ANALISIS WACANA KRITIS KANA RUBRIK “KOLOM” DINA MAJALAH MANGLÉ PIKEUN BAHAN PANGAJARAN MACA ARTIKEL DI SMA

Rahayu, Yelizza Fajriah (2017) ANALISIS WACANA KRITIS KANA RUBRIK “KOLOM” DINA MAJALAH MANGLÉ PIKEUN BAHAN PANGAJARAN MACA ARTIKEL DI SMA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_BD_1305187_Title.pdf

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BD_1305187_Abstract.pdf

Download (342kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BD_1305187_Table_of_content.pdf

Download (243kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BD_1305187_Chapter1.pdf

Download (358kB) | Preview
[img] Text
S_BD_1305187_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (392kB)
[img]
Preview
Text
S_BD_1305187_Chapter3.pdf

Download (362kB) | Preview
[img] Text
S_BD_1305187_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (523kB)
[img]
Preview
Text
S_BD_1305187_Chapter5.pdf

Download (225kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BD_1305187_Bibliography.pdf

Download (210kB) | Preview
[img] Text
S_BD_1305187_Appendix1.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (272kB)
[img] Text
S_BD_1305187_Appendix2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (926kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini didasari oleh adanya kenyataan bahwa tidak semua teks dalam rubrik “kolom” Majalah Manglé dapat dipahami secara lengkap oleh pembaca. Hal ini disebabkan karena beberapa penulis yang menyembunyikan peran aktor di dalam teks yang ditulisnya ,sehingga tidak semua teks dalam wacana langsung dipahami oleh pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) strategi analisis wacana kritis dalam rubrik “kolom” Majalah Manglé, (2) posisi aktor, (3) posisi penulis, dan (4) karakteristik teks. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tujuh teks wacana dalam rubrik “kolom” Majalah Manglé. Data yang diperoleh menggunakan teknik analisis wacana kritis Theo van Leeuwen. Hasil penelitian menunjukan bahwa rubrik “kolom” Majalah Manglé menggunakan dua strategi, yaitu inklusi yang mencangkup determinasi-indeterminasi, objektivasi-abstraksi, diferensiasi-indiferensiasi, nominasi-identifikasi, nominasi-kategorisasi, nominasi-identifikasi, asimilasi-individualisasi dan asosiasi-disosiasi; serta strategi ekslusi yaitu strategi pergantian anak kalimah. Posisi aktor yang dihadirkan banyak menggunakan kata pengganti untuk mendeskripsikan aktor yang sedang dibicarakan. Secara umum posisi penulis berada di luar teks, karena penulis tidak ikut serta dalam pemberitaan wacana tersebut. Dari segi karakteristinya, wacana dalam rubrik “kolom” Majalah Manglé adalah berupa kritikan terhadap kebijakan pemerintah dan pihak-pihak yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat. Wacana dalam rubrik “kolom” Majalah Manglé bisa dijadikan bahan ajar membaca artikel di SMA kelas XII, karena isi dari teks wacana tersebut yaitu kritikan terhadap kejadian sosial dan pemerintah, sehingga dapat menimbulkan pemikiran kritis siswa. ;--- This study was conducted due to the fact that not all text in “coloumn” rubric in Manglé can be comprehended by teh reader. This is because some writers hide the role of the actors in the he text writers, until not all text in this discourse is understand directly by the reader. This study aims to determine, (1) critical discourse analysis strategies in the “coloumn” rubric in Manglé, (2) the position of actors, (3) the position of authors, and (4) characteristic of the text,. In this research used a descriptive method and qualitative approach. Sources of data in this study are seven text of discourse in the “coloumn” rubric in Manglé. The data obtained using analyzed by Theo van Leeuwen model of critical discourse analysis. The result of study, show that “coloumn” rubric in Manglé used two stratiges, that is inclusion, determination-indetermination, objektivation-abstraction, diferensitiation-indiferentiation, nomination-categorization, nomination-identification, asimilation-individualization, and asosiation-dissosiation strategies. The position of the actors, who presented many used word replacement to describe the actors being discourse. The position of the authors is outside the text, because the authors doesn’t participate in the discourse. In terms of the characters, the discourse in the “cloumn” rubrik in Manglé is a criticism of the government’s and those considered impartial to the populace. The discourse in the “coloumn” rubric Manglé, can be used as material learning of reading articles in in senior high school 12th grade, because the contents from the discourse is a critical creation of a social and goverment’s, until can make a critical thingking of a student.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S BD RAH a-2017 ; Pembimbing : I. Yayat Sudaryat , II. O. Solehudin .
Uncontrolled Keywords: analisis wacana kritis, rubrik “kolom”, Manglé, bahan pembelajaran, artikel. material learning, articles critical discourse analysis. “coloumn” rubric,
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan/Program Studi Pendidikan Bahasa Daerah
Depositing User: Mr. Arif Rezkyana Nugraha
Date Deposited: 30 Apr 2018 03:22
Last Modified: 30 Apr 2018 03:22
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/29587

Actions (login required)

View Item View Item