PEMBELAJARAN KAIWA DENGAN MENGGUNAKAN THREE-STEP INTERVIEW : penelitian eksperimen murni terhadap siswa kelas VIII SMP Laboratorium Percontohan UPI tahun ajaran 2014/2015

Purwani, Ryzka Dwi (2015) PEMBELAJARAN KAIWA DENGAN MENGGUNAKAN THREE-STEP INTERVIEW : penelitian eksperimen murni terhadap siswa kelas VIII SMP Laboratorium Percontohan UPI tahun ajaran 2014/2015. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_JEP_1104699_Title.pdf

Download (98kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1104699_Abstract.pdf

Download (359kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1104699_Table_of_content.pdf

Download (223kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1104699_Chapter1.pdf

Download (255kB) | Preview
[img] Text
S_JEP_1104699_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (536kB)
[img]
Preview
Text
S_JEP_1104699_Chapter3.pdf

Download (651kB) | Preview
[img] Text
S_JEP_1104699_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (787kB)
[img]
Preview
Text
S_JEP_1104699_Chapter5.pdf

Download (69kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1104699_Bibliography.pdf

Download (64kB) | Preview
[img] Text
S_JEP_1104699_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Permasalahan utama siswa yang mempelajari bahasa Jepang di SMP Laboratorium Percontohan Universitas Pendidikan Indonesia (SMP Labschool UPI) adalah sulitnya berbicara bahasa Jepang dan pembelajaran percakapan bahasa Jepang yang kurang menarik. Maka dari itu, model Three-Step Interview merupakan salah satu cara yang dapat memudahkan siswa dalam menguasai cara berbicara menggunakan bahasa Jepang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pembelajaran berbicara bahasa Jepang dengan Three-Step Interview dan mengetahui kesan siswa tentang Three-Step Interview pada pembelajaran percakapan bahasa Jepang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen murni dengan desain Rendomized Control Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian ini sebanyak 45 siswa, 25 siswa kelas 8E sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa kelas 8A sebagai kelas kontrol di SMP Lab School UPI. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes wawancara dan angket. Dari hasil analisis data, diketahui hasil pre-test nilai t hitung lebih kecil sama dengan t tabel (t hitung ≤ t tabel). Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan berbicara bahasa Jepang antara variabel X (kelas eksperimen) dengan variabel Y (kelas kontrol). Analisis data hasil post-test menunjukkan nilai t hitung lebih besar sama dengan t tabel (t hitung ≥ t tabel). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan berbicara bahasa Jepang antara variabel X (kelas eksperimen) yang menggunakan Three-Step Interview dengan variabel Y (kelas kontrol) yang menggunakan metode konvensional. Hasil angket menunjukkan sebagian besar siswa mengganggap pembelajaran Kaiwa dengan menggunakan Three-Step Interview sangat menarik dan dapat meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Jepang.----------The main problem of students who studied Japanese in SMP Lab School UPI was the difficulty of learning to speak Japanese and the learning of conversational Japanese which was less attractive. Therefore, a way needed so that students could easily master how to speak Japanese. One of them was to use a Three-Step Interview. This study aimed to determine the results of learning to speak Japanese with a Three-Step Interview and the impressions of students about the Three-Step Interview on learning conversational Japanese. This study used pure experimental method with Rendomized design of pretest-posttest group control. The study sample were 45 students, 25 students in class 8E as experimental class and 20 students in class 8A as the control class in SMP Lab School UPI. The research instrument used was a test interview and questionnaire. From the analysis of the data, it was known that pre-test of t score was lower than the t table (t count ≤ t table). It can be concluded that before the treatment using the Three-Step Interview, there was no significant difference in the ability to speak Japanese among the variables X (experimental class) with a variable Y (control group). Data analysis from post-test showed t score was higher than t table (t ≥ t table). It can be concluded that after treatment using a Three-Step Interview there were significant differences in the ability to speak Japanese among the variables X (experimental class) which used the Three-Step Interview with variable Y (control group) which used conventional methods. Results of the questionnaire showed that most students assumed Kaiwa learning by using a Three-Step Interview is more attractive and can increase Japanese speaking ability.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: No.Panggil : S JEP PUR p-2015 ; Pembimbing : I.Susi Widianti, II. Dedi Sutedi
Uncontrolled Keywords: Pembelajaran, Kaiwa, Three-Step Interview
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra > Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 19 Aug 2016 01:52
Last Modified: 19 Aug 2016 01:52
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/21672

Actions (login required)

View Item View Item