PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR : Studi Kuasi Eksperimen pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat

Widiani, Santi (2012) PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR : Studi Kuasi Eksperimen pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
t_pd_0907626_table_of_content.pdf

Download (253kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pd_0907626_chapter1.pdf

Download (293kB) | Preview
[img] Text
t_pd_0907626_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (313kB)
[img]
Preview
Text
t_pd_0907626_chapter3.pdf

Download (338kB) | Preview
[img] Text
t_pd_0907626_chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (498kB)
[img]
Preview
Text
t_pd_0907626_chapter5.pdf

Download (254kB) | Preview
[img]
Preview
Text
t_pd_0907626_bibliography.pdf

Download (264kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif merupakan hal yang sangat penting dan perlu ditingkatkan dalam pembelajaran matematika. Namun, kemampuan bepikir kritis dan kreatif matematik di tingkat pendidikan dasar belum tertangani dengan baik, akibatnya kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif siswa rendah. Oleh karena itu, guru harus menentukan pembelajaran yang tepat sehingga dapat mempermudah siswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Salah satu strategi pembelajaran yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain yang digunakan adalah “Nonequivalent Control Group Design”. Sampel dalam penelitian ini digolongkan ke dalam tiga level sekolah, yaitu sekolah dengan level tinggi, sedang, dan rendah. Pada masing-masing level sekolah dipilih secara acak dua kelas, satu kelas yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah (kelas eksperimen) dan satu kelas lagi memperoleh pembelajaran konvensional (kelas kontrol). Data diperoleh dari instrument tes, yaitu seperangkat soal untuk mengukur kemampuan berpikir kritis matematis dan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dan instrumen non tes, yaitu lembar observasi, lembar wawancara, dan angket skala sikap siswa untuk mengetahui respon siswa mengenai pembelajaran berbasis masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif matematik siswa sekolah dasar. Pembelajaran matematika dengan pembelajaran berbasis masalah secara signifikan lebih baik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematik siswa sekolah dasar dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi konvensional ditinjau dari level sekolah dan faktor pembelajaran. Selain itu, sebagian besar siswa menunjukkan respon yang positif terhadap pembelajaran yang telah dilakukan serta ditemukan adanya korelasi antara skor tes siswa dengan skala sikap siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka pembelajaran matematika dengan pembelajaran berbasis masalah dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang dapat diterapkan dalam upaya meningkatkan kemampuan siswa khususnya kemampuan berpikir kritis dan kreatif

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: Nomor Panggil S PD SAN p-2012
Uncontrolled Keywords: Pembelajaran Berbasis Masalah, Kemampuan berpikir kritis Matematik Siswa, Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Siswa.
Subjects: L Education > LC Special aspects of education
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Dasar S-2
Depositing User: Staf Koordinator 3
Date Deposited: 01 Jul 2014 07:36
Last Modified: 01 Jul 2014 07:36
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/10107

Actions (login required)

View Item View Item