PARFUM BERBASIS FRAKSI MINYAK ROSEMARY (Rosmarinus officinalis) SERTA UJI AKTIVITASNYA TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK

Rinasty, Laras (2017) PARFUM BERBASIS FRAKSI MINYAK ROSEMARY (Rosmarinus officinalis) SERTA UJI AKTIVITASNYA TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_KIM_1300006_Title.pdf

Download (155kB)
[img] Text
S_KIM_1300006_Abstract.pdf

Download (209kB)
[img] Text
S_KIM_1300006_Table_of_content.pdf

Download (370kB)
[img] Text
S_KIM_1300006_Chapter1.pdf

Download (256kB)
[img] Text
S_KIM_1300006_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (515kB)
[img] Text
S_KIM_1300006_Chapter3.pdf

Download (293kB)
[img] Text
S_KIM_1300006_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (486kB)
[img] Text
S_KIM_1300006_Chapter5.pdf

Download (84kB)
[img] Text
S_KIM_1300006_Bibliography.pdf

Download (224kB)
[img] Text
S_KIM_1300006_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Minyak rosemary, mengandung senyawa 1,8-cineole yang dapat meningkatkan daya ingat. Pada penelitian ini dilakukan formulasi parfum berbasis fraksi minyak rosemary yang kaya akan 1,8-cineole dan uji aktivitasnya terhadap memori jangka pendek manusia. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu analisis minyak rosemary dengan menggunakan GCMS dan fraksinasi minyak rosemary dengan menggunakan teknik destilasi fraksinasi vakum untuk mendapatkan fraksi yang kaya akan 1,8-cineole, formulasi parfum berbasis fraksi rosemary yang kaya akan 1,8-cineole, dan uji aktivitasnya terhadap memori jangka pendek manusia. Formulasi parfum dilakukan dengan menggunakan parfum referensi dengan modifikasi bahan serta komposisi perbandingannya yang kemudian ditambahkan fraksi minyak rosemary. Karakteristik aroma formula parfum yang dihasilkan dianalisis dengan menggunakan pendekatan sistem ABC’s Formula dari Perfumers’ World. Untuk uji aktivitas daya ingat dilakukan metode mengingat gambar dan mengingat nomor. Hasil analisis menunjukkan bahwa minyak rosemary mengandung isobornil asetat (35,6%) dan linalool (15,4%) sebagai kandungan utama, sedangkan kandungan 1,8-cineole hanya 6,2%. Fraksinasi berulang minyak rosemary dengan menggunakan teknik destilasi fraksional vakum dapat menghasilkan fraksi dengan kandungan 1.8-cineole sebesar 55,2%. Berdasarkan analisa formula parfum referensi, dihasilkan delapan formula parfum (formula nomor 1-8) berbasis fraksi minyak rosemary dan berdasarkan uji tingkat kesenangan (pleasantness) yang dilakukan oleh tim panelis, formula parfum nomor 7 dipilih untuk untuk digunakan pada tahap uji aktivitas daya ingat. Analisis dengan pendekatan ABC’s Formula Perfumers’ World menunjukkan bahwa parfum no 7 memiliki persentase aroma paling tinggi dari kelompok Citrus (C) sebesar 18,1%, kemudian dari kelompok Light Chemical Floral (L) sebesar 16,5% dan dari kelompok Herb (L) sebesar 15,2%. Hasil uji aktivitas menunjukan bahwa parfum rosemary nomor 7 dapat meningkatkan memori jangka pendek dalam hal mengingat nomor secara signifikan (p <0,05), namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap hal mengingat gambar.----- Rosemary oil has known to contain 1,8-cineole, a compound that cause memory improvement. This research aims to to formulate the rosemary oil based perfume and investigate its effect on human short-term memory. The rosemary oil used in the formultion was the 1,8-cineole enriched fraction, resulted from a vacuum fractional destilation of the rosemary oil. Perfume formulation was based on perfume reference with the modification of materials and composition. Afterwards, characteristics of the perfume formulas were analyzed using ABC’s of Perfumery system from Perfumer’s World. A short term memory activity test used the “memory for images” and “memory for numbers” methods. The result showed that rosemary oil contained isobornil asetat (35.6%) dan linalol (15.4%) as main compounds, while the content of 1,8-cineole was only 6.2%. Fractionation of rosemary oil resulted in a fraction of which the 1,8-cineole was 55.2%. Based on the content and composition of perfume reference, eight perfumes (perfume no 1-8) were formulated. Perfume no 7 was choosen by panelist based on the pleasantness level and was evaluated further on the the short-term memory effect. The perfume no 7 had a Citrus (C), Light Chemical Floral (L), and Herb (L) scent of 18.1%, 16.5%, and 15.2% respectively. The results of memory tests showed that rosemary based perfume no 7 had significantly increased the numbers memory compared to the control, while inhalation rosemary perfume had not significant effect on images recall.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S KIM RIN p-2017 ; Pembimbing: I. Asep Kadarohman, II. Siti Aisyah ; NIM: 1300006
Uncontrolled Keywords: Minyak Rosemary, Parfum, Memori Jangka Pendek, 1,8-cineole, Rosmarinus officinalis, Rosemary essential oil, Perfume, Short-term memory
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QD Chemistry
Depositing User: Mr. Arif Rezkyana Nugraha
Date Deposited: 12 Dec 2018 09:45
Last Modified: 12 Dec 2018 09:45
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/32541

Actions (login required)

View Item View Item