MODEL KONSELING BERPOKUS SOLUSI UNTUK PEMECAHAN MASALAH SISIPLIN DIRI SISWA DI SEKOLAH : Studi Kasus pelayanan Konseling Untuk siswa dengan Melibatkan Orng Tua Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 Palembang

Yosef, - (2008) MODEL KONSELING BERPOKUS SOLUSI UNTUK PEMECAHAN MASALAH SISIPLIN DIRI SISWA DI SEKOLAH : Studi Kasus pelayanan Konseling Untuk siswa dengan Melibatkan Orng Tua Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 Palembang. S3 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
D_BK_999851_table_of_content.pdf

Download (314kB)
[img] Text
D_BK_999851_chapter1.pdf

Download (633kB)
[img] Text
D_BK_999851_chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
D_BK_999851_chapter3.pdf

Download (519kB)
[img] Text
D_BK_999851_chapter4b.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
D_BK_999851_chapter5.pdf

Download (490kB)
[img] Text
D_BK_999851_bibliography.pdf

Download (373kB)
[img] Text
D_BK_999851_appendixb.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Studi kasus ini berangkat dari kepedulian terhadap ketidakefektifan guru pembimbing di sekolah menengah pertama dalam membantu siswa yang mengalami masalah disiplin diri di sekolah. Ketidakefektifan guru pembimbing terkait dengan strategi peJibatkan orang tua siswa dalam membantu siswa yang dirujuk. Meskipun strategi ini sebagian berhasil, proses dan hasilnya tidak memuaskan orang tua, stswa, dan bahkan guru pernbimbing sendui Guru pembimbing dinilai kurang menguasai kecakapan konseling ketika bekerja dengan siswa dan orang tuanya. Berdasarkan hasil evaluasi ini, studi kasus dimaksudkan untuk mencari model konseling yang dapat meningkatkan efektivitas guru pembimbing di dalam membantu siswa memecahkan masalah disiplin diri siswa di sekolah. Tahap studi kasus terdiri atas (a) studi pendahuluan: survey dan analisis layanan konseling terkini kepada siswa, (b) mengembangkan model konseling berfokus solusi (KBS) sebagai model yang diasumsikan akan meningkatkan efektivitas guru pembimbing dalam membantu siswa bermasalah disiplin, dan (c) verifikasi model KBS melalui seminar dan validasi model KBS melalui implementasi kepada siswa sasaran. Subjek pada studi pendahuluan menyertakan pimpinan sekolah, konselor sekolah, guru, dan orang tua/wati, dan siswa. Pada tahap verifikasi, subjek yang dilibatkan terdiri atas dosen pembimbing, konselor sekolah, dan mahasiswa pascasarjana. Sementara pada tahap validasi subjek yang dilibatkan terdiri atas konselor sekolah, siswa konseli, dan orang tua Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode interviú, studi dokumentasi, dan observasi. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan metode kualitatif- Hasil-hasil studi kasus ini menunjukkan bahwa model KBS dapat dimplementasikan dan guru pembimbing dapat membantu siswa secara efektif dalam memecahkan masalah disiplin mereka Implikasi teoritik dari penelitian ini adalah bahwa pemberdayaan kekuatan siswa untuk pemecahan masalah disiplin dan pelibatan orang tua sebagai sumber informasi, motivator, dan fasilitator bagi anak merupakan strategi efektif di dalam membantu pemecahan masalah siswa disiplin siswa. Hasil penelitian ini merekomendasikan guru pembimbing untuk melibatkan orang tua guna mengakselerasi kemajuan siswa dalam proses konseling. Berbekal model mi guru penibimbing dapat meningkatkan pelayanan mereka kepada siswa dan pada gilirannya dapat meningkatkan kontribusi mereka kepada perkembangan siswa.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: Konseling Berpokus, Disiplin Diri
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Bimbingan dan Konseling S-3
Depositing User: Fadilla Selsha Amanda
Date Deposited: 01 Dec 2020 06:56
Last Modified: 01 Dec 2020 06:56
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/56335

Actions (login required)

View Item View Item