ANALISIS KESALAHAN AFIKSASI UNTUK PENYUSUNAN BAHAN AJAR BIPA MATERI AFIKSASI TINGKAT MENENGAH

Maulina, Murni (2015) ANALISIS KESALAHAN AFIKSASI UNTUK PENYUSUNAN BAHAN AJAR BIPA MATERI AFIKSASI TINGKAT MENENGAH. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_IND_1305224_Title.pdf

Download (120kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1305224_Table_of_Content.pdf

Download (311kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1305224_Abstract.pdf

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1305224_Chapter 1.pdf

Download (173kB) | Preview
[img] Text
S_IND_1305224_Chapter 2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (333kB)
[img]
Preview
Text
S_IND_1305224_Chapter 3.pdf

Download (261kB) | Preview
[img] Text
S_IND_1305224_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (514kB)
[img]
Preview
Text
S_IND_1305224_Chapter 5.pdf

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1305224_Bibliography.pdf

Download (200kB) | Preview
[img] Text
S_IND_1305224_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (5MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) tidak lepas dari kesulitan yang dihadapi pengajar dan pemelajar. Kekurangan bahan ajar dan kesulitan memahami materi afiksasi menyebabkan kesalahan pada pemelajar BIPA ketika mempelajari Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesalahan penggunaan afiksasi pada karangan siswa SMA Echuca College Australia, dan merancang alternatif model bahan ajar pembelajaran BIPA materi afiksasi tingkat menengah pada siswa SMA Echuca College Australia. Untuk menjawab hal tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan teknik analisis isi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi tulis karangan siswa BIPA SMA Echuca College Australia dan wawancara dengan pengajar dan pemelajar BIPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan pemakaian bahasa Indonesia pada tataran afiksasi ini terjadi pada aspek prefiks, sufiks, konfiks, dan kombinasi afiks. Kesalahan pada aspek prefiks yaitu penggunaan prefiks meN-, dan di-. Kesalahan penggunaan sufiks yaitu penggunaan –nya. Kesalahan penggunaan konfiks yaitu ke-an, dan kesalahan penggunaan kombinasi afiks yaitu meN-kan. Temuan hasil analisis ini digunakan untuk menyusun bahan ajar BIPA materi afiksasi tingkat menengah. Bahan ajar yang disusun berupa modul yang terdiri atas dua unit, berisi materi afiksasi tingkat menengah berdasarkan pada silabus BIPA dari Badan Bahasa. Bahan ajar yang disusun berjudul Mengenal Budaya Indonesia melalui Bahasa, unit 1 bertema Kesenian Tradisional, dan unit 2 bertema Pariwisata. Bahan ajar telah divalidasi oleh dua orang validator. Bahan ajar ini dapat menjadi alternatif bahan ajar dalam pembelajaran afiksasi BIPA untuk pemelajar BIPA tingkat menengah.,---Learning Indonesian Language for Foreign Speakers (ILFS/BIPA) can’t be separated from the difficulties faced by teachers and learners. Lack of teaching materials and difficulty understanding affixation materials caused errors in BIPA learners when learning Bahasa Indonesia. This study aims to describe the errors of affixation used on essay of Echuca College Australian high school students, and to make an alternative model of teaching materials BIPA learning affixation for intermediate level in high school students of Echuca College Australia. To answer that, this research uses descriptive method with content analysis technique. The data collection technique used in this research is the written documentation of BIPA Echuca College Australia students and interview with BIPA teachers and learners. The result of the research shows that the errors of the use of Indonesian language at affixation occur in aspects of prefix, suffix, confix, and affix combination. Errors in the prefix are the use of meN-, and di-. Error in the suffix is the use of –nya. Error of using the confix is ke-an, and error of the affix combination is meN-kan. The findings of this analysis are used to make BIPA teaching affixation materials in intermediate level. The teaching materials are arranged in the form of modules consisting of two units, containing intermediate affixation materials based on the BIPA syllabus of the Badan Bahasa. The teaching materials are entitled Know Indonesian Culture through Language, unit 1 themed Traditional Arts, and unit 2 themed Tourism. The teaching materials have been validated by two validators. This teaching material can be an alternative teaching material in BIPA affixation learning for BIPA intermediate level learners.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: no.panggil : S IND MAU a-2015; pembimbing : I Khaerudin Kurniawan, II Lilis Siti Sutianingsih
Uncontrolled Keywords: affixation error, BIPA teaching material for intermediate level, affixation material, kesalahan afiksasi, bahan ajar BIPA tingkat menengah, materi afiksasi
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia > Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 14 Mar 2018 07:54
Last Modified: 14 Mar 2018 07:54
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/29693

Actions (login required)

View Item View Item