PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS XI PADA MATERI IDENTIFIKASI UNSUR C DAN H DALAM SENYAWA HIDROKARBON MENGGUNAKAN MODEL INKUIRI

Halimah, Imas Lilim (2014) PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS XI PADA MATERI IDENTIFIKASI UNSUR C DAN H DALAM SENYAWA HIDROKARBON MENGGUNAKAN MODEL INKUIRI. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_KIM_1000087_Title.pdf

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KIM_1000087_Table_of_content.pdf

Download (164kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KIM_1000087_Abstract.pdf

Download (225kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KIM_1000087_Chapter1.pdf

Download (256kB) | Preview
[img] Text
S_KIM_1000087_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (395kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
S_KIM_1000087_Chapter3.pdf

Download (400kB) | Preview
[img] Text
S_KIM_1000087_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (516kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
S_KIM_1000087_Chapter5.pdf

Download (151kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KIM_1000087_Bibliography.pdf

Download (296kB) | Preview
[img] Text
S_KIM_1000087_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penguasaan Konsep Siswa kelas XI pada Materi Identifikasi Unsur C dan H dalam Senyawa Hidrokarbon Menggunakan Model Inkuiri”. Latar belakang penelitian ini adalah karena adanya kenyataan di lapangan bahwa sebagian pembelajaran kimia yang disampaikan oleh guru masih menggunakan model konvensional, yang mana pada umumnya siswa cenderung belajar dengan hafalan, sehingga konsep yang didapatkan tidak bertahan lama dalam ingatan. Hal tersebut menyebabkan penguasaan konsep siswa dalam materi kimia masih rendah. Salah satu model yang dianggap tepat digunakan yaitu model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan konsep siswa pada pembelajaran identifikasi unsur C dan H dalam senyawa hidrokarbon dengan menggunakan model inkuiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pretest-posttest nonequivalent control group design. Pada kelas eksperimen dilakukan pembelajaran dengan model inkuiri, sedangkan pada kelas kontrol dilakukan pembelajaran dengan model induktif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI di salah satu SMA Swasta Kota Bandung yang terdiri atas 30 siswa kelas eksperimen dan 26 siswa kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes tertulis (pretest dan posttest) serta angket. Hasil uji signifikansi menggunakan uji statistik Mann Whitney menunjukkan bahwa peningkatan penguasaan konsep kelas eksperimen yang memiliki persentase rata-rata gain sebesar 52,14%, lebih baik secara signifikan dibandingkan kelas kontrol yang memiliki persentase rata-rata gain sebesar 39,01%, dengan nilai signifikansi sebesar 0,033. Selain itu, penguasaan konsep siswa kelas eksperimen pada tiga indikator yang dikembangkan termasuk ke dalam kriteria baik, dengan persentase berturut-turut sebesar 83,33%, 79,17%, dan 72,50%. Hasil angket menunjukkan bahwa pada umumnya siswa beranggapan mengenai pembelajaran dengan menggunakan model inkuiri dapat membuat mereka merasa senang dan tidak mengalami kesulitan pada tahap-tahap pembelajaran, serta membuat mereka lebih menguasai konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran inkuiri, mampu meningkatkan penguasaan konsep siswa pada materi identifikasi unsur C dan H dalam senyawa hidrokarbon. This study is entitled "The Mastery Concept of XI Grade Students of Identification Element C and H in Hydrocarbon Compounds Using Inquiry Model". The background of this research was due to reality that some chemistry learning process by teachers still use the conventional models, which generally students tend to learn by recitation, so the concept obtained not last long in the memory. This causes students' mastery concepts become weak in chemical topic. One model that is considered appropriate to use is the inquiry learning model. The aim of this study was to determine students’ mastery concept in learning the identification of C and H elements in hydrocarbon compound by using inquiry model. The research method used was quasi-experimental with pretest-posttest nonequivalent control group design. The experimental group was conducted by using inquiry model developed by the researcher and the control group was instructed using inductive model. The subjects were 56 high school students of class XI in one of private high school in Bandung. Students were assigned to experimental (N=30) and control groups (N=26). The research instrument was written test (pretest and posttest) and student questionnaire responses. The results of significance test using the Mann Whitney test showed that increasing of students’ concept mastery in the experimental group has average percentage of gain 52,4%, significantly better than control group which has average percentage of gain 39,01%, with significance value 0,033. Furthermore, students’ mastery concept of experimental group on the three indicators developed in this study included into good category, with the percentage respectively 83,33%, 79,17%, and 72,50%. Student’s questionnaire responses showed that by using inquiry learning model, generally it made them feel happy and found no difficulties at the stages of learning, as well as them mastery the concept better. The result of this study showed that inquiry learning model could increase students' mastery concept on identification of C and H elements in hydrocarbon compound.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S KIM HAL p-2014
Uncontrolled Keywords: Model Inkuiri, Identifikasi Unsur C dan H dalam Senyawa Hidrokarbon, Penguasaan Konsep Siswa
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Kimia > Program Studi Pendidikan Kimia
Depositing User: Staff DAM
Date Deposited: 18 Mar 2015 07:09
Last Modified: 18 Mar 2015 07:09
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/14125

Actions (login required)

View Item View Item