ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN “HONORIFIK LAWAN TUTUR” PADA PEMELAJAR BAHASA KOREA TINGKAT MENENGAH

Rr. Vania Ardelia Trisna Anggara, - (2023) ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN “HONORIFIK LAWAN TUTUR” PADA PEMELAJAR BAHASA KOREA TINGKAT MENENGAH. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_KOR_1905232_Title.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_KOR_1905232_Chapter1.pdf

Download (352kB)
[img] Text
S_KOR_1905232_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (616kB)
[img] Text
S_KOR_1905232_Chapter3.pdf

Download (578kB)
[img] Text
S_KOR_1905232_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (584kB)
[img] Text
S_KOR_1905232_Chapter5.pdf

Download (188kB)
[img] Text
S_KOR_1905232_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: htpp://repository.upi.edu

Abstract

Fenomena penelitian ini adalah pemelajar bahasa Korea yang melakukan kesalahan dalam penggunaan honorifik bahasa Korea, khususnya honorifik lawan tutur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan penggunaan honorifik apa saja yang dilakukan oleh pemelajar bahasa Korea tingkat menengah, faktor penyebab, serta strategi pembelajaran yang cocok untuk mengatasi permasalahan ini. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Teori utama yang digunakan adalah teori jenis kesalahan berbahasa Tarigan (1988), teori bentuk honorifik lawan tutur bahasa Korea Park, dkk, (2013) serta teori faktor penyebab kesalahan berbahasa Mantasiah dan Yusri (2020). Partisipan dari penelitian ini adalah 30 mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Korea UPI tingkat menengah. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah studi dokumentasi serta wawancara. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat 116 kesalahan penggunaan honorifik lawan tutur yang terdiri dari 99 data berjenis salah bentuk dan 17 data berjenis penambahan. Temuan lainnya, ditemukan 114 data kesalahan bentuk honorifik lawan tutur yang terdiri dari kesalahan penggunaan kosakata honorifik sebanyak 39 data, haeche sebanyak 37 data, haerache sebanyak 17 data, hashibshioche sebanyak 14 data, dan haeyoche sebanyak 7 data. Penyebab kesalahan penggunaan honorifik lawan tutur ini adalah kurangnya latihan, media pembelajaran yang kurang bervariasi, serta materi honorifik yang banyak dan susah dipahami oleh pemelajar. Rancangan strategi pembelajaran yang layak digunakan adalah strategi pembelajaran yang lebih berfokus pada pemelajar, memberi kesempatan pada pemelajar untuk banyak berlatih, serta menggunakan media pembelajaran yang lebih bervariasi. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dalam ilmu kebahasaan bahasa Korea dan memberikan solusi agar kesalahan seperti ini tidak terjadi di kemudian hari. The phenomenon of this research is Korean learners who make mistakes in the use of Korean honorifics, especially addressee honorification. The purpose of this study is to find out what honorific usage errors are made by intermediate Korean learners, the contributing factors, and what learning strategies are suitable to overcome this problem. The research method used is descriptive qualitative. The main theories used are Tarigan (1988)’s theory of language error types, Park et al (2013)’s theory of honorific forms of Korean addressee honorification, and Mantasiah and Yusri (2020)’s theory of factors causing language errors. The participants of this study were 30 intermediate students of UPI Korean Language Education. The data collection techniques used are documentation study and interview. The research findings show that there are 116 errors in the use of addressee honorification consisting of 99 data of the wrong form and 17 data of addition type. Another finding is 114 data of honorific form errors consisting of 39 data of vocabulary errors, 37 data of haeche, 17 data of haerache, 14 data of hashibshioche, and 7 data of haeyoche. The errors in the use of addressee honorification are caused by several things such as lack of practice, less varied learning media, and honorific material which is quite a lot and difficult to be understood by the learners. The learning strategy design that should be used is a learning strategy that focuses more on the learners, gives opportunities for learners to practice a lot, and uses more varied learning media. This research is expected to add insight into the science of the Korean language and help provide solutions so that errors in the use of Korean addressee honorification do not occur in the future.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: ID SINTA Dosen Pembimbing Didin Samsudin: 6102061 Asma Azizah: 6705531
Uncontrolled Keywords: kesalahan berbahasa, honorifik lawan tutur bahasa Korea, pemelajar bahasa Korea, strategi pembelajaran, Language error, Korean addressee honorification, Korean language learners, learning strategy.
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra > Jurusan Pendidikan Bahasa Korea
Depositing User: Rr. Vania Ardelia Trisna Anggara
Date Deposited: 28 Aug 2023 00:48
Last Modified: 28 Aug 2023 00:48
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/99106

Actions (login required)

View Item View Item