PENGGUNAAN BAKTERI PROBIOTIK SEBAGAI BAHAN PAKAN DALAM BUDI DAYA SIDAT (Anguilla sp) FASE GLASS EEL

Tiara Dewanti Puteri Sucahyo, - (2018) PENGGUNAAN BAKTERI PROBIOTIK SEBAGAI BAHAN PAKAN DALAM BUDI DAYA SIDAT (Anguilla sp) FASE GLASS EEL. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_BIO_1404243_Title.pdf

Download (119kB)
[img] Text
S_BIO_1404243_Abstract.pdf

Download (126kB)
[img] Text
S_BIO_1404243_Table_of_content.pdf

Download (144kB)
[img] Text
S_BIO_1404243_Chapter1.pdf

Download (153kB)
[img] Text
S_BIO_1404243_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (784kB)
[img] Text
S_BIO_1404243_Chapter3.pdf

Download (422kB)
[img] Text
S_BIO_1404243_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (368kB)
[img] Text
S_BIO_1404243_Chapter5.pdf

Download (123kB)
[img] Text
S_BIO_1404243_Bibliography.pdf

Download (375kB)
[img] Text
S_BIO_1404243_Appendix.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

Budi daya sidat (Anguilla sp) merupakan salah satu peluang usaha yang potensial untuk dikembangkan di negara Indonesia. Kegiatan budi daya sidat ini memiliki kendala yang menghambat produksi sidat diantaranya pertumbuhan sidat yang lambat dan penurunan produksi yang disebabkan oleh berkembangnya bakteri patogen. Laju pertumbuhan sidat perlu ditingkatkan dengan menambahkan probiotik pada pakan sidat sebagai bahan pembenah pertumbuhan sidat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan probiotik dengan dosis yang berbeda pada pakan terhadap laju pertumbuhan sidat selama pemeliharaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan teknik purposive sampling dan random sampling without replacement. Pemberian dosis probiotik dilakukan sebanyak 3 perlakuan yaitu dosis sebesar 0% (Kontrol), 5% (5 ml/ 100gr) dan 10% (10 ml / 100gr) dengan 3 kali pengulangan. Sidat fase glass eel ditebarkan ke dalam akuarium berukuran 30x30x40 cm dengan kepadatan 50 ekor / akuarium. Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan spesifik, kelangsungan hidup, rasio konversi pakan, efisiensi pemanfaatan pakan dan parameter kualitas air. Data dianalisis dengan ragam ANOVA, dilanjutkan dengan uji Tukey untuk menentukan perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik tidak memberikan pengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik bobot ikan, rasio konversi pakan maupun efisiensi pemanfaatan pakan, namun memberikan pengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik pada panjang dan tingkat kelangsungan hidup,. Konsentrasi probiotik dengan dosis 10% menghasilkan pertumbuhan panjang dan tingkat kelangsungan hidup tertinggi masing-masing sebesar 1,33 cm dan 74%. Sehingga konsentrasi probiotik yang baik unutk meningkatkan laju pertumbuhan sidat adalah dosis probiotik 10% (10 ml/100 gr);---Eels cultivation (Anguilla sp.) is one of the potential business opportunities to be developed in Indonesia. The cultivation of eels has the late growth and Fish production is hampered due to the development of pathogenic bacteria. One of the solutions to accelerate the growth rate is by adding probiotic bacteria as feed for improvenment of fish growth. The objective of this research was to know the effect of addition probiotic bacteria in eels feed on the best of growth of Anguilla spp. in the cultivation. In this research, probiotic bacteria was introduced in diet at three different dosages of probiotic ( P0: without probiotic, P1:5% and P2: 10%) with 3 replications. The research method used an experimental methode with purposive sampling and random sampling without replacement technique. Glass eel of 50 individuals were cultivated in the aquarium with size 30x30x40 cm. The parameters observed were Growth rate, survival rate (SR),Feed Convertion Ratio (FCR), efficiency of feed utilization and water quality. Data were analyzed by ANOVA followed by W-Tukey Test. The results showed the addition of probiotic bacteria with various concentrations into the feed was not significant (p>0,05) on the specific growth rate of weight, feed convertion ratio and efficiency of feed utilization, but have higher significant influenced (P<0,05) on the the specific growth rate of length and survival rate. The treatment P2 (10 % of probiotoic) produces the highest length of 1.33 cm and survival rate of 74%, and the treatment P2 (10 % of probiotoic) showed the best one treatment dosage for glass eels growth rate than the other treatments.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S BIO TIA p-2018; Nama Pembimbing : I. Peristiwati, II. Tina Safaria; NIM : 1404243;
Uncontrolled Keywords: Anguila sp, probiotik, glass eel, laju pertumbuhan, dosis probiotik;---Anguilla sp, probiotic, glass eel, Growth Rate, Probiotic dosages.
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > Q Science (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Biologi > Program Studi Pendidikan Biologi
Depositing User: YUSUP REZA ADITYA HARDIAN
Date Deposited: 13 Feb 2020 07:39
Last Modified: 13 Feb 2020 07:39
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/45174

Actions (login required)

View Item View Item