Iwan Kurniawan, - (2011) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE MODEL ) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA POKOK BAHASAN SUMBER DAYA ALAM (Penelitian Tindakan Kelas Terhadap Siswa Kelas IV SDS. Interaktif Abdussalam Kec. Parongpong Kabupaten Bandung Barat). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.
Text
s_pgsd_0908239_table_of_content.rtfx.pdf Download (246kB) |
|
Text
s_pgsd_0908239_chapter1.pdf Download (278kB) |
|
Text
s_pgsd_0908239_chapter3.pdf Download (315kB) |
|
Text
s_pgsd_0908239_chapter5.pdf Download (251kB) |
|
Text
s_pgsd_0908239_bibliography.pdf Download (242kB) |
Abstract
Salah satu tujuan pembelajaran IPA di sekolah dasar adalah agar siswa mampu mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dan karakteristik pembelajarannya yang dilakukan dengan menggunakan berbagai macam cara (teknik) misalnya, observasi, eksplorasi, dan eksperimentasi. Kegiatan pembelajaran dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA khususnya materi sumber daya alam (hubungan sumber daya alam dengan lingkungan, hubungan sumber daya alam dengan teknologi, dampak pengambilan bahan alam terhadap pelestarian lingkungan). Hasil perolehan nilai rata-rata dibawah 60, sementara KKM yang harus dicapai siswa adalah 65. Hal ini dikarenakan rendahnya keterlibatan dan keaktifan siswa dalam pembelajaran disamping model pembelajaran yang digunakan guru cenderung teacher centered. Kondisi nyata tersebut ditemui pada pembelajaran IPA di SDS. Interaktif Abdussalam. Berdasarkan kenyataan tersebut, perlu diadakan perbaikan pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas dengan menggunakan Model Siklus Belajar (Learning Cycle Model). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA materi sumber daya alam. Setelah dilaksanakan pembelajaran dengan Model Siklus Belajar, perbaikan pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam tiga siklus pembelajaran, masing-masing siklus terdiri atas empat langkah dengan menggunakan model yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart, yaitu: (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Obseravsi, dan (4) Refleksi. Perencanaan pembelajaran dengan menerapkan Model Siklus Belajar harus disusun secara cermat berdasarkan ciri khusus melalui langkah-langkah eksplorasi, eksplanasi/pengenalan istilah, aplikasi/penerapan konsep., review dan tindak lanjut. Adapun pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan Model Siklus Belajar dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran, guru berperan sebagai fasilitator atau pembimbing. Sedangkan hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan, yaitu pada siklus I perolehan nilai rata-rata siswa adalah 64,91 nilai rata-rata pada siklus II adalah 78,41, dan nilai rata-rata siswa pada siklus III adalah 87,42. Persentase KKM pada siklus I adalah 54,50% pada siklus II adalah 81,81 % dan pada siklus III adalah 100%.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Additional Information: | ID SINTA Dosen Pembimbing : Nana Djumhana : - Kurniasih : 5996281 |
Uncontrolled Keywords: | Learning cycle model, penelitian tindakan kelas |
Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education |
Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi |
Depositing User: | Rini Indriani |
Date Deposited: | 02 Nov 2023 06:35 |
Last Modified: | 02 Nov 2023 06:35 |
URI: | http://repository.upi.edu/id/eprint/112031 |
Actions (login required)
View Item |