KARAKTERISASI KERAMIK MgAl2O4 UNTUK MATRIKS BAHAN BAKAR NUKLIR MATRIKS INERT (IMF) DIBUAT DARI SERBUK HASIL SOL GEL DENGAN VARIASI SUHU SINTER

Ira Mulyawati, - (2009) KARAKTERISASI KERAMIK MgAl2O4 UNTUK MATRIKS BAHAN BAKAR NUKLIR MATRIKS INERT (IMF) DIBUAT DARI SERBUK HASIL SOL GEL DENGAN VARIASI SUHU SINTER. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
s_pfis_056181_table_of_content.pdf

Download (251kB)
[img] Text
s_pfis_056181_chapter1.pdf

Download (269kB)
[img] Text
s_pfis_056181_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
s_pfis_056181_chapter3.pdf

Download (1MB)
[img] Text
s_pfis_056181_chapter5.pdf

Download (243kB)
[img] Text
s_pfis_056181_bibliography.pdf

Download (250kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Telah dilakukan studi pengaruh variasi suhu sinter terhadap rapat massa, kekerasan dan ketangguhan retak keramik MgAl2O4 dari serbuk hasil proses sol-gel sebagai bahan bakar matriks inert untuk reaktor nuklir. Bahan bakar matriks inert merupakan bahan bakar nuklir yang terdiri dari keramik sebagai matriks inert dan bahan fisil seperti uranium yang terdispersi didalam matriks sebagai bahan bakarnya. Bahan yang digunakan yaitu MgCl2.6H2O, AlCl3 dan C6H8O7 dengan perbandingan 50:50:30 dalam % mol ketiga bahan ini diproses melalui metode sol-gel pada suhu 1500C. Serbuk yang terbentuk dikalsinasi pada suhu 6000C selama 2 jam. Serbuk yang telah jadi kemudian dipress dengan tekanan kompaksi 60Mpa dengan penahanan 20 detik. Pelet hasil kompaksi (mentah) disinter pada suhu 1400oC, 1500oC dan 16000C selama 2 jam. Rapat massa pelet mentah dan pelet sinter ditentukan melalui penimbangan dan pengukuran dimensi pelet. Hasil uji difraksi sinar-x menunjukan pada variasi suhu sinter 1400oC, 1500oC, dan 16000C struktur kristal yang terbentuk adalah struktur kristal fase kubik MgAl2O4 dan tidak ditemukannya struktur kristal fase yang lain. Hasil uji SEM menunjukan bentuk butir dan pori-pori semakin mengecil seiring dengan naiknya suhu sinter. Hasil uji rapat massa menunjukan rapat massa semakin tinggi seiring dengan naiknya suhu sinter, rapat massa tertinggi pada suhu 1600oC yaitu 3,33 kg/cm3. Hasil uji sifat kekerasan dan ketangguhan menunjukkan sifat kekerasan dan ketangguhan paling tinggi pada sampel dengan suhu sinter 1500oC berturut–turut yaitu 997Hv dan 1,5MPa.m1/2. Hasil uji inert air menunjukkan tidak ada perubahan yang signifikan dari massa jenis pelet setelah uji inert air. Hal ini menunjukkan bahwa pelet sinter yang terbentuk memiliki ketahanan yang baik terhadap air. Dari hasil penelitian karakterisasi keramik MgAl2O4 untuk matriks inert bahan bakar nuklir matriks inert (IMF) dibuat dari serbuk hasil sol gel dengan variasi suhu sinter, pelet dengan suhu sinter 1500oC dan 1600oC memenuhi kriteria sebagai bahan bakar matriks inert.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: 2 nama pembimbing (Dani Gustaman & Kadiawarman) tidak ada NIDN/IDSINTA
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Inert Matrix Fuel, MgO, MgAl2O4 ,Sol-Gel.
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > Q Science (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika
Depositing User: Rena Rahmawati
Date Deposited: 13 Nov 2023 09:14
Last Modified: 13 Nov 2023 09:14
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/112652

Actions (login required)

View Item View Item