Junizar Zikri Saftomo, - (2019) ANALISIS SISTEM STARTER TIPE REDUKSI ENGINE 14B PADA R ANCANG BANGUN KENDARAAN OFF ROAD TOYOTA FJ40. D3 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.
Text
TA_TM_1505304_Title.pdf Download (186kB) |
|
Text
TA_TM_1505304_chapter1.pdf Download (152kB) |
|
Text
TA_TM_1505304_chapter2.pdf Download (844kB) |
|
Text
TA_TM_1505304_chapter3.pdf Download (814kB) |
|
Text
TA_TM_1505304_chapter4.pdf Download (92kB) |
|
Text
TA_TM_1505304_Appendix.pdf Restricted to Staf Perpustakaan Download (225kB) |
Abstract
Mata kuliahkelistrikanengine membahastentangmacam-macamsistemkelistrikan yang ada pada suatuengine, diantaranyaadalahsistempenggerakmula (starter system). Setiapsistemakanmengalamipermasalahan-permasalahanseiringberjalannyawaktupemakaian, tidakterkecuali pada sistempenggerakmula pada kendaraanoff road Toyota FJ40. Permasalahan yang umumterjadiadalah motor startermenjadilemahsehinggatidakdapatmemutarkanflywheel-nya. Permasalahantersebutterjadi pada sistem motor startertipereduksi Toyota Hardtop dengannomerseriengine FJ40. Mahasiswaharusmemahamisistem motor starter makadiperlukansebuah media pembelajaran yang konkret. Tujuanpenelitiantugasakhiriniuntukmengetahuihubunganaruslistrikterhadaptegangan pada motor starter tipereduksipada engine FJ40, mengetahuihubunganaruslistrikterhadapputaran pada motor starter tipereduksipada engine FJ40, mengetahuihubunganaruslistrikterhadapmomenpuntir pada motor starter tipereduksipada engine FJ40. Mengetahuidaya yang dihasilkan oleh motor starter tipereduksipada engine FJ40. Hasil analisis dan perhitungan pada sistem starter adalahBesararus listrik berbanding terbalik dengan besar tegangan listrik, Semakin besar arus listrik yang mengalir, maka semakin kecil tegangan listrik yang terpakai. Besararus listrik berbanding terbalik dengan kecepatan putaran motor starter. Semakin besar arus listrik yang mengalir, maka semakin lambat putaran motor starter.Besararus listrik berbanding lurus dengan momen puntir. Semakin besar arus listrik yang dialirkan, maka besar pula momen puntir yang dihasilkan. Hasil perhitungan daya input ke motor starter adalah 1,68 Kw, yang akan menghasilkan daya output sebesar 2.0 Kw dengan nilai efisiensi antara daya input dan daya output adalah 85%. Kata kunci: sistem starter, motor starter, aruslistrik, tegangan, putaran, momen puntir, daya.
Item Type: | Thesis (D3) |
---|---|
Additional Information: | No. Panggil: TA TM JUN a-2019; Pembimbing: Tatang Permana; NIM: 1505304 |
Uncontrolled Keywords: | istem starter, motor starter, arus listrik, tegangan, putaran, momen puntir, daya |
Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
Divisions: | Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan > Jurusan Pendidikan Teknik Mesin > Program D3 Teknik Mesin |
Depositing User: | Junizar Ziikri Saftomo |
Date Deposited: | 02 May 2019 08:32 |
Last Modified: | 02 May 2019 08:32 |
URI: | http://repository.upi.edu/id/eprint/34712 |
Actions (login required)
View Item |