IDIOM SUNDA SEBAGAI LANDASAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEDAMAIAN

Dede Kosasih, - (2018) IDIOM SUNDA SEBAGAI LANDASAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEDAMAIAN. S3 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
D_PU_1007177_Title.pdf

Download (271kB)
[img] Text
D_PU_1007177_Tabel_of_Content.docx

Download (39kB)
[img] Text
D_PU_1007177_Abstract.pdf

Download (69kB)
[img] Text
D_PU_1007177_Chapter1.pdf

Download (343kB)
[img] Text
D_PU_1007177_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
D_PU_1007177_Chapter3.pdf

Download (339kB)
[img] Text
D_PU_1007177_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
D_PU_1007177_Chapter5.pdf

Download (191kB)
[img] Text
D_PU_1007177_Bibliography.pdf

Download (254kB)
[img] Text
D_PU_1007177_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini berawal dari kepedulian akan permasalahan sosial bangsa Indonesia, terutama maraknya konflik horizontal dewasa ini. Kajian nilai-nilai kearifan lokal yang mengusung nilai-nilai kedamaian berbasis etnopedagogi diharapkan mampu berkontribusi positif dalam upaya mencari solusi yang relevan. Penelitian ini mengeksplorasi kearifan lokal yang terkandung dalam idiom Sunda sebagai landasan pengembangan pendidikan kedamaian, dengan mengkaji (1) nilai-nilai kedamaian yang terdapat dalam idiom Sunda, (2) faktor-faktor yang mendukung terwujudnya kedamaian, (3) sistem gagasan masyarakat Sunda dalam memandang kedamaian dan ketentraman hidup sebagaimana tercermin dalam idiom Sunda, dan (4) implikasi pedagogis dari kajian idiom Sunda bagi pendidikan kedamaian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif untuk mengungkap pesan-pesan yang terkandung dalam idiom Sunda. Data berupa idiom Sunda yang mengandung nilai kedamaian, dan dikumpulkan melalui teknik studi bibliografis, intuisi (introspeksi), dan elisistasi. Pengolahan data menggunakan analisis hermeneutik dan paremiologis. Penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai kedamaian yang terkandung dalam idiom Sunda berupa nilai kerukunan, keamanan dan kenyamanan. Selanjutnya, kedamaian didukung oleh pemenuhan atas aspek internal dan eksternal. Ihwal gagasan terkait kedamaian, masyarakat Sunda menekankan pentingnya nilai ketentraman dan kerukunan, sebagaimana tercermin dalam ungkapan silih asah (saling menyempurnakan atau memperbaiki diri), silih asih (saling mengasihi), dan silih asuh (saling menjaga). Terakhir, nilai-nilai kedamaian sebagaimana terkandung dalam idiom Sunda dapat diimplementasikan secara pedagogis pada ranah keluarga, sekolah dan masyarakat. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kedamaian dan ketentraman hidup tampaknya merupakan nilai utama masyarakat Sunda yang direalisasikan terutama melalui pengelolaan konflik yang bersifat caina hérang laukna beunang (penyelesaian masalah yang memuaskan semua pihak). Gambaran tersebut memberi petunjuk bahwa pendidikan untuk kedamaian sepatutnya berlandaskan pada nilai-nilai lokal yang dikolaborasikan secara harmonis dengan nilai-nilai universal. ..... This research emanates from the concern for the social problems in Indonesia whereby horizontal conflicts pervade today. Inquiry of the local wisdom that encapsulates peace-based values on the basis of ethnopedagogy is expected to be a feasible solution. This study explores the local wisdom contained in Sundanese idioms on which to base peace-based education. It examines (1) the values of peace contained in Sundanese idioms, (2) the factors that support the manifestation of peace, (3) the perception of the Sundanese society on peace as reflected in the idioms, and (4) the pedagogical implication of the exploration of Sundanese idioms for peace-based education. This research employs a qualitative-descriptive method to explore the messages contained in the Sundanese idioms. Data in the form of Sundanese idioms were collected through bibliographic study techniques, intuition (introspection), and elicitation. Data were analyzed with hermeneutic and paremiological methods. The findings of this study reveal that the values of peace contained in the Sundanese idioms include harmonious, safety, and comfort. Furthermore, peace is supported by the fulfilment of both internal and external factors. With regard to ideas of peace, the Sundanese society emphasizes the importance of tranquility and brotherhood, as reflected in the idioms silih asah (mutual learning), silih asih (mutual love), and silih asuh (mutual care). Finally, the values of peace as reflected in the idioms can be implemented in the family, at school, and in the society at large. The findings suggest that peace and tranquility appear to be the core values of the Sundanese society to be realized especially though conflict management that is characterized with the concept caina hérang laukna beunang (satisfying all parties concerned). The findings also suggest that education for peace be based on local values in accordance with universal values.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S3)
Additional Information: No. Panggil : D PU DED i-2018 ; Pembimbing I. Idrus Affandi, II. Dasim Budimansyah, Anggota: Yayat Sudaryat ; NIM : 1007177
Uncontrolled Keywords: kearifan lokal, idiom Sunda, pendidikan kedamaian, local wisdom, Sundanese idioms, education for peace
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Umum/Nilai S-3
Depositing User: Mr Tatang Saja
Date Deposited: 25 Jul 2019 04:38
Last Modified: 25 Jul 2019 04:38
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/36340

Actions (login required)

View Item View Item