PERANAN PEMBELAJARAN TARI SAMAN DALAM MENUMBUHKAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK :Penelitian Tindakan Terhadap Siswa SD Sejahtera I Dinas Pendidikan Kota Bandung Tahun Ajaran 2008/2009

Sabaria, Ria (2009) PERANAN PEMBELAJARAN TARI SAMAN DALAM MENUMBUHKAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK :Penelitian Tindakan Terhadap Siswa SD Sejahtera I Dinas Pendidikan Kota Bandung Tahun Ajaran 2008/2009. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
t_psn_0705745_table_of_contents.pdf

Download (261kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_psn_0705745_chapter1.pdf

Download (279kB) | Preview
[img] Text
t_psn_0705745_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (391kB)
[img]
Preview
Text
t_psn_0705745_chapter3.pdf

Download (369kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_psn_0705745_chapter5.pdf

Download (252kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_psn_0705745_bibliography.pdf

Download (253kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan pembelajaran Tari Saman dalam menumbuhkan perilaku prososial anak, dengan mengambil lokus penelitian di SD Sejahtera I Bandung. Tesis ini bertolak dari pemikiran akan pentingnya pengembangan perilaku prososial siswa di sekolah melalui pembelajaran seni tari, dan Tari Saman dipilih sebagai materi pembelajaran karena nilai-nilai yang terkandung di dalamnya relevan dengan tujuan pendidikan. Dalam penelitian ini disamping menganalisis peranan pembelajaran Tari Saman dalam menumbuhkan perilaku prososial siswa, juga dianalisis bagaimana proses/praktik pembelajaran seni Tari Saman di SD Sejahtera I Bandung. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas [PTK] (classroom action research) model John Elliot. Terdapat empat siklus pembelajaran yang terdiri dari atas delapan pertemuan. Untuk memperoleh data penelitian setiap aktivitas siswa dicatat oleh peneliti, kemudian diinterpretasi secara kualitatif. Untuk memperkaya hasil penelitian data lain yang digunakan adalah foto, video, jurnal refleksi dan hasil wawancara,. Dalam penelitian ini diambil sampel penelitian sejumlah 30 siswa Kelas V-VI SD Sejahtera I Bandung peserta kegiatan ekstrakurikuler seni tari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur Tari Saman yang berperan dalam pembentukan perilaku prososial siswa adalah unsur gerak, dengan materi gerak berbunyi tak berbunyi; unsur waktu, yang di dalamnya terdapat aspek lagu/nyanyian, tempo dan ritme; serta unsur ruang dengan aspek level (level bawah, dan medium), dan aspek volume (volume sedang, sempit dan lebar). Adapun metode/strategi pembelajaran Tari Saman yang dapat menumbuhkan perilaku prososial siswa adalah melalui: (1) Pengelompokan secara heterogen (jenis kelamain, kemampuan, umur, prtumbuhan fisik).(2) Optimalisasi partisipasi siswa dalam proses pembelajaran Tari Saman. (c) Membangun suasana kelas yang penuh kebebasan berekspresi dan terbuka, sehingga siwa mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain. Dengan demikian metode pembelajaran Tari Saman dengan menggunakan PTK 4 siklus 8 kali pertemuan cukup efektif dalam menumbuhkan perilaku prososial siswa. This research is directed to analyze the role of Saman Dance Instruction in developing children`s prosocial behaviour, by way of taking locus of research in SD Sejahtera I Bandung. This research takes start from the thinking of the importance of developmental student`s prosocial behaviour at school through the instruction of dance art, and Saman Dance is selected as the material of instruction because the implicit values in it is relevant with the objective of learning. In this research, despite of analyzing the role of Saman Dance instruction in developing children`s prosocial behaviour, the practice/process of Saman Dance instruction in SD Sejahtera I Bandung is also analyzed. The approach used in this research is qualitative approach, while the methodology used in this research is Classroom Action Research of John Elliot model. There are four cycles of instruction which consist of eight meeting. To gain important data in this research, every actions of students is recorded by researcher, then data is interpreted qualitatively. To enrich outcome of research other data used by researcher is photos, videos, journal of reflection and results of interviews. In this research sample of research is taken with as many as 30 students from Grade V – VI of SD Sejahtera I Bandung as participants in dance art extracurricular activity. The results of this research indicate that elements of Saman Dance which play role in formation of student`s prosocial behaviour is the element of motion, with the subject of soundless sounding motion, time element, where inside exist the aspect of song/singing, tempo and rhythm; also the element of space with the aspect of level (low level, and medium), and aspect of volume (average volume, narrow and wide). While the method/instructional strategy of Saman Dance that able to develop student`s prosocial behaviour is through : (1) heterogeneously cross-division (sex, ability, age, physical development). (2) The optimization of student`s participation in the process of instruction of Saman Dance. (3). Building class situation which full of freedom to express and open ended, so students have chance to interacted and communicate to one another. Thereby instructional methodology of Saman Dance using Classroom Action Research of 4 cycle and 8 meeting is quite effective in developing student`s prosocial behaviour.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S2)
Additional Information: Nomor Panggil T PSN SAB p-2009
Uncontrolled Keywords: PEMBELAJARAN TARI SAMAN DALAM MENUMBUHKAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Seni S-2
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 27 Jun 2014 07:43
Last Modified: 27 Jun 2014 07:43
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/9514

Actions (login required)

View Item View Item