IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY PADA MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR JARINGAN DASAR SISWA SMK KELAS X

Apriyani, Indri (2017) IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY PADA MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR JARINGAN DASAR SISWA SMK KELAS X. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_KOM_1303902_Title.pdf

Download (28kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOM_1303902_Abstract.pdf

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOM_1303902_Table_of_Content.pdf

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOM_1303902_Chapter1.pdf

Download (172kB) | Preview
[img] Text
S_KOM_1303902_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (562kB)
[img]
Preview
Text
S_KOM_1303902_Chapter3.pdf

Download (347kB) | Preview
[img] Text
S_KOM_1303902_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
S_KOM_1303902_Chapter5.pdf

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KOM_1303902_Bibliography.pdf

Download (160kB) | Preview
[img] Text
S_KOM_1303902_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Permasalahan yang sering dialami saat pembelajaran jaringan dasar khususnya pada materi konsep jaringan komputer adalah kurangnya media pendukung seperti multimedia interaktif sehingga pembelajaran menjadi tidak menarik dan kurang memacu antusiasme siswa, sedangkan mata pelajaran jaringan dasar merupakan mata pelajaran yang membutuhkan tingkat pemahaman yang tinggi, karena mata pelajaran ini tidak dapat dipelajari dan dipahami jika belajar hanya sebatas teori saja dan siswa perlu mengeksplorasi konsep-konsep mata pelajaran tersebut secara mandiri dan lebih aktif. Mata pelajaran ini pun merupakan dasar untuk melanjutkan ke materi selanjutnya yang lebih kompleks. Untuk mengkaji materi tersebut dibutuhkan model pembelajaran yang tepat. Model pembelajaran yang tepat adalah model pembelajaran inquiry. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan multimedia berbasis animasi dengan model pembelajaran inquiry untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa; 2) mengukur peningkatan hasil belajar siswa setelah implementasi multimedia; 3) menganalisa respon siswa terhadap multimedia pembelajaran. Metode siklus hidup menyeluruh digunakan dalam penelitian ini yang terdiri dari tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap penilaian. Multimedia diujicobakan di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di kota Bandung. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut : 1) Multimedia pembelajaran berhasil dikembangkan dan dinyatakan layak oleh ahli media dan ahli materi masing-masing sebesar 92% dan 97%; 2) implementasi multimedia pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dengan indeks gain sebesar 0,56 yang termasuk dalam kategori “sedang”; 3) Respon siswa terhadap multimedia pembelajaran mendapatkan hasil “baik” dengan rata-rata sebesar 77%.----------The problem that is often occured during basic networking learning is the lack of supporting media to make the learning process more interesting and spur the students' enthusiasm. Especially in learning the material of Computer Network Concept, just to imagine at a glance is not enough, but they need to explore the concepts independently and more actively. The material has characteristics that can not only be imagined but must be simulated or animated. In order to study the material, it needs a media that can clarify the characteristics of the material as well as the appropriate learning approach that is inquiry learning model. Therefore, this study aims to: 1) develop multimedia-based animation with inquiry learning model to improve students' cognitive learning outcomes; 2) measure the improvement of student learning outcomes after the implementation of multimedia; 3) analyze student response to multimedia learning. The Method of Comprehensive Lifecycle (MCL) is used in this study which consists of the analysis phase, the design phase, the development phase, the implementation phase, and the assessment phase. The Multimedia was tested at SMK Medika Com Bandung. The results obtained are as follows: 1) the multimedia learning successfully developed and declared feasible by media experts and material experts respectively 92% and 97%; 2) the implementation of multimedia learning can improve students' cognitive learning outcomes with a gain index of 0.56 which is included in the "moderate" category; 3) the result of student's response analysis to the learning multimedia obtain a "good" result with the average of 77%.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S KOM APR i-2017; Pembimbing: I. Dedi Rohendi, II. Novi Sofia; NIM: 1303902
Uncontrolled Keywords: multimedia, interaktif, animasi, jaringan dasak, sekolah menengah kejuruan
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QA Mathematics > QA76 Computer software
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer
Depositing User: Mrs. Santi Santika
Date Deposited: 26 Apr 2018 04:24
Last Modified: 26 Apr 2018 04:24
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/29520

Actions (login required)

View Item View Item