SISTEM MERE NGARAN-NGARAN TEMPAT (Toponimi) DI KOTA SUKABUMI

Agung Priyaguna Irfan, - (2008) SISTEM MERE NGARAN-NGARAN TEMPAT (Toponimi) DI KOTA SUKABUMI. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_BD_045085_Title.pdf

Download (644kB)
[img] Text
S_BD_045085_Chapter1.pdf

Download (266kB)
[img] Text
S_BD_045085_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (806kB)
[img] Text
S_BD_045085_Chapter3.pdf

Download (121kB)
[img] Text
S_BD_045085_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (4MB)
[img] Text
S_BD_045085_Chapter5.pdf

Download (157kB)
[img] Text
S_BD_045085_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (543kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan latar belakang pemberian nama kampung yang ada di Kota Sukabumi menurut masyarakat setempat berdasarkan aspek hidroiogis, morfogeologis, biologis dan sosial. Data dikumpulkan melalui teknik telaah pustaka, wawancara dan observasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis mengunakan teknik deskripsi. Lahirnya sebuah nama kampung, bertepatan dengan aktifitas dan interaksi masyarakat itu sendiri terhadap alam di sekitarnya. Disadari atau tidak, sebuah nama kampung memiliki latar belakang dan proses yang unik dalam menuju pembentukan namanya. Nama Sukabumi termasuk nama tempat yang dalam pembentukannya berdasarkan aspek sosial. Nama kampung di Kota Sukabumi akan dikelompokkan berdasarkan aspek hidroiogis, morfogeologis, biologis dan sosial. Kota Sukabumi terdiri dari 7 kecamatan 33 kelurahan, serta memiliki sekitar 203 kampung didalamnya. Dari hasil analisis, 33 kelurahan ini terdiri dari; 28 kelurahan memiliki 69 kampung yang namanya termasuk aspek hidroiogis; 20 kelurahan memiliki 28 kampung yang namanya termasuk aspek morfogeologis; 14 kelurahan memiliki 23 kampung yang namanya termasuk aspek biologis; dan 31 kalurahan memiliki 83 kampung yang namanya termasuk aspek sosial. Dapat disimpulkan, bahwa kampung di Kota Sukabumi banyak berlatarbelakang aspek sosial yang mencapai 83 nama kampung, jumlah itu 40,9% dari jumlah keselurahannya, yaitu 203 nama kampung. Kemudian, dari 203 nama kampung itu akan dideskripsikan satu persatu berdasarkan cerita masyarakat. Hingga akhirnya kita dapat mengetahui dan menyimpulkan sediri, bagaimana sebuah kampung itu bisa memiliki nama demikian.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Toponimi
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra > Jurusan/Program Studi Pendidikan Bahasa Daerah
Depositing User: anggaizman
Date Deposited: 26 Sep 2022 08:52
Last Modified: 26 Sep 2022 08:52
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/81949

Actions (login required)

View Item View Item