STUDI ANALISIS TEKNIK BANTINGAN (NAGE WAZA) DAN TEKNIK KUNCIAN (KATAME WAZA) DOMINAN YANG MENGHASILKAN NILAI IPPON PADA PERTANDINGAN JUDO PUTRA PON XVIII RIAU 2012 : Studi Deskriptif

Zeni Ma'arij, - (2014) STUDI ANALISIS TEKNIK BANTINGAN (NAGE WAZA) DAN TEKNIK KUNCIAN (KATAME WAZA) DOMINAN YANG MENGHASILKAN NILAI IPPON PADA PERTANDINGAN JUDO PUTRA PON XVIII RIAU 2012 : Studi Deskriptif. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_PKO_0800117_Title.pdf

Download (699kB)
[img] Text
S_PKO_0800117_Chapter 1.pdf

Download (265kB)
[img] Text
S_PKO_0800117_Chapter 2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_PKO_0800117_Chapter 3.pdf

Download (259kB)
[img] Text
S_PKO_0800117_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_PKO_0800117_Chapter 5.pdf

Download (62kB)
[img] Text
S_PKO_0800117_Appendix.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik bantingan (nage waza) dan kuncian (katame waza) dominan yang menghasilkan poin ippon dalam pertandingan judo putra di PON XVIII provinsi Riau. Hal ini di latar belakangi oleh keinginan yang ingin mengamati dan menganalisa bagaimana pemakaian teknik bantingan dan kuncian yang digunakan oleh atlet-atlet level nasional bahkan atlet yang sudah menjadi atlet Internasional karena telah mengikuti SEA Games. Dalam analisa penulis ingin mengungkap gambaran persentase teknik bantingan dan kuncian yang memperoleh poin ippon (kemenangan mutlak) yang digunakan oleh pejudo khususnya pejudo putra. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 71 atlet putra yang menang dengan perolehan poin ippon dari 8 kelas yang dipertandingkan untuk putra di PON XVIII Riau yang dilaksanakan di GOR Tri Buana Pekanbaru, Riau. Alat pengumpul data berupa lembaran skor yang mencatat teknik yang memperoleh poin ippon dalam setiap pertandingan. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif dengan cara observasi. pengambilan sampel dilakukan dengan cara observasi langsung pada pertandingan judo putra di PON XVIII Riau. Berdasarkan basil pengolahan data teknik bantingan yang paling dominan menghasilkan poin ippon pada pertandingan Judo pada PON XVIII Rian ini adalah teknik O Soto Gari yang tercipta sebanyak 23 kali dengan persentase sebesar 31 %. Sedangkan Teknik kuncian yang paling dominan menghasilkan poin ippon pada pertandingan ini adalah teknik Kesa Gatame dan Kami Shio Gatame yang tercipta sebanyak 8 kali dengan persentase sebesar 38%. Untuk pertandingan yang akan datang, atlet putra lebih ditekankan untuk menguasai teknik andalan. Teknik O Soto Gari pada bantingan dan pada kuncian yaitu teknik Kesa Gatame dan Kami Shio Gatame yang banyak digunakan oleh pejudo nasional yang berlaga pada event seperti PON dan itu menandakan teknik tersebut bisa memberikan kemenangan pada pejudo- pejudo putra nasional.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: ID SINTA Dosen Pembimbing Abdul Kadir Andi Achmad : Nida'ul Hidayah :5994309
Uncontrolled Keywords: TUDI ANALISIS TEKNIK BANTINGAN (NAGE WAZA) DAN TEKNIK KUNCIAN (KATAME WAZA) DOMINAN YANG MENGHASILKAN NILAI IPPON PADA PERTANDINGAN JUDO PUTRA
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Divisions: Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan > Jurusan Pendidikan Kepelatihan
Depositing User: ai nurlaela sari
Date Deposited: 06 Dec 2023 02:03
Last Modified: 06 Dec 2023 02:03
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/113290

Actions (login required)

View Item View Item