PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MENULIS BAHASA INGGRIS DALAM MATA KULIAH WRITING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MENULIS MAHASISWA SASTRA INGGRIS :Studi kasus di Universitas Jenradel soedirman dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Rochman, Syaifur (2010) PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MENULIS BAHASA INGGRIS DALAM MATA KULIAH WRITING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MENULIS MAHASISWA SASTRA INGGRIS :Studi kasus di Universitas Jenradel soedirman dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto. S3 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
d_pk_039713_table_of_contents.pdf

Download (276kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d_pk_039713_chapter1.pdf

Download (426kB) | Preview
[img] Text
d_pk_039713_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (457kB)
[img]
Preview
Text
d_pk_039713_chapter3.pdf

Download (715kB) | Preview
[img] Text
d_pk_039713_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (477kB)
[img]
Preview
Text
d_pk_039713_chapter5.pdf

Download (285kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d_pk_039713_bibliography.pdf

Download (364kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Ahli pengajaran bahasa berpendapat bahwa tujuan pembelajaran bahasa asing adalah mengembangkan kompetensi komunikasi yang meliputi tata bahasa, sosiolinguistik, wacana, dan strategi. Mahasiswa Sastra Inggris mempelajari bahasa Inggris secara mendalam melalui mata kuliah seperti, menulis dalam bahasa Inggris. Secara umum, keterampilan menulis mahasiswa Sastra Inggris masih memprihatinkan. Padahal, mahasiswa harus menghadapi banyak tugas yang mensyaratkan penggunaan bahasa Inggris tertulis ilmiah di perguruan tinggi seperti penulisan skripsi, makalah, atau laporan. Metode pembelajaran yang selama ini digunakan belum membuahkan hasil yang memuaskan. Pengembangan keterampilan menulis bahasa Inggris harus dilakukan melalui komunikasi dengan pembaca untuk memicu munculnya ide-ide untuk menulis. Mahasiswa praktik menulis dengan mitra dari negara lain melalui electronic mail atau e-mail. Selama proses pembelajaran, mahasiswa mendapatkan 3 masukan untuk penguatan ketepatan (accuracy) menulis yaitu dari penjelasan (input) dosen dan koreksian dosen; serta komunikasi melalui e-mail penguatan kefasihan (fluency) menulis. Penjelasan dan koreksian dosen diberikan selama tatap muka formal di kelas. Komunikasi e-mail dilaksanakan di luar kelas melalui korespondensi antara mahasiswa dengan mitranya. Simpulannya adalah bahwa model ini mampu meningkatkan kecakapan menulis dalam bahasa Inggris. Selain itu, pengetahuan kosa kata serta profisiensi bahasa Inggris mahasiswa juga meningkat. Hanya saja, pengetahuan tata bahasa Inggris mahasiswa tidak menunjukkan perbedaan secara statistik. Pemanfaatan internet untuk proses pembelajaran menulis pada penelitian ini secara signifikan menunjukkan angka yang lebih baik dari pada penggunaan pembelajaran menulis bahasa Inggris sebelumnya. Dosen dan mahasiswa disarankan untuk menggunakan internet sebagai salah satu sumber belajar dalam pengembangan keterampilan berbahasa. Dosen perlu menciptakan aktifitas yang mensyaratkan penggunakan internet, seperti pada mata kuliah Writing. Language teaching experts have a notion of that the target of learning a foreign language is to develop communicative competence covering structure, sociolinguistics, discourse, and strategy. Students of the English Department in Indonesia learn English exhaustively through subjects related to the development of language skills, such as writing. In general, the writing skills of the English department students in Indonesia are still low. Meanwhile, students have to face many assignments requiring the usage of written English for academic purposes, like writing of thesis, papers, or reports. The instructional method used to teach writing does not yield a satisfactory result. The development of the writing skill in English must be done through communications between the writer and the reader to trigger ideas for writing. Students communicate with their partners from overseas using electronic mail or e-mail. During the instructional process, students get three inputs, i.e., from the lecturer’s explanation (lecturer’s input), and correction of the lecturer, as well as communications practice through e-mail. Explanation and correction are given formally by the lecturer during the class activities. Meanwhile, e-mail communication is executed outside of the class via e-mail correspondence between students and their partners informally. Explanation and correction function as the lecturer’s reinforcement for improving accuracy of the writing practice; while written communication via e-mail can become the reinforcement of the writing practice for fluency. It can be concluded that the efficiency of the development of the writing instructional model of this research can improve the writing process. Besides, the knowledge of vocabulary as well as the students’ English proficiency also shows a significant increase. However, the result shows that there are no differences in the students’ grammar between applying the developed instructional model and the conventional one. The internet utilization for the writing processes in this research has convincingly shown an improvement of the students’ writing skill. Teachers and students are recommended to utilize internet as one of the learning resources in developing their language skills. Teachers should create activities that require the use of internet, like in the Writing class.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S3)
Additional Information: No Panggil D PK ROC p-2010
Uncontrolled Keywords: Menulis, Bahasa Inggris
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pengembangan Kurikulum S-3
Depositing User: Staf Koordinator 3
Date Deposited: 24 Jun 2014 04:37
Last Modified: 24 Jun 2014 04:37
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/8066

Actions (login required)

View Item View Item