KRITIK TEKS DAN TINJAUAN KANDUNGAN ISI NASKAH WAWACAN PANDITA SAWANG

Arisandi, Isep Bayu (2015) KRITIK TEKS DAN TINJAUAN KANDUNGAN ISI NASKAH WAWACAN PANDITA SAWANG. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_IND_1105814_Title.pdf

Download (24kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1105814_Abstract.pdf

Download (296kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1105814_Table_of_content.pdf

Download (193kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1105814_Chapter1.pdf

Download (341kB) | Preview
[img] Text
S_IND_1105814_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (450kB)
[img]
Preview
Text
S_IND_1105814_Chapter3.pdf

Download (421kB) | Preview
[img] Text
S_IND_1105814_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
S_IND_1105814_Chapter5.pdf

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1105814_Bibliography.pdf

Download (303kB) | Preview
[img] Text
S_IND_1105814_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (500kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Judul penelitian ini adalah “Kritik Teks dan Tinjauan Kandungan Isi Naskah Wawacan Pandita Sawang” (kemudian disingkat WPS). Penelitian ini merupakan penelitian filologi terhadap naskah Sunda yang menjadi koleksi bagian perpustakaan Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang. Naskah WPS merupakan naskah Sunda yang berisi tentang ajaran Islam dan kandungannya sarat akan pesan-pesan moral. Dalam penelitian filologi, peneliti akan dihadapkan dengan kondisi naskah yang serba kuna, aksara dan bahasa yang terkandung di dalam naskah. Oleh karena itu penelitian ini untuk memudahkan pembacaan isi naskah oleh siapa pun. Penelitian filologi ini memfokuskan pada hasil edisi teks yang mudah dipahami oleh pembacanya dan mengungkap kandungan isi naskah. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan cara mendeskripsikan apa yang terdapat dalam objek penelitian, kemudian dilakukan analisis terhadap temuan-temuan yang didapatkan. Metode kajian filologi menggunakan metode standar untuk naskah tunggal, metode standar digunakan karena objek yang diteliti hanya satu naskah (tunggal) dan tidak dianggap suci. Banyaknya naskah WPS yang ditemukan di beberapa daerah di Jawa Barat bukan karena dianggap suci, melainkan karena teks jenis wawacan sangat digandrungi pada abad ke-19. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan beberapa temuan berikut ini; (1) Kondisi naskah WPS tergolong dalam keadaan baik karena perawatan yang dilakukan oleh Museum secara berkala, (2) Jumlah bentuk penyimpangan redaksional secara keseluruhan sebanyak: (a) 31 bentuk penyimpangan emendasi atau 1,69%, (b) 324 bentuk penyimpangan adisi atau 17,67%, dan (c) 96 penyimpangan omisi/lakuna atau 5,23%. Hal itu mengindikasikan bahwa penyalin belum terlalu memahami kaidah pupuh, meskipun ditemukan beberapa perbaikan/koreksi dari penyalin. (3) Isi naskah WPS merupakan bentuk keterikan antara Sang Khalik dengan Makhluk-Nya, dan (4) Teks WPS mengandung konsepsi tasawuf, dengan ditemukannya konsep tasawuf dari tokoh-tokoh sufi terkemuka, selain itu teks WPS mengandung tentang Rukun Islam beserta bukti dalam diri (manusia) dan (5) Banyak ditemukan bahasa serapan dari bahasa Jawa dan Arab. ------------ This research is textual criticsm and review the content of wawacan pandita sawang research based to philology studies sundanese manuscript that part of collection in library Prabu Geusan Ulun, Sumedang city. Manuscript WPS is sundanese manuscript that have an educations of Islamic and the meaning moral messages. In this philology research, researcher based on kuno, script, language in that manuscript. This research can make a easy methods to read content manuscript for everyone. Data philology in this research were analyzed based on describe analyzed to the object research, then the analyzed describe object research, philology assesment methods using standard methods for single manuscript, a single methods is used because the object under study is only one manuscript and was not considered sacred. Many WPS manuscript were found in several areas in Wesst Java is not because they are holy but because the manuscripts wawacan very loved in the 19th century. The result of research conducted found some of the following findings; (1) the condition of the manuscript wps classfied in good condition because maintenance is done by the museum on a regular basis, (2) the amount of deviation form the overall editorial as: (a) 31 deviations emendation or 1.69%, (b) 324 irregularities form addition or 17.67% and (c) 96 irregularities lacunae or 5.23%. It means, indicates that scribe has not really understand the rules of pupuh, althought it found some improvements/ corrections of copyists. (3) the content of the manuscript wps is a form of interest between the great one (Khalik’s) of universe to the creations (human), (4) text wos contain conception of surfism (tasawuf), with the discovery of the concept of surfism (tasawuf ) of figures prominent sufi figures, in addition to the text wps contains about pillars of Islam along with proof in themselves (human) and (5) found the uptake of java and arabic language.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S IND ARI p-2015; Pembimbing: I. Tedi Permadi, II. Memen Durachman
Uncontrolled Keywords: kritik, teks, naskah, wawacan
Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
P Language and Literature > PN Literature (General)
P Language and Literature > PN Literature (General) > PN0080 Criticism
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia > Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (nonpendidikan)
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 16 Aug 2016 05:54
Last Modified: 16 Aug 2016 05:54
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/21409

Actions (login required)

View Item View Item