DAMPAK METODE LATIHAN SISTEM SINGLE PYRAMID DENGANDOUBLE PYRAMID TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN MAKSIMAL : Studi Eksperimen Atlet Canoeing PODSI Kota Bandung

Alfiando, Miko (2014) DAMPAK METODE LATIHAN SISTEM SINGLE PYRAMID DENGANDOUBLE PYRAMID TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN MAKSIMAL : Studi Eksperimen Atlet Canoeing PODSI Kota Bandung. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_KOR_0906818_Title.pdf

Download (33kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOR_0906818_Abstract.pdf

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOR_0906818_Table of Content.pdf

Download (166kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOR_0906818_Chapter1.pdf

Download (324kB) | Preview
[img] Text
S_KOR_0906818_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (505kB)
[img]
Preview
Text
S_KOR_0906818_Chapter3.pdf

Download (457kB) | Preview
[img] Text
S_KOR_0906818_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (372kB)
[img]
Preview
Text
S_KOR_0906818_Chapter5.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOR_0906818_Bibliography.pdf

Download (156kB) | Preview
[img] Text
S_KOR_0906818_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (973kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Kekuatan merupakan faktor yang sangat penting dalam mencapai prestasi, meskipun banyak aktivitas olahraga lebih memerlukan SAQ (Speed, Agilitas dan Quickness), keseimbangan dan yang lainnya, tetapi factor tersebut harus dikombinasikan dengan kekuatan agar diperoleh hasil yang baik. Oleh karena kekuatan merupakan komponen fisik yang mendasar yang sangat diperlukan dalam pertandingan maupun perlombaan. Maka dalam penelitian ini penulis meneliti tentang model latihan yang dapat meningkatkan kekuatan maksimal, yaitu model latihan system single pyramid dan system latihan double pyramid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebermaknaan dampak latihan single pyramid dan double pyramid terhadap peningkatan kekuatan maksimal.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet dayung PODSI Kota Bandung nomor canoeing, sedangkan sampel yang dipergunakan dalam penelitian ini terdiri dari 10 orang atlet dayung nomor canoeing, dengan menggunakan teknik total sampling atau sampling jenuh. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes 1RM, tujuannya untuk mengetahui kekuatan maksimal yang dimiliki oleh sampel. Alat ukur yang digunakan adalah tes diruang beban, alat yang digunakan bench press dan bench row. Setelah melaksanakan latihan selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali perminggu diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari model latihan sistemsingle pyramid dan double pyramid terhadap kekuatan maksimal, sedangkan dari hasil perbandingan diperoleh bahwa tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan dari model latihan sistemsingle pyramid dandouble pyramid terhadap kekuatan maksimal. Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan maka penulis menarik kesimpulan sebagai berikut : 1) terdapat pengaruh yang signifikan latihan system single pyramid terhadap peningkatan kekuatan maksimal. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan latihan sistemdouble pyramid terhadap peningkatan kekuatan maksimal. 3) Tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan system single pyramid dengan double pyramid terhadap peningkatan s kekuatan maksimal Kata kunci : dampak latihan, sistem single pyramid, sistem double pyramid, kekuatan maksimal Stretngth is the main factor in getting an achievment, althought some sport activities need SAQ (Speed, Agility and Quickness), balance etc, but those activities have to be combined with strength to achieve a better result. Thus, strength is the basic physical component which is needed in a game or competition. Therefore, in this research the writer examines the practice model, they are single pyramid system and douOPble pyramid system. This research is aimed at investigating the effect of single pyramid system and double pyramid system in increasing the maximum strength. The method used in this research is experimental research. Population in this research was the canoeing athletes of PODSI Kota Bandung while there were 10 canoeing athletes were used as samples in this research by using total sampling technique. The research instrument used is 1RM test, it is aimed at revealing the maximum strength of the samples. The instrument used was bench press and bench row. After the practice implemented for 6 weeks (3 times a week), the result showed that there is a significant effect of using single pyramid system and double pyramid system in increasing maximum strength, while based on the comparison, it was found that there was no significant different of using single pyramid system and double pyramid system to increase the maximum strength. Based on that background, the writer concludes: 1) There is a significant effect of using single pyramid system in increasing the maximum strength. 2) There is a significant effect of using double system pyramid in increasing maximum strength. 3) There is not any significant different of using both single pyramid system and double pyramid system in increasing maximum strength. Keywords: The effect of practice, single pyramid system, double pyramid system, maximum strength

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan > Jurusan Pendidikan Kepelatihan
Divisions: Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan > Jurusan Pendidikan Kepelatihan
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 20 Mar 2014 04:55
Last Modified: 20 Mar 2014 06:29
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/7052

Actions (login required)

View Item View Item