Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di SD : studi eksperimen kuasi pada mata pelajaran IPS Kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Winduhaji 1 Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan

Yanto, Ari (2015) Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di SD : studi eksperimen kuasi pada mata pelajaran IPS Kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Winduhaji 1 Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_PD_1303389_Title.pdf

Download (83kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PD_1303389_Abstrack.pdf

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PD_1303389_Table_of_content.pdf

Download (168kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PD_1303389_Chapter1.pdf

Download (206kB) | Preview
[img] Text
T_PD_1303389_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (484kB)
[img]
Preview
Text
T_PD_1303389_Chapter3.pdf

Download (321kB) | Preview
[img] Text
T_PD_1303389_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (356kB)
[img]
Preview
Text
T_PD_1303389_Chapter5.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_PD_1303389_Bibliography.pdf

Download (289kB) | Preview
[img] Text
T_PD_1303389_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (910kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar kelas IV. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis pada siswa yang menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) pada pengukuran awal (Pretes) dan pengukuran akhir (Postes).mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis pada siswa yang menggunakan metode konvensional pada pengukuran awal (Pretes) dan pengukuran akhir (Postes).mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis pada siswa yang pembelajarannya menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) lebih tinggi daripada siswa yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen kuasi dengan desain non-equivalent control group design, dengan menggunakan dua kelompok pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Winduhaji 1 Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan kelompok kontrol diberikan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian bahwa secara umum kemampuan awal siswa dalam kemampuan berpikir kritis masih sangat rendah. Rendahnya kemampuan awal (pretes) siswa materi yang digunakan dalam penelitian belum di ajarkan sebelumnya pada kedua kelompok pembelajaran. Setelah diberikan perlakuan, terdapat peningkatan nilai rata-rata posttest pada kedua kelompok pembelajaran. Akan tetapi, peningkatan hasil belajar eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol dalam kemampuan berpikir kritis. Peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kelompok eksperimen terlihat dari nilai rata-rata 10,50 menjadi 15,65 pada saat posttest atau meningkat 5,15 dan pada kelompok kontrol terjadi peningkatan dari nilai rata-rata pretest 9,65 menjadi 13,25 atau meningkat menjadi 3,6. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran metode Problem Based Learning (PBL) dapat berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah dasar The research is motivated by the problems in the fourth grade of elementary school students in low ability to think critically the purpose of the research is to know difference of critical thinking skill of students who use Problem Based Learning (PBL) method at the initial measurement (pretest) and final measurement (posttest). Determine differences in critical thinking skills in students who use conventional methods at initial measurement (pretest) and the final measurement (posttest). Determine the increase in critical thinking skills in students that learning using Problem Based Learning (PBL) method is higher than students whose learning using conventional learning method. The method used in the study ia a quasi eksperimental method to the design of non-equivalent control group design, using two group of learning. The subjects in the study were students of class IV SDN Winduhaji 1 Kecauningan. The eksperimental group is learning by using Problem Based Learning (PBL) method. The research concludes that in general students initial ability in critical thinking skills are still very low. Low ability students initial material used in the study have not been previously tought in both study group. After being given treatment, there is an crease in the average value in both group posttest learning. How ever, eksperimental learning out come is better than the control class in critical thinking skills. The increase of critical thinking skills in the experimental group can be seen from the average value of 10, 50 into 15,65 at he time of posttest or increased 5,15 and in the control group incrased from an average value of 9,65 pretest be 13,25 or increased to 3,6. Thus it can concluded that the Problem Based Learning (PBL) learning method can affect the critical thinking skils of students in primary schools

Item Type: Thesis (S2)
Additional Information: No. Panggil : T PD YAN p-2015; Pembimbing : Disman
Uncontrolled Keywords: Metode pembelajaran Problem Based Learning, Kemampuan berpikir kritis
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Dasar S-2
Depositing User: Mr. Tri Agung
Date Deposited: 07 Oct 2015 07:37
Last Modified: 07 Oct 2015 07:37
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/17661

Actions (login required)

View Item View Item