PENERAPAN TEKNIK MENULIS BERANTAI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ULASAN FILM ATAU DRAMA: penelitian eksperimen semu terhadap siswa kelas XI SMA negeri 6 bandung tahun ajaran 2014/2015

Trisnawati, - (2015) PENERAPAN TEKNIK MENULIS BERANTAI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ULASAN FILM ATAU DRAMA: penelitian eksperimen semu terhadap siswa kelas XI SMA negeri 6 bandung tahun ajaran 2014/2015. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_IND_1105259_Title.pdf

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1105259_Abstract.pdf

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1105259_Table_of_content.pdf

Download (158kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1105259_Chapter1.pdf

Download (150kB) | Preview
[img] Text
S_IND_1105259_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (233kB)
[img]
Preview
Text
S_IND_1105259_Chapter3.pdf

Download (497kB) | Preview
[img] Text
S_IND_1105259_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (4MB)
[img]
Preview
Text
S_IND_1105259_Chapter5.pdf

Download (59kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_1105259_Bibliography.pdf

Download (113kB) | Preview
[img] Text
S_IND_1105259_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (11MB)
Official URL: http://repository.upi.edu/

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat siswa dalam kegiatan menulis. Hal tersebut disebabkan karena kegiatan menulis merupakan kegiatan yang sulit dan membutuhkan kreativitas, sehingga siswa masih kurang termotivasi dalam kegiatan menulis. Pada zaman sekarang, siswa ke kelas sudah membawa peralatan elektronik yang lengkap dan canggih, yang memudahkan mereka untuk mencari tambahan informasi dari luar, sehingga apabila dalam pembelajaran di kelas guru memerintahkan untuk membuat sebuah tulisan, mereka pasti langsung mencari di internet tanpa harus membuatnya sendiri. Hal tersebut kurang melatih daya kreativitas, apresiasi, imajinasi, pikiran, dan ekspresi siswa. Oleh karena itu, dalam pembelajaran di kelas, siswa sulit untuk membuat sebuah tulisan hasil karyanya sendiri. Untuk mengatasinya diperlukan berbagai upaya agar menciptakan proses belajar mengajar yang bergairah melalui cara pengajaran yang kreatif. Kreativitas pengajaran yang dilakukan para guru dengan pengolahan dan proses pembelajaran yang efektif akan menghasilkan prestasi yang optimal bagi para siswa. Salahsatu solusi yang ternyata dapat menumbuhkan respon positif dari siswa dalam pembelajaran menulis adalah dengan menerapkan teknik pembelajaran menulis berantai. Menulis berantai merupakan salah satu kombinasi metode antara active learning atau learning by doing yang bertujuan agar siswa mengasosiasikan belajar sebagai sebuah kegiatan yang menyenangkan dan cooperative learning yang melibatkan siswa belajar dengan cara bersama-sama dalam kelompok belajar tertentu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, sehingga menggunakan kelas ekperimen dan kelas pembanding. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan (1) kemampuan menulis teks ulasan film atau drama sebelum dan setelah diberi perlakuan berupa teknik menulis berantai di kelas eksperimen; (2) kemampuan menulis teks ulasan film atau drama sebelum dan setelah diberi perlakuan tanpa menggunakan teknik menulis berantai di kelas pembanding; (3) perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis teks ulasan film atau drama di kelas eksperimen dan pembanding. Tujuan lain dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui keefektifan penerapan teknik menulis berantai dalam pembelajaran menulis teks ulasan film atau drama. Penelitian ini dilakukan di kelas XI MIA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 1 sebagai kelas pembanding dengan jumlah 30 siswa setiap kelasnya. Kemampuan awal siswa dalam menulis teks ulasan film atau drama tergolong rendah. Hal tersebut dibuktikan dari nilai rata-rata kelas tidak mencapai KKM, yaitu 78. Nilai rata-rata awal siswa pada kelas eksperimen termasuk kedalam kategori cukup, yaitu 60 dan pada kelas pembanding termasuk kedalam kategori cukup juga, yaitu 65. Setelah kelas eksperimen diberi perlakuan berupa teknik menulis berantai, nilai rata-rata pada kelas ekperimen meningkat menjadi 80,2 dan nilai tersebut termasuk kedalam kategori baik serta tergolong tinggi karena sudah mencapai KKM, yaitu 78, sedangkan kelas pembanding yang menggunakan teknik lain menurun menjadi 60,6 dan nilai tersebut termasuk kedalam kategori cukup serta tergolong rendah karena belum mencapai KKM, yaitu 78. Berdasarkan pengolahan data dengan uji-t diperoleh nilai signifikan thitung (2,5540) dan ttabel (2,000), sehingga (2,5540) > ttabel (2,000) pada taraf kepercayaan 95% dengan dk = 58. Hal tersebut menunjukkan bahwa Ha diterima, yakni terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis sebelum dan setelah diberi perlakuan pada kelas eksperimen dan pembanding.-----------This research is motivated by a lack of students’s interest in writing activity. It is because the writing activity is difficult and requires a creativity, so that students are still less motivated in writing activity. In this era, students bring their complete and sophisticated electronic devices to the class, which is make them easier to searching for an additional information from the outside sources, so that when in learning process the teacher ordered them to make a writing task or activity, they would immediately search on the internet without have to make it by themselves. That phenomenon is less to train their creativity, appreciation, imagination, thoughts, and expression of the students. Therefore, in the classroom, students are hard to make a writing task or activity by themselves. To overcome this phenomenon, it is necessary to create various efforts to create a passionate teaching and learning process through creative ways of teaching. The creativity of teaching which done by teacher with effective learning process will yield an optimal achievement for students. One solution that is able to foster a positive response from students in learning writing is to apply the sequenced writing technique. Sequenced writing is one of method combination between active learning or learning by doing which aims to make students to associate learning as a fun activity and cooperative learning that involves students learning together in one particular study group. This research is a quasi-experimental research, so that it uses an experimental class and a control class. This research aims to describe (1) the ability of writing film or drama text review before and after the treatment which is the sequenced writing technique in the experiment class; (2) the ability of writing film or drama text reviews before and after the treatment without the use sequenced writing technique in the control class; (3) the significance difference between the ability of writing film or drama text reviews in the experiment and control class. Another aims from this research is to find out the effectiveness the sequenced writing technique implementation in learning writing film or drama text reviews. This research was conducted in class XI MIA 3 as the experimental class and class XI MIA 1 as the control class with 30 students of each class as the participant. The initial ability in writing film or drama text reviews are classified as low. It is proven by the average scores of the class are not reach the minimum completeness criteria (KKM), with a minimum score of 78. The students’ initial average scores in the experimental class are classified as sufficient, with a score of 65 and in the control class are classified as also sufficient, with the score of 65. After the experimental class was given a treatment which is a sequenced writing technique, the average scores in the experimental class are increased to 80,2 and those scores are categorized as good and classified as high because that have reached the KKM, that is 78, meanwhile the control class which used other technique is decrease to score 60,6 and that score is categorized as sufficient and classified as low because that have not reach the KKM, that is 78. Based on the data processing by t-test, it is obtained a tcalculate (2,5540) and ttable (2,000) significance score, so that (2,5540) > ttable (2,000) in level of confidence that is 95% with df = 58. It shows that Alternative hypothesis (Ha) is accepted, that there are significant difference between the writing ability before and after the treatment in experiment and control class.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S IND TRI p-2015 ; Pembimbing: I. Lilis Siti Sulistyaningsih, II. Denny Iskandar
Uncontrolled Keywords: menulis, teknik menulis berantai, teks ulasan film atau drama, writing, sequenced writing technique, film or drama text reviews.
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia > Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 08 Aug 2016 02:59
Last Modified: 08 Aug 2016 02:59
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/21118

Actions (login required)

View Item View Item