PENERAPAN MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR PADA PEMBELAJARAN IPA

Hasanah, Iriyani (2017) PENERAPAN MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR PADA PEMBELAJARAN IPA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PGSD_1306180_Title.pdf

Download (292kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1306180_Abstract.pdf

Download (142kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1306180_Table_of_content.pdf

Download (166kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1306180_Chapter1.pdf

Download (240kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_1306180_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (417kB)
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1306180_Chapter3.pdf

Download (383kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_1306180_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (457kB)
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1306180_Chapter5.pdf

Download (204kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1306180_Bibliography.pdf

Download (225kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_1306180_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (225kB)
Official URL: http://www.repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan berpikir kritis pada abad 21. Pada kenyataannya keterampilan berpikir kritis siswa masih rendah yang ditunjukkan hasil pretest 71% siswa memperoleh rata-rata di bawah KKM. Berdasarkan hasil wawancara, hal tersebut dikarenakan pembelajaran yang dilaksanakan kurang melibatkan keterampilan berpikir siswa. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan penerapan model guided discovery learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dan mendeskripsikan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa melalui model guided discovery learning. Penelitian ini menggunakan metode dan model penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa IVB di SDN Luginasari 1 kota Bandung yang berjumlah 14 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, lembar evaluasi, pedoman wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I rata-rata keterampilan berpikir kritis siswa adalah 2,54 dengan predikat baik. Rata-rata pada merumuskan pertanyaan adalah 2.4, membuat prediksi 2.8, mengumpulkan data & menganalisisnya secara empiris 2.91, dan menyimpulkan 1.81. Ketuntasan klasikal yang dicapai adalah 78%. Kemudian untuk keterampilan berpikir kritis pada siklus II menunjukan peningkatan yang cukup signifikan. Rata-rata yang diperoleh adalah 3.05 dengan predikat baik. Rata-rata pada setiap indikatornya yaitu merumuskan pertanyaan 2.71, membuat prediksi 3.14, mengumpulkan data & menganalisisnya secara empiris 3.2, dan menyimpulkan 2.71. Ketuntasan klasikal yang dicapai adalah 97%. ;---This research is based on the importance of critical thinking skills in the 21st century. In fact, the students' critical thinking skills are still low which shows the result of pretest 71% of students gets the average under KKM. Based on the results of interviews, it is because lessons are implemented less involving students' thinking skills. The purpose of this research are to describe the implementation of guided discovery learning model in improvement critical thinking skills and to describe the improvement of critical thinking skills through guided discovery learning model. This research uses classroom action research method (PTK) with Kemmis and Taggart model which implemented two cycles. The subject of this research are IVB students at SDN Luginasari 1 city of Bandung. The data collection instruments used were evaluation sheets, interview guides, field notes, and documentation. The results showed that in cycle I the average of students' critical thinking skills is 2.54 with good predicate. The average of formulating questions is 2.4, making predictions 2.8, collecting data & analyzing it empirically 2.91, and concluding 1.81 with classical completeness achieved is 78%. The average of critical thinking skills in cycle II obtained is 3.05 with a good predicate. Average on each indicator of formulate question is 2.71, make prediction 3.14, collect data & analyze empirically 3.2, and conclude 2.71. Classical completeness achieved is 97%.It can be concluded that the improvement of students' critical thinking skills through the guided discovery learning model has increased significantly.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S PGSD HAS p-2017; Pembimbing : I. Bambang, II.Asep Saefudin; NIM : 1306180.
Uncontrolled Keywords: keterampilan berpikir kritis, guided discovery learning, sekolah dasar, critical thinking skill, guided discovery learning, elementary school.
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > Q Science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Depositing User: Isma Anggini Saktiani
Date Deposited: 07 Aug 2018 04:14
Last Modified: 07 Aug 2018 04:14
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/30236

Actions (login required)

View Item View Item