PENERAPAN PEMBELAJARAN IPA BERBASIS STEM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP

Eka Diah Damayanti, - (2018) PENERAPAN PEMBELAJARAN IPA BERBASIS STEM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_FIS_1405427_Title.pdf

Download (113kB)
[img] Text
S_FIS_1405427_Abstract.pdf

Download (349kB)
[img] Text
S_FIS_1405427_Table_of_Content.pdf

Download (282kB)
[img] Text
S_FIS_1405427_Chapter1.pdf

Download (279kB)
[img] Text
S_FIS_1405427_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (582kB)
[img] Text
S_FIS_1405427_Chapter3.pdf

Download (445kB)
[img] Text
S_FIS_1405427_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (501kB)
[img] Text
S_FIS_1405427_Chapter5.pdf

Download (159kB)
[img] Text
S_FIS_1405427_Bibliography.pdf

Download (290kB)
[img] Text
S_FIS_1405427_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki siswa dalam menghadapi abad 21. Hal ini menyebabkan perlunya melatihkan keterampilan ini kepada siswa. Salah satu pendekatan yang dapat melatihkan keterampilan berpikir kritis adalah pendekatan Science Technology Engineering dan Mathematics (STEM). Pada pembelajaran dengan pendekatan STEM, siswa tidak hanya belajar mengenai teori saja tetapi juga praktik dalam bentuk proyek. Sehingga siswa mengalami langsung proses pembelajaran, hal ini juga sesuai dengan hakikat sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran IPA berbasis STEM dan peningkatan keterampilan berpikir kritis pada pembelajaran IPA berbasis STEM. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian kuantitatif, yaitu pre-experimental design dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Proses pengambilan data dilakukan di salah satu SMPN di Kota Bandung, dengan jumlah partisipan sebanyak 37 siswa kelas VIII. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan berpikir kritis dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajara. Tes keterampilan berpikir kritis terdiri dari 5 pertanyaan yang mengukur 3 keterampilan berpikir kritis yaitu memberikan penjelasan dasar (elementary clarification), membangun keterampilan dasar (basic support), dan menyimpulkan (inference). Keterlaksanaan pembelajaran IPA berbasis STEM secara keseluruhan terlaksana. Peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dalam memberikan penjelasan dasar (elementary clarification) berada dalam kategori sedang dengan N-gain sebesar 0,36 dan berada pada kategori tinggi dengan N-gain 0,71. Sedangkan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dalam membangun keterampilan dasar (basic support) sebesar 0,64 sehingga berada pada kategori sedang. Peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dalam menyimpulkan (inference) berada pada kategori rendah dengan N-gain 0,21 dan berada pada kategori sedang dengan N-gain 0,55.;--Critical thinking skills is one of the skill that should be owned by students in the 21st century. Thus, this skills must be trained to students. Critical thinking skill could be trained with Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) based learning. With STEM based learning, students learn not only theory but also practice in form of project. STEM based learning allowed student to have the direct process learning experience, this also accordance with the nature of science. This study was conducted to find out the wisdom of STEM based science learning and the improvement of critical thinking skills with STEM based science learning. The research method used is quantitative, that is pre-experimental design by using one group pretest-posttest. The data were retrieved from one of State Junior High School in Bandung, with partisipants as many as 37 students in second grade. The data collected through critical thinking skill test and observation. Critical thinking skill test consists of 5 questions that measure 3 critical thinking skills that provide elementary clarification, basic support, and inference. The wisdom of STEM based science learning overall is done. The improvement of students’ critical thinking skills in elementary clarification is in medium category with N-gain 0,36 and in high category with N-gain 0,71. While improvement the critical thinking skills of students in basic support is 0,64 so that it is in middle category. The improvement of students’ ciritical thinking skills in inference is 0,21 so that it is in low category and in middle category with N-gain 0,55.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S FIS EKA p-2018; Pembimbing : I. Irma Rahma Suwarma, II. Lilik Hasanah; NIM : 1405427
Uncontrolled Keywords: Keterampilan Berpikir Kritis, Pembelajaran STEM, Critical Thinking Skills, STEM based Learning
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika
Depositing User: Agung Rizki Sulistino
Date Deposited: 04 Sep 2019 04:49
Last Modified: 04 Sep 2019 04:49
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/39207

Actions (login required)

View Item View Item