Meningkatkan Pembelajaran Gerak Dasar Lempar Cakram dengan Modifikasi Alat Cakram pada siswa kelas VI SD Negeri 6 Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun kabupaten Cirebon Oleh rasima

Rasima, (2013) Meningkatkan Pembelajaran Gerak Dasar Lempar Cakram dengan Modifikasi Alat Cakram pada siswa kelas VI SD Negeri 6 Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun kabupaten Cirebon Oleh rasima. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_0905380_title.pdf

Download (324kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_0905380_table_of_content.pdf

Download (290kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_0905380_chapter1.pdf

Download (353kB) | Preview
[img] Text
s_pgsd_penjas_0905380_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (406kB)
[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_0905380_chapter3.pdf

Download (526kB) | Preview
[img] Text
s_pgsd_penjas_0905380_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_0905380_chapter5.pdf

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text
s_pgsd_penjas_0905380_bibliography.pdf

Download (156kB) | Preview
[img] Text
s_pgsd_penjas_0905380_appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)

Abstract

Pada data awal persentasinya hanya mencapai 60,71%, hal ini disebabkan pada saat pembelajaran dilaksanakan guru terlihat kurang siap untuk mengajar, guru hanya membuat RPP dan instrumen penilaian siswa saja. Guru kurang mengkondisikan siswa terlebih dahulu pada awal pembelajaran, tujuan pembelajaran pun hanya disampaikan secara sekilas sehingga siswa kurang memahami apa yang disampaikan guru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) atau Class Action Research yang menjadi subjek pada penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 6 Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon sedang objeknya adalah pembelajaran Lempar Cakram dengan memodifikasi cakram kayu dan selang air dengan mengaktifkan siswa dalam kelompok kecil dan kelompok besar, desain penelitian tindakan ini menggunakan model spiral Kemmis dan Taggart, dengan sistem model spiral refleksi yang dimulai dengan rencana, tindakan, pengamatan, refleksi, perencanaan kembali merupakan dasar untuk suatu rancangan pemecahan permasalahan. Hasil pembelajaran gerak dasar yang digunakan dalam pembelajaran lempar cakram yang dilakukan pada tiap siklus ada tiga aspek yaitu awalan, gerakan melempar, dan koordinasi. hasil pengamatan observasi pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan lembar observasi kinerja guru didapat hasil pada kinerja guru dalam pelaksanaan pembelajaran sangat baik, hal ini dapat dilihat kinerja guru terus mengalami peningkatan setiap tindakan yang dilakukan oleh guru. Hasil yang dicapai setelah dilakukan perbaikan pada Siklus I persentasinya mencapai 73,80%, pada siklus II mencapai 78,57%, sebagai hasil tindakan yang dilakukan oleh guru dengan memberikan penjelasan yang menarik dan manfaat modifikasi alat cakram dari kayu dan selang air agar siswa lebih tertarik lagi dalam pembelajaran, mengaitkan pembelajaran dengan pengalaman siswa agar pembelajaran mudah dipahami. Hasilnya pada siklus III mengalami peningkatan menjadi 92,85%. Dengan demikian peningkatan kinerja guru dari data awal hingga siklus III mencapai 32,14%. Pada data awal siswa yang tuntas hanya 40%, pada Siklus I siswa yang tuntas hanya 60%, dan pada siklus II baru mencapai 83,33%, namun setelah diadakan tindakan Sampai Siklus III menjadi 100%.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > UPI Kampus Sumedang > PGSD Penjas UPI Kampus Sumedang
Divisions: UPI Kampus Sumedang > PGSD Penjas UPI Kampus Sumedang
Depositing User: UPI Kampus Sumedang
Date Deposited: 22 Jan 2014 07:45
Last Modified: 22 Jan 2014 07:45
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/5628

Actions (login required)

View Item View Item