PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TGT DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI TERHADAP PRILAKU INTERAKSI SOSIAL SISWA

Raharja, Didik Subhakti Prawira (2014) PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TGT DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI TERHADAP PRILAKU INTERAKSI SOSIAL SISWA. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
T_POR_1201212_Title.pdf

Download (263kB) | Preview
[img] Text
T_POR_1201212_Abstract.docx

Download (21kB)
[img]
Preview
Text
T_POR_1201212_Table_of_content.pdf

Download (135kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_POR_1201212_Chapter1.pdf

Download (265kB) | Preview
[img] Text
T_POR_1201212_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (318kB)
[img]
Preview
Text
T_POR_1201212_Chapter3.pdf

Download (645kB) | Preview
[img] Text
T_POR_1201212_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (262kB)
[img]
Preview
Text
T_POR_1201212_Chapter5.pdf

Download (135kB) | Preview
[img]
Preview
Text
T_POR_1201212_Bibliography.pdf

Download (154kB) | Preview
[img] Text
T_POR_1201212_Appendix1.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (403kB)
[img] Text
T_POR_1201212_Appendix2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (277kB)
[img] Text
T_POR_1201212_Appendix3.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (195kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Masa kanak-kanak akhir merupakan usia berkelompok, pada saat itu pula proses interaksi sosial anak berkembang dengan pesat, interaksi sosial yang terjadi tidak selalu bersifat positif untuk itu perlu dilakukan pembelajaran yang dikembangkan atas dasar tujuan sosial agar dapat selalu mengarah kepada hal yang positif (asosiatif) dan menurunkan hal yang negatif (disosiatif) melalui pembelajaran pendidikan jasmani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pretes-posttest control group desain. Kelompok eksperimen dalam penelitian ini diberikan perlakuan dengan model cooperatif learning tipe TGT dan kelompok kontrol dengan model konvensional (direct teaching). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 7 SMP BPK Penabur Cimahi yang terdiri dari tiga kelas dengan jumlah 94 siswa, sampel yang digunakan adalah 60 orang siswa yang terdiri dari 30 orang siswa kelas 7A dan 30 orang kelas 7B yang diperoleh dengan teknik two-stage random sampling, instrumen yang digunakan berupa angket proses interaksi sosial dengan pengolahan data menggunakan uji Manova. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan interaksi sosial dalam konteks asosiatif dan disosiatif antara yang menggunakan model cooperative learning tipe TGT dengan model konvensional. Model cooperative learning tipe TGT dapat dijadikan rujukan dalam rangka peningkatan aspek afektif siswa serta diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak dari penggunaan model pembelajaran kooperatif terhadap unsur lain seperti kognitif siswa, empati, tanggung jawab, dan kecerdasan emosional. Childhood's end is the age group, at the time of the child's social interaction processes evolve rapidly, social interaction happens not always has a positive to it need to be done learning developed on the basis of the social goals that can always lead to positive things (associative) and decrease the negative (dissociative) through the learning of physical education. the research method used is the method of experimentation with pretes posttest control group-design. Group experiment in this study were given preferential treatment by the model cooperatif learning type TGT and conventional models with a control group (direct teaching). The population in this research is a grade 7 Junior high school BPK Penabur Cimahi which consists of three classes with a total of 94 students, the sample used is 60 students consisting of 30 students a class 7A and 7B 30 person class which is obtained with the technique of two-stage random sampling, instruments used in the form of a questionnaire process of social interaction and data processing using Manova test. Results show There are differences social interaction in the context and an associative disosiatif between that uses a model cooperative learning type TGT with conventional models. Cooperative learning model type TGT can become a reference in order to increase the aspects affective students as well as needed further research on the impact of teaching models use cooperative to other elements such as cognitive students, empathy, responsibility, and emotional.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: No. Panggil: T_POR_RAH p-2014; Pembimbing : I. Nurlan Kusmaedi, II. Dian Budiana
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Olaraga, Psikologi, Interaksi Sosial, Cooperative Learning
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LC Special aspects of education
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Olahraga S-2
Depositing User: DAM staf
Date Deposited: 20 Aug 2015 07:26
Last Modified: 20 Aug 2015 07:26
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/16543

Actions (login required)

View Item View Item