandau dalam membentuk nilai kepemimpinan, 3) hasil pembentukan tari Kinyah Mandau dalam membawa nilai kepemimpinan pada masyarakat suku Dayak. Temuan atas nilai kepemimpinan dalam tari Kinyah Mandau dirujuk kepada konsepsi nilai kepemimpinan ideal suku Dayak yaitu : mamut menteng, harati, bakena, bahadat, bakaji, dan barendeng. Untuk mengupasnya, penelitian ini menggunakan payung Etnokoreologi dengan pendekatan keilmuan secara multidisiplin. Teori dan pendekatan yang digunakan adalah hermeneutik, semiotik, psikologi perilaku (behaviourisme), dan performance studies. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa semua konsep kepemimpinan suku Dayak Kalimantan Tengah seperti di atas, hadir secara utuh dan komplementer di dalam tari Kinyah Mandau. Secara teknis, laku Kinyah Mandau berhubungan dengan mamut menteng dan barendeng terkait pengusaan diri dan keadaan, olah fisik dan mental melalui kuntau, tantuwu, dan penggunaan senjata mandau dan telawang secara bertanggung jawab. Secara keyakinan tarian itu merupakan ritual sakral, suatu “magi simpatetis” yang menjadikannya membawa nilai mamut menteng, harati, bakaji, bahadat, bakena, barendeng; guna penguasaan kosmik atas keadaan dan mentalitas keberanian dan berketuhanan sebelum perang kayau. Secara Sosial, teknisnya merupakan suatu ritual sekuler berupa ajang ‘pamer’ yang membawa nilai mamut menteng, harati, bakaji, bahadat, bakena, barendeng; melalui pengakuan eksistensi sosial pada dirinya oleh masyarakat. Kata kunci:Kinyah Mandau, suku Dayak, Kalimantan Tengah, nilai kepemimpinan.

Item Type: Thesis (S2)
Additional Information: Nomor Panggil TPSN AND n-2012
Uncontrolled Keywords: Kinyah Mandau, suku Dayak, Kalimantan Tengah, nilai kepemimpinan.
Subjects: N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament
N Fine Arts > NX Arts in general
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Seni S-2
Depositing User: Mr Tatang Saja
Date Deposited: 26 Jun 2014 07:44
Last Modified: 26 Jun 2014 07:44
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/9919

Actions (login required)

View Item View Item