Tjetjep Habibudin, - (2005) KEBUGARAN JASMANI SISVVA SEMESTER I SEKOLAll DASAR BERBASIS TAMAN KANAK-KANAK (TK) DAN NON-TK Koiitribusinya Terhadap Prestasi Akademik. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.
|
Text
T_POR_029428_Title.pdf Download (572kB) | Preview |
|
|
Text
T_POR_029428_Chapter 1.pdf Download (735kB) | Preview |
|
Text
T_POR_029428_Chapter 2.pdf Restricted to Staf Perpustakaan Download (1MB) |
||
|
Text
T_POR_029428_Chapter 3.pdf Download (493kB) | Preview |
|
Text
T_POR_029428_Chapter 4.pdf Restricted to Staf Perpustakaan Download (845kB) |
||
|
Text
T_POR_029428_Chapter 5.pdf Download (57kB) | Preview |
|
|
Text
T_POR_029428_Bibliography.pdf Download (141kB) | Preview |
|
Text
T_POR_029428_Appendix.pdf Restricted to Staf Perpustakaan Download (3MB) |
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap; 1) gambaran tingkat kebugaran jasmani siswa-siswa sekolah dasar yang berasal dari jalur TK dan yang non-TK khususnya mercka kelas I, baik pada awal maupun akhir semester I, dan 2) seberapa besar tingkat kebugaran jasmani memberikan kontribusi terhadap prestasi akademik, baik pada awal maupun akhir semester I. Dengan menggunakan metode Ex Post Facto penelitian ini dilibatkan sampel sebanyak 40 orang siswa Sekolah Dasar Negeri 1, 3, dan 5 Cikutra Bandung. Instrumen utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah: I) Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang bertujuan untuk mengukur tingkat kebugaran siswa, dan 2) Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik/hasil belajar siswa. Instrumen pelengkapnya adalah angket yang disebarkan kepada orang tua siswa. Diharapkan kesimpulan angket memberikan informasi untuk melengkapi penjelasan dari hasil penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pada awal semester I; a) tingkat kebugaran jasmani (TKJ) jalur TK signiflkan lebih baik daripada non-TK, dan b) tingkat kemampuan akademik (TKA)jalur TK signiflkan lebih baik daripada non-TK. 2) Pada akhir semester I; a) tingkat kebugaran jasmani jalur TK tidak berbeda dengan yang non-TK, dan b) tingkat kemampuan akademik jalur TK signiflkan lebih baik dari pada yang non-TK Kesimpulan dari penelitian ini adalah; 1) Pendidikan prasekolah (TK) sangat penting karena memberikan kontribusi yang signiflkan lebih baik ter hadap tingkat kemampuan akademik daripada non-TK dengan kontribusi TKJ sebesar 8%, dan 2) Peningkatan kebugaran jasmani non-TK tidak memberikan kontribusi yang linear terhadap peningkatan kemampuan akademiknya. Rekomendasi: 1. Untuk lembaga pendidikan TK diharapkan dapat meningkatkan kuantitas maupun kualitas mutu lulusannya, dan 2. Sebaiknya anakanak usia prasekolah mengikuti pendidikan TK sebelum memasuki sekolah dasar.
Item Type: | Thesis (S2) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | kebugaran jasmani |
Subjects: | L Education > L Education (General) |
Divisions: | Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Olahraga S-2 |
Depositing User: | Putri Armeilani Mustofa |
Date Deposited: | 06 Sep 2022 09:21 |
Last Modified: | 06 Sep 2022 09:21 |
URI: | http://repository.upi.edu/id/eprint/78302 |
Actions (login required)
View Item |